Liputan6.com, Jakarta - Dalam khazanah spiritual Islam, lafal Allahumma barik menjadi salah satu bacaan yang paling sering diucapkan. Allahumma barik artinya adalah “Ya Allah, berkahilah”. Lafal yang ringkas namun sarat makna ini menjadi permohonan agar Allah SWT melimpahkan keberkahan, kebaikan, dan manfaat dalam setiap hal yang didoakan.
Keistimewaan doa ini terletak pada kesederhanaannya, hanya terdiri dari dua kata, namun mencakup permohonan yang sangat luas. Keberkahan yang dimohon tidak terbatas pada satu aspek saja, melainkan mencakup seluruh dimensi kehidupan: rezeki, umur, keluarga, pekerjaan, waktu, dan segala hal baik lainnya. Inilah mengapa Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memperbanyak doa ini dalam berbagai situasi.
Allah SWT sendiri memerintahkan hamba-Nya untuk berdoa dalam firman-Nya: “Dan Tuhanmu berfirman: 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.'” (QS. Al-Ghafir: 60). Doa “Allahumma barik” adalah salah satu wujud ketaatan dan pengakuan bahwa segala kebaikan hanya datang dari Allah dan hanya kepada-Nyalah tempat memohon keberkahan.
Dalam kitab Doa-Doa Pilihan Terbaik, Syaikh Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr menjelaskan bahwa doa-doa yang diajarkan Rasulullah SAW, termasuk doa memohon keberkahan, adalah “jawami’ul ad’iyyah”, doa-doa yang mencakup segala kebaikan dunia dan akhirat.
Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar juga mengumpulkan berbagai doa yang diawali dengan permohonan keberkahan sebagai bagian dari amalan yang harus dijaga setiap hari.
Tulisan Arab, Latin, dan Arti Allahumma Barik
Berikut adalah bacaan lengkap “Allahumma barik” beserta variasinya berdasarkan objek yang didoakan:
Tulisan Arab: اللّٰهُمَّ بَارِكْ
Latin: Allāhumma bārik
Artinya: “Ya Allah, berkahilah”
Variasi Berdasarkan Objek Doa
1. Untuk Laki-laki
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَهُ
Allāhumma bārik lahu
“Ya Allah, berkahilah dia (laki-laki)”
2. Untuk Perempuan
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَهَا
Allāhumma bārik lahā
“Ya Allah, berkahilah dia (perempuan)”
3. Untuk Dua Orang
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَهُمَا
Allāhumma bārik lahumā
“Ya Allah, berilah berkah pada keduanya”
4. Untuk Benda atau Hal
اللّٰهُمَّ بَارِكْ فِيهِ
Allāhumma bārik fīhi
“Ya Allah, berkahilah padanya (benda/hal)”
5. Untuk Rezeki
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا
Allāhumma bārik lanā fīmā razaqtanā
“Ya Allah, berkahilah kami pada rezeki yang Engkau berikan kepada kami”
6. Untuk Umur
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لِي فِي عُمُرِي
Allāhumma bārik lī fī ‘umurī
“Ya Allah, berkahilah umurku”
Makna Mendalam Allahumma Barik
Secara bahasa, “Allahumma barik” terdiri dari dua kata:
Allahumma (اللّٰهُمَّ) — panggilan langsung kepada Allah yang berarti “Ya Allah” atau “Wahai Allah”
Barik (بَارِكْ) — berasal dari kata kerja baraka yang berarti memberikan berkah, kebaikan, dan keberuntungan
Makna “berkah” dalam Islam tidak sekadar bertambahnya jumlah atau kuantitas. Keberkahan adalah ziyadatul khair—bertambahnya kebaikan dan manfaat dalam sesuatu. Sesuatu yang diberkahi Allah akan membawa kebaikan yang melimpah, baik di dunia maupun di akhirat, serta memberikan manfaat yang luas bagi pemiliknya dan orang-orang di sekitarnya.
Doa ini juga mengandung pengakuan bahwa segala kebaikan yang dimiliki seseorang—rezeki, kesehatan, keluarga, atau pencapaian—adalah anugerah dari Allah semata. Dengan mengucapkan “Allahumma barik”, seorang muslim menyandarkan segala nikmat tersebut kembali kepada Pemiliknya dan memohon agar nikmat itu terus membawa kebaikan.
Dalam konteks spiritual yang lebih dalam, doa ini adalah bentuk tawakal dan kerendahan hati. Seorang hamba yang mengucapkannya mengakui bahwa tanpa keberkahan dari Allah, segala sesuatu yang dimiliki tidak akan berarti. Keberkahanlah yang menjadikan yang sedikit terasa cukup dan yang banyak membawa manfaat.
Penggunaan Lafal Allahumma Barik
Lafal “Allahumma barik” dapat digunakan dalam berbagai situasi dan konteks. Berikut adalah penjelasan lengkapnya:
1. Saat Melihat Sesuatu yang Menakjubkan atau Membahagiakan
Salah satu penggunaan yang paling penting dari “Allahumma barik” adalah ketika seseorang melihat sesuatu yang indah, menakjubkan, atau membahagiakan pada diri orang lain. Rasulullah SAW mengajarkan agar ketika melihat sesuatu yang mengagumkan pada saudaranya, hendaknya ia mendoakan keberkahan untuknya.
