Profil Lewis Hamilton, Ikon F1 dengan Jejak Panjang Prestasi dan Pengaruh Global

3 hours ago 1

CANTIKA.COM, Jakarta - Lewis Hamilton, namanya tengah menjadi topik hangat usai dikabarkan menjalin asmara dengan Kim Kardashian. Bicara tentang sosoknya, Lewis adalah salah satu pembalap Formula Satu (F1) paling fenomenal dalam sejarah balap mobil. Lahir di Stevenage, Inggris pada 7 Januari 1985, Lewis menunjukkan ketertarikan pada dunia balap sejak usia dini, dan mulai berkarier di dunia karting pada usia 8 tahun, sebelum akhirnya melesat ke jalur profesional.

Keberhasilan awalnya di ajang-ajang junior pun membuka jalan baginya untuk menandatangani kontrak dengan McLaren Young Driver Programme, dan menjadi batu loncatan penting menuju karier F1 yang dijalaninya hingga saat ini. Tak hanya dikenal karena keterampilan balapnya, Hamilton juga terkenal dengan semangatnya dalam berbagai kegiatan sosial dan advokasi keberagaman di dalam dan luar dunia motorsport.

Perjalanan kariernya di F1 dimulai pada 2007 bersama McLaren, dan sejak itu ia menjadi salah satu nama paling dominan di lintasan balap. Ia meraih banyak rekor bergengsi termasuk tujuh gelar juara dunia pembalap, jumlah yang ia bagi dengan legenda Michael Schumacher, serta memegang rekor kemenangan karier terbanyak di F1 dengan lebih dari 100 kemenangan balapan. Setelah lebih dari satu dekade bersama tim Mercedes, Hamilton mengambil langkah besar dalam kariernya dengan pindah ke Scuderia Ferrari mulai musim 2025, yang mengukuhkan statusnya sebagai ikon besar olahraga ini.

Perjalanan Hidup dan Karier

Hamilton tumbuh dalam keluarga multiras yang penuh dinamika. Ayahnya, Anthony Hamilton, berasal dari Grenada, sementara ibunya, Carmen Larbalestier, adalah keturunan Inggris. Mendukung minat balap putranya, sang ayah bekerja keras untuk membiayai awal karier Lewis di ajang karting, meski keluarganya tidak berada dalam kondisi finansial nyaman. Dorongan dan pengorbanan keluarga inilah yang kerap diceritakan Hamilton sebagai pondasi awal kesuksesannya di dunia balap.

Setelah memulai debut F1 yang kuat, Hamilton dengan cepat menjadi pembalap elit. Ia memenangkan gelar juara dunia pertamanya di musim 2008, yang menjadikannya juara termuda pada waktu itu dan pembalap kulit hitam pertama yang mencapai puncak tertinggi tersebut. Bersama Mercedes, ia meraih banyak prestasi termasuk beberapa musim dominan di era hybrid sejak 2014 hingga 2020. Selain catatan di lintasan, Hamilton juga aktif dalam program sosial seperti Mission 44, yang bertujuan membuka lebih banyak kesempatan bagi kelompok yang kurang terwakili dalam dunia motorsport.

Kesibukan Saat Ini

Di luar lintasan balap, Hamilton adalah figur publik dengan banyak peran. Ia dikenal sebagai advokat keberagaman dan keberlanjutan, sering berbicara tentang isu sosial serta terlibat dalam berbagai inisiatif untuk mendukung perubahan positif. Kariernya yang panjang di F1 juga membuat Hamilton sering muncul dalam media populer, termasuk menjadi bagian dari beberapa proyek film dan televisi yang berkaitan dengan dunia balap.

Belakangan, meskipun musim 2025 tidak memberikan podium seperti biasanya, Hamilton tetap menjadi figur sentral dalam dunia Formula 1, berfokus pada tantangan baru bersama Ferrari dan terus mengejar prestasi yang bisa menambah warisannya di olahraga balap ini.

Pilihan Editor: Tribute untuk Elizabeth Taylor, Ini Gaya Kim Kardashian dengan Rambut Bob Ikonik

FORMULA 1 I ATHLON SPORT 

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |