Mardiono Minta Kader PPP Sumbar Perkuat Peran Sosial Pascabencana

1 hour ago 2

INFO TEMPO — Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono meminta kader partainya di Sumatera Barat untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam membantu percepatan pemulihan pascabanjir bandang yang melanda daerah tersebut pada 2025 lalu. Menurutnya, kader partai harus mampu menjadi penghubung antara masyarakat dan pemerintah.

“Saya berpesan kepada kader untuk berperan aktif dan hadir di tengah masyarakat, menyampaikan program-program pemerintah. Apa yang menjadi kesulitan masyarakat, kader bisa sampaikan pada saya karena saya ada di kabinet. Pemulihan ekonomi, sosial, dan lainnya terkait dampak bencana alam di Sumbar bisa lebih cepat,” kata Mardiono usai membuka Musyawarah Cabang Bersama PPP se-Sumbar di Padang, pada Sabtu, 9 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia menilai kondisi global saat ini juga tengah tidak menentu akibat perang dan cuaca ekstrem yang berdampak hingga ke sektor ekonomi dan pangan. “Dunia sedang tidak baik-baik saja. Karena itu rakyat dan pemerintah harus bergandeng tangan agar masyarakat tidak terlalu terdampak gejolak ekonomi dunia,” ujarnya.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono menyampaikan pidato kebangsaan dan sambutan saat membuka Musyawarah Cabang Bersama PPP se-Sumatera Barat di Padang, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Dalam pidatonya, Mardiono menyinggung isu ketahanan pangan, kondisi geopolitik dunia, hingga pentingnya persatuan nasional menjelang Pemilu 2029. Dok. TEMPO

Dalam kesempatan yang sama, Mardiono juga menyinggung ancaman krisis air, pangan, dan energi yang disebut sebagai tantangan global saat ini. Ia meminta kader PPP ikut mendorong kemandirian pangan di daerah. “Stop impor pangan saat masa panen. Kita harus bangkit dan mengajak masyarakat swasembada pangan,” katanya.

Selain itu, Mardiono menyoroti persoalan korupsi yang menurutnya menjadi penghambat kemajuan Indonesia meski memiliki sumber daya alam melimpah. “Kenapa Indonesia tidak makmur? Karena korupsi. Jabatan harus digunakan untuk kemakmuran rakyat seluas-luasnya,” ucap dia.

Mardiono mengapresiasi soliditas kader PPP di Sumbar. Ia menyebut kehadiran pengurus hingga tingkat kecamatan dalam musyawarah cabang menjadi bukti bahwa struktur partai di daerah masih kuat.

Ratusan kader Partai Persatuan Pembangunan se-Sumatera Barat memadati ballroom Rocky Hotel Padang saat mengikuti Musyawarah Cabang Bersama di Padang, pada Sabtu, 9 Mei 2026. Para kader tampak menyimak pidato Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono yang menyinggung isu pangan, ekonomi global, hingga konsolidasi partai menuju Pemilu 2029. Dok. TEMPO

Di sisi lain, Ketua DPW PPP Sumbar Muhammad Iqbal mengatakan, Musyawarah Cabang Bersama ini menjadi yang pertama digelar di Sumbar dengan menghadirkan seluruh pengurus dari 19 kabupaten dan kota dalam satu lokasi. “Ini momentum untuk 2029 nanti. Yang penting kita solid,” ujar Iqbal.

Ia mengungkapkan, PPP Sumbar memasang target besar pada Pemilu 2029. Untuk DPR RI, PPP menargetkan dua kursi atau satu kursi di setiap daerah pemilihan. Sedangkan untuk DPRD Provinsi Sumbar, PPP menargetkan delapan kursi dari seluruh dapil. Adapun di tingkat kabupaten dan kota, partai berlambang Ka’bah itu membidik 62 kursi legislatif.

Untuk diketahui, saat ini PPP memiliki lima kursi di DPRD Provinsi Sumbar serta dua kader di jabatan eksekutif, yakni Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal dan Wakil Wali Kota Pariaman Mulyadi. (*)

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |