Dapur MBG Jawa Timur Sepakat Beli Telur Ayam dari Peternak

9 hours ago 1

BADAN Pangan Nasional menyatakan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di Jawa Timur sepakat membeli telur ayam peternak untuk mengatasi harga komoditas tersebut yang sedang anjlok.

Kesepakatan itu merupakan hasil rapat koordinasi stabilisasi pasokan dan harga telur ayam ras antara Badan Gizi Nasional dan koperasi atau asosiasi peternak di Jawa Timur.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Rapat itu menyepakati kewajiban SPPG menggunakan telur dalam menu MBG minimal tiga kali dalam seminggu. “Dari sisi produsen, para peternak, bisa punya offtaker yang pasti, yaitu SPPG,” kata Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional, Maino Dwi Hartono, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 6 Juni 2026.

Maino mengatakan, transaksi jual beli telur dilakukan langsung kepada asosiasi atau koperasi peternak petelur rakyat di Jawa Timur dengan harga minimal Rp 24 ribu per kilogram. Harganya akan dinaikkan secara bertahap sesuai dengan harga acuan pembelian (HAP) di tingkat produsen.

Sementara asosiasi atau koperasi peternak rakyat di Jawa Timur bersedia memasok telur dan mengantar langsung ke SPPG sesuai standar kualitas yang telah disepakati.

Menurut Maino, harga telur saat ini perlu ditangani melalui kerja cepat, karena produksi telur berlangsung setiap hari dan tidak dapat dihentikan. Oleh karena itu, ia mendorong agar SPPG segera melakukan penyerapan oleh kabupaten/kota sentra produksi bersama koperasi dan asosiasi peternak. “Setiap hari ayam itu bertelur, tidak bisa diberhentikan dulu. Artinya kan mesti segera terserap,” tutur Maino.

Direktur Pemberdayaan dan Partisipasi Masyarakat Badan Gizi Nasional Tengku Syahdana mengatakan, Kepala Badan Gizi Nasional mengarahkan agar SPPG menjadi offtaker rantai pasok bahan pangan, termasuk telur ayam ras. 

Dengan posisi tersebut, Syahdana mengatakan, program MBG bisa memberi stimulus harga di tingkat produsen ketika terjadi gejolak harga. “BGN di samping sebagai regulator, dia juga sebagai operator langsung di lapangan,” ujar dia.

Syahdana memperkirakan, berdasarkan simulasi sementara, penggunaan menu telur tiga kali seminggu pada SPPG di Jawa Timur dapat memberi stimulus stabilisasi sekitar 8 sampai 10 persen. 

Adapun Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Gizi Nasional akan memetakan pembagian SPPG aktif dengan koperasi atau asosiasi peternak yang menjadi pemasok telur. Pertimbangan lokasi dan jarak antara SPPG dengan koperasi atau asosiasi akan menjadi faktor utama agar distribusi lebih efisien dan kualitas telur tetap terjaga.

Koperasi atau asosiasi peternak terdekat akan diprioritaskan untuk memasok SPPG di wilayah masing-masing, terutama yang menaungi peternak skala mikro dan kecil. Sementara peternak skala menengah ke atas diimbau memperluas pasokan ke luar wilayah Jawa Timur untuk mencapai prinsip berkeadilan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |