Cek Fakta: Hoaks Artikel Bupati Lampung Tengah Minta KPK Menetapkan Jokowi Sebagai Tersangka

1 month ago 49

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Bupati Lampung Tengah meminta KPK menetapkan Jokowi sebagai tersangka. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 14 Desember 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Resmi Jadi Tersangka Bupati Lampung Meminta Kepada ketua KPK Joko Widodo Segera Ditetapkan Tersangka, Jokowi Banyak Menerima Uang Dari Saya Emas Batangan dan Uang Tunai 8 Miliar"

Akun itu menambahkan narasi:

"Tapi Mulyono ko' aman Tak tersentuh hukum...Hebat..."

Lalu benarkah postingan artikel Bupati Lampung Tengah meminta KPK menetapkan Jokowi sebagai tersangka?

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah situs Gelora.co dengan foto dan waktu tayang yang sama dengan postingan.

Namun dalam artikel asli berjudul "Resmi jadi Tersangka, Ardito Wijaya Bupati Lamteng Goda Wartawati di KPK: Kamu Cantik Hari Ini"

Cek fakta artikel Bupati Lamteng minta KPK menjadikan Jokowi sebagai tersangka

Di dalam artikel asli sama sekali tidak membahas permintaan Bupati Lampung Tengah pada KPK agar menetapkan Jokowi sebagai tersangka.

Artikel asli membahas sikap Ardito yang menggoda seorang wartawati saat petugas menggiringnya menuju mobil tahanan. Ardito sendiri ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkab Lamteng dan ditahan oleh KPK.

Sumber:

https://www.gelora.co/2025/12/resmi-jadi-tersangka-ardito-wijaya.html

Kesimpulan

Postingan artikel Bupati Lampung Tengah meminta KPK menetapkan Jokowi sebagai tersangka adalah hoaks. Faktanya judul dalam postingan merupakan hasil editan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |