Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga

1 hour ago 3

MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan stabilitas sistem keuangan tetap dalam kondisi terjaga di tengah meningkatnya volatilitas pasar keuangan global, seiring eskalasi konflik di Timur Tengah. Kesimpulan ini merupakan hasil dari rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kedua yang berlagsung pada Senin, 27 April 2026.

Purbaya mengatakan dinamika penyelesaian konflik di Timur Tengah masih menjadi faktor utama pemicu volatilitas pasar keuangan global. “Berdasarkan perkembangan tersebut, KSSK yang terdiri dari Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan akan terus mencermati dan melakukan asesmen forward-looking atas kinerja perekonomian dan sektor keuangan terkini seiring risiko ketidakpastian ekonomi global yang meningkat,” ucap Purbaya dalam konferensi pers hasil rapat berkala KSSK di Jakarta, Kamis, 7 Mei 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sementara itu di sisi domestik, Purbaya menyoroti pertumbuhan ekonomi triwulan I 2026 yang berada di level 5,61 persen. Meski demikian, kata dia, KSSK akan mewaspadai kendala dan kondisi makroekonomi di triwulan II.

Di samping itu, Purbaya mengatakan Presiden Prabowo Subianto telah membentuk satuan tugas percepatan program pemerintah untuk mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi dalam rangka memperbaiki iklim investasi. Pemerintah juga menghadirkan kanal penanganan debottlenecking untuk menyelesaikan hambatan perizinan.

Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu menyebutkan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) akan terus digunakan sebagai shock absorber terhadap gejolak harga minyak bumi. “Hal yang sama akan kami lakukan di triwulan II dan sampai dengan akhir tahun untuk memastikan permintaan domestik tetap terjaga dan ekonomi kita masih bisa tumbuh dengan baik,” ucap Purbaya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |