Broken Beach Jadi Simbol Sport Tourism Baru Bali

4 hours ago 3

TEBING terjal, lengkungan karang raksasa dan air laut biru Samudera Hindia, menjadi latar pembuka musim Red Bull Cliff Diving World Series 2026. Ajang  lompat tebing tahunan bertaraf internasional itu akan membuat Broken Beach, Bali, dari destinasi wisata menjadi arena loncat tebing kelas dunia. 

Sebanyak 24 atlet dari 14 negara di dunia akan menampilkan kemampuan akrobatik terbaik mereka. Para atlet meloncat dari platform setinggi 27 meter untuk kategori laki-laki dan 21 meter untuk kategori perempuan, pada Jumat dan Sabtu, 22-23 Mei 2026.  

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Orlando Duque selaku Sports Director of Red Bull Cliff Diving World Series membeberkan alasan memilih Bali sebagai lokasi putaran pertama dari ajang tersebut. Ia menyebut bahwa Bali memiliki tebing-tebing indah seolah menjadi "taman bermain" yang cocok bagi para atlet. 

"Banyak tebing-tebing, alam yang indah, air terjun, semuanya tampak hijau dan hangat. Itu menjadi kondisi yang kami sukai. Jadi ini adalah pilihan yang mudah," tutur Duque dalam jumpa pers secara virtual, pada Kamis, 21 Mei 2026. 

Pemindahan Lokasi dari Air Terjun Kroya

Sebelumnya, ronde satu dan dua dari Red Bull Cliff Diving World Series 2026 sejatinya hendak dilaksanakan di Air Terjun Kroya, Buleleng. Namun, kata  Duque, kondisi cuaca di lokasi tersebut tidak memungkinkan untuk kompetisi, sehingga dipindahkan seluruhnya ke Broken Beach, Nusa Penida.

"Terjadi hujan deras dan banjir sehingga menyebabkan perubahan dasar sungai. Hal tersebut tentu bukanlah situasi yang aman untuk menyelenggarakan kompetisi karena keamanan selalu menjadi nomor satu," ujar Duque. 

Padahal, lanjut Duque, para atlet sempat merasa antusias ketika mendengar kabar bahwa perlombaan akan berlokasi di air terjun. Mereka akan berkesempatan melakukan loncatan dari atas pohon yang tidak dapat dijumpai setiap waktu. "Namun, siapa tahu, semoga saja kami akan kembali lain waktu untuk tetap melakukannya dengan kondisi yang lebih baik," imbuh Duque. 

Kendati demikian, Xantheia Pennisi mengaku tetap senang dan menyebut Bali sebagai lokasi impiannya. Atlet lompat tebing perempuan asal Australia tersebut menilai Bali sebagai pulau indah dan hangat dengan temperatur air yang ideal. "Dengan senang hati saya akan pergi kemari untuk berlibur. Dan melakukan pekerjaan kami di sini menjadikannya terasa lebih spesial," kata Pennisi. 

Atlet asal Inggris, Aidan Heslop, juga mengutarakan hal yang senada dengan Pennisi. Beberapa tahun lalu, Heslop mengunjungi Bali untuk berlibur dalam masa pemulihan akibat cedera yang dialaminya. Dan kini, ia merasa sangat gembira ketika kembali lagi ke Pulau Dewata.

"Ketika diumumkan bahwa kompetisi akan digelar di Bali, saya hampir melompat dari kursi saya dengan antusias. Saya terlampau senang untuk berada di sini," tutur Heslop. 

Destinasi Sport Tourism

Sementara itu, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata di Dinas Pariwisata Provinsi Bali, A.A. Made Anggia Widana, mengatakan gelaran ini sejalan dengan upaya pengembangan sport tourism di luar kawasan Bali Selatan.

"Keunikan geografis Pulau Bali juga menyimpan potensi sports tourism yang sangat menjanjikan di luar kawasan Bali Selatan yang selama ini lebih dikenal wisatawan," ujarnya. 

Destinasi-destinasi Selanjutnya

Selepas dari Indonesia, para atlet Red Bull Cliff Diving World Series 2026 akan melanjutkan rangkaian kompetisi ke lima negara lainnya. Mereka akan memperebutkan trofi bergengsi King Kahekili dan hadiah lainnya. 

Menurut laman resmi Red Bull, St. Petersburg, Florida, Amerika Serikat akan menjadi lokasi selanjutnya gelaran kompetisi tersebut pada 5-6 Juni 2026. Kemudian, para atlet akan mengunjungi Opera House Kopenhagen, Denmark pada 27 Juni mendatang. 

Paruh kedua Red Bull Cliff Diving World Series 2026 akan dibuka pada 31 Juli hingga 1 Agustus di Mostar, Bosnia dan Herzegovina. Berlanjut ke Polignano a Mare, Italia, sebelum akhirnya ditutup pada pertengahan November 2026 dengan Muscat, Oman sebagai tuan rumahnya. 

Cahya Saputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini 

Pilihan editor: Sport Tourism di Solo akan Dibuat Terjadwal Sepanjang Tahun

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |