9 Kebiasaan Merawat Rambut yang Benar Menurut Dokter Kulit

9 hours ago 10

CANTIKA.COM, Jakarta - Jika kamu lupa kapan terakhir kali rambutmu terlihat sehat dan berkilau, mungkin ini saatnya mengevaluasi rutinitas harianmu. Kebiasaan sederhana seperti cara menyisir hingga pemilihan air saat keramas ternyata memberikan dampak besar pada kesehatan rambut dan kulit kepala.

Dua ahli spesialis, Kristina Collins, dokter kulit bersertifikat dari Texas, dan Alan Bauman, spesialis restorasi rambut dari Florida, membagikan sembilan kebiasaan merawat rambut yang benar agar tetap kuat, halus, dan berkilau:

1. Menyisir Rambut Setiap Hari

Menyisir bukan sekadar menata rambut. Dr. Kristina Collins menjelaskan bahwa menyisir dapat menstimulasi kulit kepala secara langsung.

"Menyisir membantu merangsang sirkulasi ke kulit kepala, yang mendukung lingkungan sehat untuk pertumbuhan rambut. Ini juga membantu mengangkat sel kulit mati, minyak berlebih, dan penumpukan produk seiring waktu," ungkap Dr. Collins dilansir laman Real Simple.

2. Gunakan Sisir Lembut 

Gunakan sisir bergigi lebar atau soft-bristle brush. Dr. Collins merekomendasikan untuk menyisir perlahan sebelum keramas atau ketika mengaplikasikan kondisioner di bawah guyuran air.

"Saya umumnya berpikir yang terbaik adalah menyisir rambut dengan lembut saat basah dan diberi kondisioner, karena kondisioner memberikan daya luncur yang membantu meminimalkan gesekan dan kerusakan," jelasnya.

3. Pakai Sampo dan Kondisioner pada Tempatnya

Banyak orang keliru dalam mengaplikasikan produk keramas. Dr. Alan Bauman menegaskan bahwa fungsi kedua produk ini berbeda:

"Kamu tidak perlu menggosok sampo ke seluruh panjang rambut. Busa encer yang terbilas melalui ujung rambut sudah lebih dari cukup untuk membersihkan bagian tengah dan ujungnya," ujar dr. Bauman.

"Sengaja mengoleskan sampo langsung ke ujung rambut justru kontraproduktif, karena ujung rambut adalah bagian paling tua, kering, dan rapuh," tambahnyya.

Ia menambahkan bahwa kondisioner sebaiknya hanya difokuskan pada bagian tengah hingga ujung rambut, bukan pada kulit kepala.

4. Bilas dengan Air Hangat

Hindari keramas menggunakan air panas karena dapat merusak lapisan pelindung rambut dan memicu peradangan. Menurut dr. Collins, air panas dapat memperburuk iritasi kulit kepala pada orang yang rentan terhadap ketombe, eksim, atau sensitivitas.

Air yang lebih dingin selama bilasan terakhir dapat membantu menghaluskan kutikula dan meningkatkan kilau.

5. Hindari Menggosok Rambut dengan Handuk

Menggosok rambut basah secara kasar dapat mematahkan batang rambut. Dr. Collins menyarankan untuk menepuk-nepuk air menggunakan handuk mikrofiber yang lebih halus.

"Daripada menggosok, lebih baik menepuk-nepuk atau memeras air berlebih dari rambut secara perlahan," pesannya.

6. Lindungi Kepala dari Paparan Sinar Ultraviolet (UV)

Sinar matahari tak hanya merusak kulit wajah, tetapi juga batang rambut dan kulit kepala. Dr. Bauman menempatkan bahaya radiasi matahari setara dengan polusi lingkungan.

"Paparan UV adalah salah satu faktor stres lingkungan yang saya masukkan dalam daftar yang sama dengan merokok, polusi, dan pemrosesan kimia, karena benar-benar berkontribusi pada kerusakan rambut dan kulit kepala," tegas Dr. Bauman.

Ia juga menyoroti area garis belahan rambut yang sering luput dari perlindungan. Kulit kepala dan garis belahan rambut adalah area yang terpapar sinar matahari tinggi yang hampir tidak pernah dilindungi orang, dan UV menghasilkan stres oksidatif serta peradangan tingkat rendah pada folikel.

7. Asupan Gizi

Batang rambut terbentuk dari protein keratin. Dr. Bauman menekankan pentingnya asupan makanan bergizi tinggi untuk mendukung produksi sel rambut baru:

"Jika kamu tidak mendapatkan cukup protein berkualitas tinggi, folikel rambut tidak memiliki bahan baku untuk menghasilkan serat yang kuat dan tebal, dan tubuh akan mengurangi prioritas pertumbuhan rambut demi fungsi bertahan hidup," tutur dr. Bauman.

Ia merekomendasikan konsumsi telur, ikan, tahu, lentil, ayam, greek yogurt, serta gizi pelengkap seperti Omega-3, zat besi, dan Vitamin D.

8. Longgarkan Ikat Rambut

Gaya rambut kuncir atau sanggul yang terlalu ketat dapat menyebabkan traction alopecia (kerontokan akibat tarikan kronis). Dr. Collins menyarankan penggunaan ikat rambut berbahan kain lembut atau sutra (scrunchie).

"Hindari karet gelang yang ketat, terutama yang memiliki komponen logam, dapat menyebabkan kerusakan dan patah rambut seiring waktu," Dr. Collins mengingatkan.

9. Perawatan Ekstra Sebelum Tidur

Pastikan rambut benar-benar kering sebelum merebahkan diri di tempat tidur. Dr. Collins menyarankan penggunaan sarung bantal berbahan sutra atau satin guna mengurangi gesekan saat tidur yang dapat memicu rambut kusut dan patah.

Pilihan Editor: Tips Merawat Rambut Rusak dan Menipis Karena Polusi

YOUR TANGO | SILVY RIANA PUTRI

Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |