Prabowo Lepas Kemeja Sebelum Turun Panggung May Day

5 hours ago 5

Presiden Prabowo Subianto membuka baju safari cokelatnya saat membagikan bingkisan kaus kepada massa buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di lapangan Monas, Jumat, 1 Mei 2026.

Momen itu terjadi beberapa saat setelah Prabowo turun panggung acara May Day Fiesta yang digelar Partai Buruh. Mulanya Prabowo berpidato di atas podium didamping pejabat negara, pimpinan Partai Buruh, dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Dalam salah satu poin pidatonya, Prabowo berjanji akan menyediakan daycare atau penitipan anak di kawasan industri. Ia berujar fasilitas itu untuk anak-anak para buruh yang bekerja.

Ketua Umum Partai Gerindra ini menilai fasilitas penitipan anak penting bagi buruh. "Tadi disampaikan bahwa buruh perlu tempat penitipan anak, daycare. Ini saran yang baik. Ini akan kita perjuangkan," kata Prabowo dari atas podium.

Setelah pidato, Prabowo turun dari podium dan meninggalkan panggung pukul 10.00 WIB. Ia sempat menyalami sejumlah buruh yang hadir di dekat panggung. Kemudian Prabowo dikawal ke mobil Garuda Maung. 

Maung mengarah ke luar gerbang taman pandang Monas ke arah Istana Merdeka di sisi utara Monas. Dari atas Maung saat tiba depan gerbang, Prabowo membagikan kaos terbungkus plastik. Tiba-tiba Prabowo melepas kemejanya dan hanya mengenakan kaus oblong hitam. Ia juga melepas peci hitamnya. 

Dari atas atap Maung yang dibuka, Prabowo melempar kaus tersebut ke massa yang menyambutnya. Sampai kemudian Maung menjauhi massa ke gerbang Istana Kepresidenan. 

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkap alasan memilih merayakan Hari Buruh di Monas, Jakarta Pusat, pada Jumat, 1 Mei 2026. Mereka mengatakan keputusan itu diambil setelah sejumlah pengurus KSPI bertemu Presiden Prabowo Subianto dalam diskusi tentang aksi May Day dan menyampaikan 11 tuntutan buruh.

Ketua Partai Buruh Said Iqbal mengatakan pertemuan tersebut berlangsung pada 28 April 2026. “Sebelum tanggal 1 Mei, KSPI telah meminta waktu untuk bertemu presiden dan permintaan tersebut dikabulkan,” ucap Said Iqbal dalam siaran pers yang dibacakan perwakilan KSPI melalui orasi di depan Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026.

Pertemuan itu menjadi alasan KSPI memutuskan memindahkan rencana aksi buruh dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ke Monumen Nasional pada hari ini. KSPI mengatakan telah mengerahkan sekitar 50 ribu massa dalam perayaan Hari Buruh di Monas. “Secara keseluruhan, diperkirakan sekitar 100 ribu buruh hadir dalam perayaan tersebut bersama berbagai elemen serikat pekerja lainnya,” katanya.

Sultan Abdurrahman dan M. Raihan Muzzaki berkontribusi dalam penulisan artikel ini

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |