Megawati: Partai Politik Memerlukan Riset dan Sains

6 hours ago 2

INFO TEMPO – Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengingatkan pentingnya riset berbasis sains dalam tubuh partai politik. Menurut Presiden ke-5 Indonesia itu, partai politik tidak dapat berjalan tanpa pijakan riset yang matang.

“Sering kali orang berpikir bahwa partai itu tidak memerlukan riset-riset. Padahal, menurut saya, partai itu merupakan sebuah gerakan, riset itu untuk sains,” ujar Megawati dalam rapat Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 11 Agustus 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Megawati mengatakan badan riset merupakan salah satu instrumen penting bagi partai untuk berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa. Karena itu, ia meminta jajaran yang baru dilantik segera bekerja dan menghasilkan kerja nyata.

Megawati juga menyoroti persoalan pengangguran di kalangan tenaga terdidik dan akademikus. Ia meminta badan riset partai membedah persoalan tersebut, termasuk mencari akar masalah dan solusinya.

“Beberapa hari ini saya membaca di koran bahwa justru yang namanya orang-orang pintar kita itu tidak mempunyai pekerjaan, sampai jumlahnya sedih sendiri melihat berita, katanya 1 juta. Ini saya sedang suruh untuk membedah sebetulnya apa alasannya tidak bisa bekerja dan mengapa terjadi seperti itu,” kata Megawati.

Dalam kesempatan tersebut, Megawati melantik pimpinan organisasi sayap dan badan partai PDIP. Ia mengambil sumpah Diah Pikatan Orissa Putri Haprani atau Pinka Haprani sebagai Ketua Umum Taruna Merah Putih (TMP), Nasyirul Falah Amru sebagai Ketua Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), serta kembali melantik Andi Widjajanto sebagai Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan (Barak) Pusat PDIP masa bakti 2025-2030.

Megawati hadir didampingi Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani. Puan tampak menggandeng Megawati sembari menyapa peserta dan jajaran pengurus DPP PDIP yang telah berada di ruang acara. Megawati, Puan, dan Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto duduk berdampingan di barisan terdepan.

Prosesi pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah Pinka Haprani bersama jajaran pengurus Taruna Merah Putih. Pinka dipercaya memimpin organisasi sayap kepemudaan PDIP tersebut, yang menjadi salah satu wadah kaderisasi politik bagi generasi muda dari berbagai latar belakang. Sejumlah tokoh muda masuk dalam kepengurusannya, antara lain Patria Gintin; mantan Ketua BEM UI, Melki Sedek; dan jurnalis, Pangeran Siahaan.

Prosesi dilanjutkan dengan pelantikan Nasyirul Falah Amru sebagai Ketua Umum PP Baitul Muslimin Indonesia beserta jajaran pengurusnya. Bamusi merupakan organisasi sayap PDIP yang bergerak di bidang keagamaan Islam.

Setelah memimpin pengambilan sumpah, Megawati meminta jajaran Bamusi segera bekerja menjalankan tugas organisasi. “Telah selesai dan dengan demikian maka saudara-saudara sekalian telah menjadi anggota yang namanya DPP Baitul Muslimin Indonesia atau Bamusi. Dan saya berharap bekerjalah dengan keras,” ucap Megawati.

Pelantikan berikutnya dilakukan terhadap Andi Widjajanto bersama jajaran pengurus Barak Pusat PDIP masa bakti 2025-2030. Andi kembali dipercaya memimpin badan tersebut. Barak memiliki sejumlah tugas, antara lain membangun pusat data partai, mengkaji proses legislasi nasional, merumuskan kebijakan berbasis ideologi kerakyatan, serta menyiapkan evaluasi dan transformasi organisasi partai.

Dalam pengarahan kepada pengurus yang baru dilantik, Megawati meminta semua kader menjaga jati diri dan tetap dekat dengan masyarakat. “Saya ingin menitipkan satu pesan yang sangat penting kepada semua kader serta sayap dan badan partai: Setialah pada sumbermu. Dan sumber kekuatan kita adalah rakyat. Jangan pernah jauh dari rakyat. Dengarkan suara rakyat. Rasakan denyut kehidupan rakyat. Hadir ketika rakyat menghadapi kesulitan. Berdiri bersama rakyat ketika rakyat membutuhkan pembelaan. Sebab, partai yang kehilangan hubungan dengan rakyat pada hakikatnya telah kehilangan sumber kekuatannya sendiri,” tutur Megawati.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan pelantikan pimpinan organisasi sayap dan badan partai merupakan bagian dari upaya memperkuat konsolidasi internal. Menurut dia, organisasi sayap dan badan partai memiliki peran strategis dalam meningkatkan kedisiplinan organisasi, memperkuat kaderisasi, serta memastikan semua elemen partai aktif bekerja bersama masyarakat.

“Organisasi sayap dan badan partai agar berfokus mendampingi dan menjadi bagian dari solusi atas persoalan sehari-hari masyarakat serta menyelaraskan gerak langkahnya dengan struktur partai,” ujarnya.

Hasto mengatakan organisasi sayap bukan sekadar kelengkapan struktur partai. Keberadaannya juga diharapkan memperluas jangkauan kerja kerakyatan PDIP sekaligus menjadi ruang kaderisasi sesuai dengan bidang dan basis sosial masing-masing. Adapun badan partai, khususnya Barak, diharapkan memperkuat tradisi pengambilan keputusan dan perumusan kebijakan yang berbasis data, riset, serta analisis terhadap berbagai persoalan strategis yang dihadapi masyarakat dan bangsa.(*)

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |