Ojol Dijadikan Bahan Hoaks, Simak Daftarnya

2 weeks ago 21

Liputan6.com, Jakarta - Media sosial menjadi lahan subur penyebaran informasi, termasuk hoaks. Salah satu sektor yang kerap menjadi target penyebaran hoaks adalah layanan ojek online (ojol) yang melibatkan jutaan pengemudi dan pengguna setiap harinya. Informasi palsu ini dapat menimbulkan keresahan, kebingungan, bahkan kerugian bagi banyak pihak.

Berbagai klaim hoaks seputar ojol beredar luas, mulai dari isu kebijakan pemerintah yang tidak benar hingga insiden yang dipelintir. Penting bagi masyarakat, khususnya para pengemudi dan pengguna ojol, untuk selalu melakukan cek fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang diterima.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks terkait ojol, simak daftarnya.

Pernyataan Bahlil Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri untuk Kurangi Beban Subsidi 

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim pernyataan Menteri ESDM Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 28 Desember 2025.

Klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara berupa tulisan sebagai berikut.

"Kata Pak Bahlil...

Tahun Depan Untuk Ojol Wajib Beli Motor Listrik Sendiri Untuk Mengurangi Beban subsidi Negara...😱🤔🥺

Bagaimana Menurut Kalian...⁉️

#Pakbahlil #mentri #motorlistrik #ojol #pemerintahan #MasGemoy"

Benarkah klaim pernyataan Bahlil ojol wajib beli motor listrik sendiri untuk kurangi beban subsidi negara? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

Artikel Kaesang Diminta Petani hingga Ojol untuk Segera Jadi Presiden

Beredar di media sosial postingan artikel Kaesang diminta buruh, ojol, petani dan pedagang untuk segera menjadi presiden. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 19 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Detik News berjudul:

"Kaeang: Keluhan Buruh Ojol Petani dan Para Pedagang Meminta Saya Segara Jadi Presiden"

Akun itu menambahkan narasi:

"Buruh, petani dan pedagang yg mana meminta dirimu jadi presiden"

Lalu benarkah postingan artikel Kaesang diminta buruh, ojol, petani dan pedagang untuk segera menjadi presiden? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Ojol Tak Boleh Isi Pertalite

Beredar postingan di media sosial klaim video berisi narasi ojek online (ojol) tidak boleh isi Pertalite. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 24 September 2025.

Dalam video, sejumlah polisi tengah berjaga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kendaraan dari motor, mobil, hingga bus tampak antre menunggu BBM.

Terdapat tulisan sebagai berikut:

"Di demoKERAsi apakah tugas pejabat memang nyusahin rakyat?

Udah Khilafahsaja

peraturan baru isi BBM siapkan surat lengkap kalau tidak ada silahkan pulang

Klo pakai surat kematian gmn pak? MATINYA NURANI PENGUASA"

Sementara caption video adalah:

"Isi BBM banyak syarat

-Ojol tidak boleh isi Pertalite

-Harus ada surat surat kendaraan lengkap

-Sudah bayar pajak

Kalau tidak, silahkan pulang, pihak spbu tidak melayani ..

Di demoKERAsi, apakah tugas pejabat memang nyusahin rakyat?

UdahKhilafahsaja

#Viral #FacebookReels#Menyusahkan #ReelsViral#semuaorang #teman #pengikut #jangkauanluas"

Benarkah klaim berisi narasi ojol tidak boleh isi Pertalite? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |