PEMERINTAH Uzbekistan resmi bergabung dengan New Development Bank (NDB), bank pembangunan yang dibentuk negara-negara BRICS untuk mendanai proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan.
Keputusan itu disahkan melalui undang-undang yang ditandatangani Presiden Uzbekistan Shavkat Mirziyoyev dan diumumkan melalui portal resmi Pusat Informasi Hukum Nasional Uzbekistan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sebelumnya, majelis rendah parlemen Uzbekistan menyetujui undang-undang tersebut pada akhir April 2026, sebelum akhirnya disahkan Senat pada 19 Mei.
Menurut Senat Uzbekistan, tujuan utama bergabung dengan NDB adalah memperluas hubungan perdagangan, ekonomi, dan investasi dengan negara-negara anggota melalui kerja sama pembiayaan pembangunan. “Keanggotaan dalam New Development Bank memperluas peluang negara kami untuk menarik investasi asing dan membiayai proyek infrastruktur besar serta pembangunan berkelanjutan,” demikian pernyataan dalam sidang pleno Senat Uzbekistan seperti dilansir TvBrics.
Pemerintah Uzbekistan menyebut NDB menyediakan berbagai instrumen keuangan modern seperti pinjaman, jaminan, dan investasi untuk mendukung proyek sektor publik maupun swasta.
Pihak Senat menilai langkah tersebut akan membantu Uzbekistan memperkuat kerja sama dengan lembaga keuangan internasional, menarik investasi infrastruktur, dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Ketua Dewan Gubernur NDB, Anton Siluanov, sebelumnya menyebut Uzbekistan sebagai salah satu negara yang tengah dipertimbangkan untuk bergabung dalam pertemuan tahunan bank itu di Moscow pada pertengahan Mei.
Sementara Presiden NDB, Dilma Rousseff, mengatakan bank tersebut tengah menyusun strategi baru lima tahun ke depan dengan fokus memperluas aktivitas operasional di negara anggota baru. Pada Juni 2025, Rousseff dan Mirziyoyev juga telah membentuk program proyek prioritas bersama senilai US$5 miliar. Kerja sama itu mencakup modernisasi sistem irigasi, pengembangan industri pertambangan, serta kemitraan publik-swasta di sektor pendidikan dan infrastruktur. Secara khusus, seperti dilansir Antara, dana tersebut diharapkan dapat dihimpun untuk proyek pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) yang sedang dibangun di negara tersebut.
Uzbekistan menjadi negara mitra BRICS sejak 1 Januari 2025. Pada Juni 2025, biro pers Kantor Kepresidenan Ukraina melaporkan Dewan Gubernur NDB telah menyetujui prinsip bagi negara itu untuk bergabung dengan bank pembangunan blok tersebut.
New Development Bank didirikan pada 2015 oleh negara-negara BRICS, yaitu Brazil, Russia, India, Cina, dan Afrika Selatan. Hingga kini, NDB telah menyetujui 139 proyek dengan total pendanaan hampir AS $42 miliar.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4174191/original/099991100_1664358430-bacaan-doa-setelah-adzan-beserta-arti-dan-keutamaannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385863/original/035777200_1760946460-KIP_Kuliah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)
















