Daftar Hoaks Terkait Ekonomi Indonesia, Ada Narasi yang Menyesatkan

7 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait ekonomi Indonesia beredar di ruang digital, informasi bohong ini seringkali menyebar melalui berbagai platform media sosial, menyasar isu-isu sensitif yang menarik perhatian publik. Fenomena ini tidak hanya berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat, 

Verifikasi informasi menjadi sangat krusial agar masyarakat tidak terjebak dalam narasi yang tidak benar atau bahkan menjadi korban penipuan. Untuk memudahkan masyarakat mengenali hoaks terkait ekonomi, Cek Fakta Liputan6.com pun telah melakukan penelusuran untuk mengidentifikasinya.

Simak kumpulan hoaks terkait ekonomi Indonesia.

1. Artikel Jokowi Sebut Ekonomi Rakyat Makmur Jika Dia Presiden Lagi

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Jokowi menyebut ekonomi rakyat makmur jika dia jadi presiden lagi. Postingan itu beredar sejak beberapa waktu lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Mei 2026.

Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Joko Widodo: Jika Saya Jadi Presiden Lagi Ekonomi Rakyat Makmur Tidak Ada Lagi Rakyat Kelaparan Dan Buka 15 Juta Lapangan kerja Buat Rakyat"

Akun itu menambahkan narasi:

"Tongseng kata Orang Belanda Nggilani"

Lalu benarkah postingan artikel Jokowi menyebut ekonomi rakyat makmur jika dia jadi presiden lagi? Simak dalam artikel berikut ini...

Artikel Menkeu Purbaya Minta Rakyat Menyumbang Bila Ingin Ekonomi Maju Lagi

Beredar di media sosial postingan artikel Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa meminta rakyat menyumbang bila ingin ekonomi maju lagi. Postingan ini diunggah salah satu akun Facebook pada 12 September 2025.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel dari Gelora News pada tanggal 9 September 2025, berjudul:

"Menkeu Purbaya Meminta Rakyat Menyumbang Bila Ingin Ekonomi Maju Lagi"

Akun tersebut menambahkan narasi:

"Lepas dari srilmulyani masuk Purbaya...

lepas dari mulit singa masuk mulut buaya..

Apes bgt jadi WNI...

punya Metri ko gini"

Sedangkan caption dari unggahan tersebut adalah sebagai berikut:

"Menkeu Purbaya Minta Rakyat Menyumbang Bila Ingin Ekonomi Maju Lagi 😲🤭😁🤣🤣🤣🤣🤣

#Fotoviral #fypfoto #sorotan #publik #viral"

Benarkah postingan artikel Menkeu Purbaya meminta rakyat menyumbang bila ingin ekonomi maju lagi? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com berikut ini...

Artikel Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika Jika Jokowi Presiden Lagi

Beredar di media sosial postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan menyebut jika Jokowi menjadi presiden lagi 2029 maka ekonomi Indonesia melebihi Amerika. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 30 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel berjudul:

"Luhut Binsar Panjaitan: Jika Jokowi Jadi Presiden Lagi 2029 Saya Yakin Ekonomi Indonesia Melebihi Amerika. Berita Viral Hari ini"

Akun itu menambahkan narasi:

"Indonesia Bisa Melebihi Amerika...Jika Jkw Diwakili Gibran 2029"

Lalu benarkah postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan menyebut jika Jokowi menjadi presiden lagi 2029 maka ekonomi Indonesia melebihi Amerika? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |