Jelang May Day, Simak Ragam Hoaks Seputar Buruh yang Pernah Beredar di Medsos

1 hour ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan ribu buruh dari berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan akan menggelar aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, 1 Mei 2026. May Day akan dipusatkan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, dan dihadiri langsung Presiden Prabowo Subianto. 

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal menyampaikan, perayaan May Day tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi momentum penyampaian 11 isu dan tuntutan buruh kepada pemerintah. Demikian dikutip dari kanal Bisnis Liputan6.com.

Jelang May Day tersebut, buruh tercatat pernah menjadi sasaran berita hoaks yang beredar di media sosial. Berikut sejumlah hoaks terkait buruh yang beredar di media sosial:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Buruh Pabrik di Depok Dikarantina Usai Mengamuk dan Gigit Lima Rekannya

Beredar di media sosial postingan artikel yang mengklaim seorang buruh pabrik di Depok dikarantina karena mengamuk dan menggigit lima rekannya. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 25 Januari 2023.

Dalam postingannya terdapat artikel dari CNNIndonesia.com berjudul "Mengamuk dan Menggigit 5 Rekan Kerjanya, Seorang Buruh Pabrik di Depok Terpaksa Di Karantina"

Akun itu menambahkan narasi "Varian Baru"

Lalu benarkah postingan artikel yang mengklaim seorang buruh pabrik di Depok dikarantina karena mengamuk dan menggigit lima rekannya? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Gaji Buruh Asal China Diklaim Rp 200 Juta per Tahun, Benarkah?

Akun Facebook Kami_Oposisi mengunggah kalim Virus Corona membongkar jumlah gaji buruh asal China lebih besar dari buruh pribumi yang mencapai Rp 200 juta per tahun bebas pajak.

"Gara2 Corona, kita jadi tahu kalau buruh China digaji 200 JT per tahun. Itu artinya digaji 16,67juta/bulan dan bebas pajak pula, sementara buruh pribumi hanya umr dan dipotong pajak. Terima kasih Cak Jancuk...!!"

Klaim tersebut diunggah, pada 13 Maret 2020, telah dibagikan 293 kali dan mendapat 107 komentar.

Unggahan klaim disertai dengan rangkaian foto tangkap layar artikel media online, yaitu CNN Indonesia dengan judul "Dampak Corona, Buruh Gaji Rp200 Juta per Tahun Bebas Pajak" dan Tribunnews.com dengan judul "Terungkap, Gaji Tenaga Kerja Asing Tiga Kali Lipat Pekerja Lokal dan Tidak Terkena Pajak".

Benarkah Virus Corona membongkar besaran gaji buruh asal China sebesar Rp 200 juta pertahun bebas pajak? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Buruh Demo Tolak Omnibus Law Cipta Kerja Tutup Tol Cikampek

Kabar tentang buruh berunjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta Kerja dengan menutup tol Cikampek beredar di media sosial. Kabar ini beredar lewat video yang diunggah akun Facebook Siti Elizah pada 6 Oktober 2020.

Dalam video berdurasi 45 detik itu, ratusan buruh terlihat masuk ke jalan tol lewat sebuah pintu tol. Di pintu tol tersebut terdapat plang bertuliskan Cikampek.

Video tersebut dikaitkan dengan aksi buruh menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja hingga mereka menutup ruas tol Cikampek.

"tol cikampek di blokir buruh menuju jakarta jam 08.00 tolak omnibus law yg sengsarakan rakyat untungkan cukong cukong

*#TolakOmnibusLaw*

*#TolakRuuHIPKomunis*," tulis akun Facebook Siti Elizhah.

Video yang disebarkan akun Facebook Siti Elizhah telah 366 kali ditayangkan dan mendapat 1 komentar warganet. 

Benarkah video buruh demo menolak Omnibus Law Cipta Kerja dengan menutup tol Cikampek? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |