Hoaks Seputar Gempa Bumi yang Pernah Beredar di Medsos, Cek Faktanya

1 month ago 30

Liputan6.com, Jakarta - Peristiwa gempa bumi tercatat pernah menjadi sasaran berita hoaks. Berita bohong tersebut menyebar melalui media sosial (medsos) seperti Facebook.

Salah satu hoaks seputar gempa adalah klaim Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung.

Faktanya, informasi yang dikeluarkan dari BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Lampung pada 3-9 Desember 2025 merupakan Peringatan Dini Pasang Maksimum yang disebabkan adanya fenomena Supermoon.

Berikut sejumlah hoaks seputar gempa yang telah diverifikasi kebenarannya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar BMKG Keluarkan Peringatan Potensi Tsunami dan Gempa Megathrust di Lampung

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 3 Desember 2025.

Klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung, berupa tulisan sebagai berikut.

"Berita Terkini

Peringatan BMKG soal Potensi Banjir Rob-Tsunami dan Megathrust pada 3–9 Desember 2025 di Lampung

#christmasstory #familyfun #personalstory,"

Benarkah klaim BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami dan gempa megathrust di Lampung? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Tidak Benar Dalam Video Ini Puskesmas Purwasari Karawang Runtuh Efek Gempa Bekasi

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Puskesmas Purwasari Karawang runtuh efek gempa Bekasi, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 22 Agustus 2025.

Klaim video Puskesmas Purwasari Karawang runtuh efek gempa Bekasi menampilkan reruntuhan bangunan terdapat tulisan UGD. Dalam video tersebut terdapat tulisan "Efek Gempa Bekasi".

Video tersebut diberi keterangan sebagai berikut.

"Puskesmas Purwasari Karawang...Efek Gempa Kabupaten Bekasi...Semoga tidak ada korban jiwa..."

Benarkah klaim video Puskesmas Purwasari Karawang runtuh efek gempa Bekasi? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Benar Video yang Diklaim Penampakan Gelombang Tinggi di Pantai Akibat Gempa Myanmar

Sebuah video yang diklaim penampakan gelombang tinggi di pantai akibat gempa yang mengguncang Myanmar beredar di media sosial. Video tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 31 Maret 2025.

Video berdurasi 10 detik itu memperlihatkan gelombang air laut menerjang sebuah pantai yang dipenuhi pengunjung. Seketika, pengujung dan sejumlah benda yang berada di pinggir pantai tergulung ombak. Video itu kemudian disebut-sebut terjadi di sebuah pantai akibat gempa yang mengguncang Myanmar.

"Penampakan gempa bumi Thailand Myanmar yg berada di pantai 😱," tulis salah satu akun Facebook.

Konten yang disebarkan akun Facebook tersebut telah 22 ribu kali ditonton dan mendapat 13 komentar dari warganet.

Benarkah dalam video itu penampakan gelombang tinggi akibat gempa yang mengguncang Myanmar? Simak hasil penelusurannya berikut ini... 

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |