KEMENTERIAN Luar Negeri Indonesia (Kemlu) mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan otoritas Libanon memastikan investigasi atas gugurnya tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian (UNIFIL) berjalan transparan dan menyeluruh. Pemerintah juga meminta para pelaku yang bertanggung jawab segera diadili.
“Menlu Sugiono telah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Luar Negeri Libanon dan Sekjen PBB langsung pada 30 Maret 2026 untuk memastikan proses investigasi segera dilakukan dengan transparan dan menyeluruh serta perlindungan penuh bagi keamanan dan keselamatan personel UNIFIL,” ujar Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Keamanan dan Perdamaian Internasional Kemlu, Veronica Vicka Ancilla Rompis dalam konferensi pers di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat, Rabu, 8 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Langkah Diplomasi di Dewan Keamanan
Pemerintah Indonesia juga menempuh jalur diplomasi melalui Perwakilan Tetap RI di New York. Indonesia, bersama Prancis sebagai pemegang isu UNIFIL di Dewan Keamanan PBB, mendorong penyelenggaraan rapat darurat pada 31 Maret 2026.
“Indonesia bersama Prancis sebagai pemegang isu UNIFIL di Dewan Keamanan PBB juga berhasil mendorong diselenggarakannya emergency meeting di Dewan Keamanan PBB pada tanggal 31 Maret dan mendorong adopsi pernyataan pers Dewan Keamanan yang mengutuk serangan terhadap personel Indonesia di UNIFIL,” kata Vicka.
Selain itu, Indonesia telah mengirim surat kepada Presiden Dewan Keamanan PBB dan Sekjen PBB. “Pemerintah Indonesia akan meminta kepada PBB untuk mendesak otoritas yang terkait agar menyelidiki, mengadili, dan memastikan akuntabilitas penuh bagi para pelaku. Insiden-insiden ini tidak terlepas dari memburuknya situasi di Libanon,” ujarnya.
Kecaman atas Eskalasi Konflik
Kemlu menegaskan Indonesia terus mengutuk keras serangan Israel di Libanon selatan yang dinilai meningkatkan risiko bagi pasukan penjaga perdamaian. “Indonesia terus mengutuk keras serangan Israel di Libanon selatan yang secara signifikan meningkatkan risiko yang dihadapi oleh personel pemelihara perdamaian PBB serta melemahkan pelaksanaan mandat dari UNIFIL sebagaimana yang sudah diatur dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701,” ucap Vicka.
Dalam pertemuan negara-negara kontributor pasukan UNIFIL pada 1 April 2026, Indonesia juga menyampaikan kecaman serupa. “Pada pertemuan tersebut, Indonesia juga menyampaikan kecaman keras serangan terhadap personel dan fasilitas UNIFIL yang merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan menegaskan bahwa eskalasi konflik di Libanon Selatan telah meningkatkan risiko Indonesia terhadap keselamatan pasukan,” kata dia.
Tiga prajurit TNI yang gugur adalah Praka Farizal Rhomadhon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, dan Sertu Muhammad Nur Ichwan. Ketiganya tewas akibat serangan artileri yang diluncurkan Israel di area markas UNIFIL pada 29 dan 30 Maret 2026.
UNIFIL telah menggelar upacara penghormatan pada 2 April 2026 waktu setempat. Jenazah kemudian disemayamkan di VIP Room Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Sabtu malam, 4 April 2026.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)