Penyalur Hibah Lingkungan GEF SGP Gelar Festival Raksha Loka

8 hours ago 17

Penyalur hibah lingkungan berskala internasional, Global Environment Facility Small Grants Programme (GEF SGP) Indonesia, menggelar festival khusus untuk menyoroti peran komunitas lokal dalam menjaga ekosistem dan solusi ekonomi. Festival raksha lokal—berupa kegiatan budaya dan edukasi publik—bertema ‘Menjaga Alam, Menjaga Masa Depan’ itu pada hari ini dan Sabtu besok, 22-23 Mei 2026 di M Bloc Space, Jakarta Selatan.

GEF Focal Point Indonesia, Erik Teguh Primiantoro, mengatakan perhelatan tersebut digelar di tengah meningkatnya ancaman krisis iklim, degradasi lingkungan, dan hilangnya keanekaragaman hayati. Menurut dia, pengelolaan lingkungan perlu dihubungkan dengan manfaat ekonomi agar masyarakat memiliki dorongan untuk menjaga alam di sekitarnya.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

“Pengelolaan lingkungan harus mampu menciptakan ekonomi baru yang membuat masyarakat merasa memiliki dan menjaga alamnya sendiri,” ujar Erik dalam keterangan tertulis, Jumat, 22 Mei 2026.

Festival Raksha Loka ini menghadirkan pameran inisiatif komunitas, diskusi publik, serta pertunjukan seni budaya. Ada juga forum kolaborasi multipihak terkait pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia.

Program hibah GEF ini diimplementasikan United Nations Development Programme (UNDP) dan dijalankan secara nasional oleh Yayasan Bina Usaha Lingkungan (YBUL). Kegiatan ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat akar rumput dan organisasi sipil dalam isu konservasi keanekaragaman hayati, perubahan iklim, pengelolaan hutan berkelanjutan, hingga perlindungan wilayah pesisir dan perairan.

Beberapa program yang digerakkan, Erik mencontohkan, seperti wisata edukasi penanaman mangrove di wilayah pesisir dan transplantasi terumbu karang berbasis wisata selam di Bali. Dia menyebut pendekatan konservasi membawa nilai ekonomi bagi masyarakat lokal.

Koordinator Nasional GEF SGP Indonesia, Sidi Rana Menggala mengatakan program ini menjamin keberlanjutan aksi komunitas melalui skema pendanaan lanjutan. Bagi kelompok yang dinilai sukses mengembangkan programnya, insentif akan disalurkan melalui inisiatif Bantuan Usaha Melalui Investasi (BUMI).

“Program ini tidak berhenti setelah hibah selesai,” kata Sidi. “Kami punya strategi keberlanjutan agar kelompok masyarakat bisa naik kelas dan terus berkembang.”

Festival ini juga menandai berakhirnya Fase Operasional ke-7 GEF SGP Indonesia periode 2021–2026. Selama Fase Operasional ke-7, GEF SGP Indonesia telah menyalurkan lebih dari US$2,8 juta dana hibah dan melibatkan lebih dari 80 mitra aktif dari unsur komunitas, organisasi masyarakat sipil, serta akademisi.

Program dijalankan melalui pendekatan empat bentang alam, yakni daerah aliran sungai (DAS) Bodri di Jawa Tengah, DAS Balangtieng di Sulawesi Selatan, kawasan Nantu dan Tahura di Gorontalo, serta Pulau Sabu Raijua di Nusa Tenggara Timur.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |