Prabowo Putuskan Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden

5 hours ago 2

PRESIDEN Prabowo Subianto memutuskan Kepolisian Republik Indonesia tetap berada langsung di bawah presiden, bukan kementerian. Sikap itu disampaikan Prabowo dalam diskusi bersama Komisi Percepatan Reformasi Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026.

Setelah pertemuan, Komisi Reformasi Polri menyampaikan Prabowo tak sepakat dengan wacana pembentukan kementerian keamanan ataupun kementerian Polri.

"Kedudukan Polri tetap seperti sekarang, Polri langsung berada di bawah presiden," kata Yusril Ihza Mahendra, anggota Komisi Reformasi Polri yang juga Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan.

Maka dari itu, kata Yusril, pemerintah tidak akan membentuk kementerian baru untuk Polri. Pemerintah juga tidak akan meletakkan kepolisian di bawah kementerian lain yang sudah ada saat ini, seperti Kementerian Dalam Negeri.

Sementara Ketua Komisi Reformasi Polri Jimly Asshiddiqie menyampaikan timnya memang tidak merekomendasikan kementerian untuk membawahi Polri. "Kami sudah sepakati bahwa kami tidak mengusulkan adanya pembentukan kementerian baru," kata Jimly.

Jimly bercerita, Komisi Reformasi Polri juga menyimpulkan bahwa kementerian Polri akan membawa lebih banyak dampak buruk daripada dampak baik. "Tadi Presiden juga tanya, kami jelaskan bahwa kesimpulan kami adalah lebih banyak mudaratnya dibandingkan manfaatnya, maka ya sudah kami enggak usah usulkan itu," tuturnya.

Komisi Reformasi Polri telah selesai membuat rekomendasi sejak Februari 2026. Namun, komisi baru sempat menemui Prabowo pada awal Mei ini. Rekomendasi perbaikan institusi kepolisian adalah hasil kajian Komisi selama sekitar tiga bulan.

Komisi Percepatan Reformasi Polri dibentuk setelah muncul desakan mereformasi kepolisian setelah demonstrasi massa pada akhir Agustus 2025. Berbagai kalangan menilai polisi sudah menyalahgunakan kewenangan dalam menangani unjuk rasa.

Demonstrasi itu mengakibatkan sepuluh orang meninggal, termasuk pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, yang dilindas kendaraan taktis Brigade Mobil Polri di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Kamis, 28 Agustus 2025.

Saat bertemu sejumlah tokoh masyarakat sipil dari Gerakan Nurani Bangsa pada September 2025, Prabowo menyatakan kesediaannya mereformasi Polri. Prabowo pun membentuk komisi reformasi kepolisian satu bulan kemudian.


Dani Aswara berkontribusi dalam penulisan artikel ini
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |