6 Hoaks yang Beredar Sepekan, Simak Ragam Faktanya

2 weeks ago 18

Liputan6.com, Jakarta - Penyebaran hoaks terus menjadi tantangan serius di tengah derasnya arus informasi digital. Keberadaan kabar bohong ini menuntut kewaspadaan tinggi dari masyarakat agar tidak mudah termakan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.  

Dalam sepekan terakhir, Tim Cek Fakta Liputan6.com kembali mengidentifikasi setidaknya  luas di berbagai platform media sosial dan aplikasi percakapan.  Hoaks-hoaks ini mencakup beragam topik, mulai dari program bantuan sosial pemerintah, rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), hingga klaim mengatasnamakan pejabat publik.

Agar tidak terjebak hoaks, simak daftar berikut ini.

1. Pernyataan Bahlil Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri untuk Kurangi Beban Subsidi 

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Desember 2025.

Klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara berupa tulisan sebagai berikut.

"Kata Pak Bahlil...

Tahun Depan Untuk Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri Untuk Mengurangi Beban subsidi Negara...😱🤔🥺

Bagaimana Menurut Kalian...⁉️

#Pakbahlil #mentri #motorlistrik #ojol #pemerintahan #MasGemoy"

Benarkah klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

2. Link untuk Daftar Bantuan Token Listrik Rp 750 Ribu dari PLN

 Beredar di media sosial postingan klaim link pendaftaran untuk mendapatkan bantuan token listrik Rp 750.000 dari PLN. Postingan tersebut beredar di salah satu akun Facebook pada 12 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"⚡ Program Bantuan Listrik dari PLN

PLN bersama pemerintah kembali menyalurkan bantuan token listrik hingga Rp750.000

Cek status penerimaan Anda melalui situs resmi PLN dan nikmati kemudahan akses energi di rumah Anda.

UNTUK INFO LEBIH LANJUT ANDA DAFTAR SEKARANG"

Postingan turut menyertakan poster yang berisi tulisan sebagai berikut:

"pembagian token gratis di tahun 2026-2027

BERBAGI TOKEN LISTRIK RP 750.000

Segera dapatkan dan nikmati listrik gratis untuk hunian anda

Semoga token gratis ini bisa menjadi langkah awal untuk Indonesia lebih maju dan berkembang"

Postingan disertai menu daftar, jika diklik akan muncul link berikut:

"https://token-listrik.f-gratis.com/home"

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta ID pelanggan PLN.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran bantuan token listrik Rp 750 ribu? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Peringatan BMKG Fenomena Squall Line Bawa Hujan Lebat, Angin Kencang dan Petir di Jakarta

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Desember 2025.

Klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta, berupa tulisan sebagai berikut.

"Kabar penting bagi warga Jabodetabek dan sekitarnya yang berencana merayakan malam pergantian tahun di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini merilis peringatan dini terkait terdeteksinya fenomena Squall Line atau garis badai memanjang yang sedang terbentuk di Samudra Hindia dan bergerak menuju pesisir selatan serta utara Jawa. Citra satelit memperlihatkan barisan awan Cumulonimbus (Cb) yang sangat padat dan panjang, yang berpotensi membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir tepat pada tanggal 31 Desember malam hingga 1 Januari pagi.

Istilah Squall Line menjadi viral dan banyak dicari di Google karena dampaknya yang bisa lebih merusak daripada badai biasa. Angin kencang yang dihasilkan bisa bersifat destruktif (merobohkan baliho/pohon), dan curah hujannya bisa memicu banjir kilat dalam hitungan jam. BMKG mengimbau penyelenggara acara tahun baru untuk menyiapkan rencana cadangan (indoor) dan masyarakat diminta untuk terus memantau aplikasi info cuaca secara real-time.

Berita ini sangat krusial untuk disebarkan sekarang agar masyarakat tidak "kaget" dan bisa memitigasi bencana. Narasi yang dibangun bukan untuk menakut-nakuti, melainkan membangun kesiapsiagaan ("Sedia Payung Sebelum Hujan" dalam arti harfiah)."

Benarkah klaim BMKG mengeluarkan peringatan fenomena Squall Line membawa hujan lebat disertai angin kencang dan petir di Jakarta? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |