Hoaks Rekrutmen ASN Makin Beragam, Simak Daftarnya

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait ASN semakin marak, meresahkan masyarakat dan calon pelamar. Informasi palsu ini mencakup berbagai aspek, mulai dari rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Penting bagi publik untuk selalu waspada dan memverifikasi setiap informasi yang diterima.

Penyebaran hoaks ini seringkali memanfaatkan momen-momen penting seperti pembukaan pendaftaran seleksi atau isu kebijakan pemerintah. Modus yang digunakan pun beragam, mulai dari tautan palsu yang mengarah ke situs phishing hingga klaim-klaim yang mengatasnamakan instansi resmi. Hal ini bertujuan untuk menipu masyarakat demi keuntungan pribadi.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap hoaks terkait ASN yang telah beredar di media sosial, pengetahuan mengenai ragam jenis hoaks dalam terhindar dari jebakan informasi yang menyesatkan.

Simak daftar hoaks seputar ASN yang beredar di media sosial.

Link Pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kejaksaan 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 April 2026.

Berikut isi unggahannya:

"RESMI DIBUKA PENDAFTARAN CPNS KEJAKSAAN RI TAHUN 2026

Kesempatan terbuka bagi yang ingin berkarir di Kejaksaan RI.

Persyaratan Umum:

- Pendidikan Min SMA/SMK, D3, S1 & S2 (Semua Jurusan)

- Usia Min 20 Tahun Maks 40 Tahun

- Sehat Jasmani Rohani

- Berkelakuan Baik

- Bersedia di Tempatkan di Kantor Wilayah Kab/Kota Kejaksaan RI

NOTE : PENDAFTARAN TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN!!! DAFTAR SEKARANG 👇👇"

Unggahan disertai menu pendaftaran yang berisi link. Jika menu tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kejaksaan 2026? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini......

Tautan Pendaftaran CPNS Kemenag 2026

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agama (Kemenag) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 1 Mei 2026.

Berikut isi unggahannya:

"PENERIMAAN CPNS

KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2026

Bergabunglah bersama Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan membangun bangsa yang berakhlak mulia.”

Tersedia Berbagai formasi

DAFTAR SEKARANG

MELALUI LINK RESMI"

Dalam unggahannya, pemilik akun mengarahkan warganet yang bertanya seputar pendaftaran di kolom komentar ke link di bio profil. "Betul silahkan daftar di link pendaftaran ada di bio profil"

Jika diklik, akan muncul tautan yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS Kemenag 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2026. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 30 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"CPNS & PPPK tahun 2026 resmi dibuka!

FORMASI UMUM

-Tenaga Administrasi

-Tenaga Kesehatan

-Tenaga teknis

-Tenaga pendidikan

-Formasi Umum & Khusus

PERSYARATAN UMUM

-Warga Negara Indonesia (WNI)

-Usia Minimal 18 tahun

-Pendidikan SMA/SMK, D3 ,D4 ,S1 ,S2

-Sehat jasmani & rohani

-Tidak pernah dipidana

-Tidak pernah diberhentikan tidak hormat

TAHAPAN SELEKSI

-Seleksi administrasi

-SKS (CAT BKN)

-SKB

-Pengumuman Kelulusan

Untuk pendaftaran silakan langsung klik link yang ada di bio .... !!!!"

Unggahan disertai menu daftar sekarang. Jika menu tersebut diklik akan muncul link yang mengarah pada halaman situs menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi seperti nama lengkap sesuai KTP hingga nomor Telegram.

Lalu benarkah klaim link pendaftaran CPNS dan PPPK 2026? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |