BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter di Utara Papua

5 hours ago 4

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan Indonesia pada 13-16 April 2026.

Prakirawan BMKG, Ryan Putra Pambudi, mengatakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6–25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 10–30 knot.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya hingga Papua," kata dia melalui keterangan tertulis, Senin, 13 April 2026. 

‎Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, dan Samudra Hindia selatan Yogyakarta.

Gelombang serupa berpotensi terjadi Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTB, Laut Sulawesi bagian timur, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya.

"Adapun gelombang yang lebih tinggi, yaitu pada kisaran 2,5–4,0 meter, berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Papua Barat, Samudra Pasifik utara Papua," kata dia.

‎Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran. Untuk itu, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, terutama bagi nelayan yang beraktivitas dengan moda transportasi seperti perahu nelayan agar menghindari kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Untuk kapal tongkang diminta mewaspadai kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter. Sedangkan kapal ferry, perlu menghindari kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter. 

"Pada kapal besar seperti kargo pesiar, perlu menghindari kecepatan angin mencapai 27 knot dan tinggi gelombang mencapai 4 meter," kata Ryan.


Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |