MAYORITAS warga Amerika Serikat meyakini bahwa perang AS terhadap Iran merupakan sebuah kesalahan dan hal ini terungkap dalam jajak pendapat terbaru yang dirilis pada Jumat 1 Mei 2026.
Berdasarkan jajak pendapat yang dilakukan oleh Washington Post-ABC News-Ipsos seperti dilansir Al Jazeera, sebanyak 61 persen warga AS menyatakan bahwa pengerahan kekuatan militer ke Iran adalah langkah yang keliru. Hanya 36 persen responden yang mengatakan bahwa itu adalah keputusan yang tepat.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Jajak pendapat ini adalah yang terbaru yang menemukan tingkat dukungan rendah terhadap perang yang dilancarkan terhadap Iran oleh AS dan Israel pada akhir Februari. Perang ini telah menewaskan ribuan orang di seluruh Asia Barat (Timur Tengah) dan menyebabkan harga energi global melonjak akibat blokade Selat Hormuz sebagai balasan Iran.
Kekhawatiran tersebut muncul pada saat peringkat persetujuan Presiden Donald Trump telah turun ke titik terendah baru, dengan para pemilih mengungkapkan frustrasi atas masalah ekonomi dan biaya hidup.
Perang tersebut juga digambarkan sebagai kontras dengan janji Trump untuk menjaga negara agar tidak terlibat dalam perang asing yang tidak perlu. Sebanyak 46 persen responden mengatakan keputusan untuk menyerang Iran tidak konsisten dengan posisi yang diambil Trump selama kampanye presidennya.
Selain itu, kurang dari dua dari sepuluh responden percaya bahwa tindakan AS di Iran membuahkan keberhasilan.
Hasil survei tersebut juga menunjukkan bahwa sekitar empat dari sepuluh responden menilai operasi tersebut tidak berhasil. Sedangkan empat dari sepuluh responden lainnya mengatakan "masih terlalu dini untuk disimpulkan".
The Washington Post menyebutkan bahwa perang di Iran ini "sama tidak populernya di mata warga Amerika seperti halnya Perang Irak saat puncak kekerasan pada 2006, serta Perang Vietnam pada awal 1970-an."
Meskipun demikian, jajak pendapat itu menyatakan bahwa dukungan terhadap perang di kalangan pendukung Partai Republik tetap tinggi. Sebanyak 79 persen di antaranya mengatakan serangan tersebut adalah keputusan yang tepat.
Selain itu, sebagian besar warga AS meyakini bahwa aksi militer Amerika Serikat terhadap Iran membawa berbagai risiko potensial.
Di antaranya, 61 persen responden berpendapat langkah tersebut akan meningkatkan risiko terorisme yang menyasar warga AS, 60 persen percaya hal itu akan memperbesar kemungkinan ekonomi AS jatuh ke jurang resesi, dan 56 persen menyatakan bahwa tindakan AS tersebut berisiko memperlemah hubungan dengan negara-negara sekutunya.

































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473943/original/060119400_1768461944-klaim_purbaya_temukan_data_uang_jokowi.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153924/original/010138200_1741324616-1741320553002_ucapan-selamat-puasa-marhaban-ya-ramadhan.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463462/original/044545600_1767615769-unnamed__5_.jpg)