Penggunaan ini sangat dianjurkan karena dapat mencegah penyakit ‘ain (pandangan mata yang membawa mudarat). Penyakit ‘ain adalah pengaruh buruk yang timbul dari pandangan mata yang disertai rasa kagum atau dengki, yang dapat menyebabkan mudarat pada orang yang dipandang. Dengan mengucapkan “Allahumma barik” atau “Barakallahu fiik” saat memuji, seseorang menetralisir potensi bahaya dari pandangan kagumnya dengan menyandarkan segala keindahan tersebut kembali kepada Allah SWT.
2. Sebagai Doa Sebelum Makan
“Allahumma barik” juga menjadi bagian dari doa sebelum makan. Bacaan lengkapnya adalah:
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Allāhumma bārik lanā fīmā razaqtanā wa qinā ‘adzāban nār
“Ya Allah, berkahilah rezeki yang Engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka”
Doa ini memohon keberkahan atas makanan yang akan dikonsumsi, sehingga makanan tersebut menjadi sumber energi yang bermanfaat bagi tubuh dan ibadah.
3. Saat Mendoakan Pasangan atau Keluarga
Doa ini juga digunakan untuk mendoakan keberkahan bagi pasangan dan keluarga. Rasulullah SAW mengucapkan doa ini saat mendoakan pernikahan Abu Thalhah:
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لَهُمَا
“Ya Allah, berilah berkah pada keduanya”
Contoh lain adalah doa untuk keberkahan dalam keluarga:
اللّٰهُمَّ بَارِكْ لِي فِي أَهْلِي وَبَارِكْ لَهُمْ فِيَّ “Ya Allah, berkahilah aku dalam keluargaku dan berkahilah mereka dalam diriku”
4. Dalam Doa dan Dzikir Sehari-hari
“Allahumma barik” dapat digunakan sebagai pembuka doa atau sebagai doa mandiri dalam berbagai kesempatan:
• Saat memohon keberkahan rezeki
• Saat memohon keberkahan umur
• Saat memohon keberkahan dalam pekerjaan
• Saat memohon keberkahan dalam segala urusan
5. Perbedaan dengan “Barakallah”
Meskipun memiliki akar kata yang sama, “Allahumma barik” dan “Barakallah” memiliki perbedaan dalam penggunaannya:
• Allahumma barik: Umumnya digunakan sebagai doa untuk memohon keberkahan kepada Allah atas sesuatu atau seseorang, dengan menyebut langsung nama Allah dalam panggilan “Allahumma”
• Barakallah fiik: Lebih sering digunakan sebagai ucapan selamat, terima kasih, atau doa langsung kepada lawan bicara
Hikmah Lafal Allahumma Barik
1. Menyandarkan Segala Nikmat kepada Allah
Dengan mengucapkan “Allahumma barik”, seorang muslim mengakui bahwa segala kebaikan yang dimiliki berasal dari Allah semata. Ini adalah bentuk tawakal dan pengakuan bahwa tanpa izin dan keberkahan-Nya, segala sesuatu tidak akan berarti.
2. Melindungi Diri dan Orang Lain dari Penyakit ‘Ain
Salah satu hikmah terpenting dari doa ini adalah sebagai benteng perlindungan dari pengaruh buruk pandangan mata. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa ketika melihat sesuatu yang menakjubkan pada orang lain, hendaknya mendoakan keberkahan untuknya agar terhindar dari penyakit ‘ain.
3. Mendatangkan Keberkahan dalam Segala Aspek Kehidupan
Doa ini memohon agar Allah melimpahkan kebaikan dan manfaat dalam setiap nikmat yang diberikan. Keberkahan membuat yang sedikit menjadi cukup, yang sulit menjadi mudah, dan yang sementara menjadi abadi dalam kebaikan.
4. Menumbuhkan Rasa Syukur dan Kerendahan Hati
Dengan senantiasa memohon keberkahan, seorang muslim akan lebih menyadari bahwa segala sesuatu adalah anugerah. Kesadaran ini melahirkan rasa syukur yang mendalam dan kerendahan hati di hadapan Allah dan sesama manusia.
5. Mendapatkan Pahala Dzikir dan Doa
Setiap ucapan “Allahumma barik” adalah bentuk dzikir dan doa yang bernilai ibadah. Dengan mengamalkannya secara konsisten, seorang muslim mendapatkan pahala sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Pertanyaan Seputar Bacaan Allahumma barik
1. Apa arti Allahumma barik secara bahasa?
Allahumma barik berasal dari bahasa Arab: “Allahumma” yang berarti “Ya Allah” dan “barik” yang berarti “berkahilah” atau “berikanlah berkah”. Secara keseluruhan, artinya adalah “Ya Allah, berkahilah”.
2. Kapan waktu yang tepat mengucapkan Allahumma barik?
Allahumma barik dapat diucapkan kapan saja, terutama saat melihat sesuatu yang menakjubkan, saat mendoakan orang lain, saat sebelum makan, saat mendoakan pasangan atau keluarga, dan dalam berbagai doa serta dzikir sehari-hari.
3. Apa perbedaan Allahumma barik dan Barakallah?
Allahumma barik adalah doa yang diucapkan untuk memohon keberkahan dari Allah atas sesuatu atau seseorang dengan menyebut langsung nama Allah dalam panggilan “Allahumma”. Sementara Barakallah fiik lebih sering digunakan sebagai ucapan selamat, terima kasih, atau doa langsung kepada lawan bicara.
4. Apakah Allahumma barik bisa mencegah penyakit ain?
Ya. Rasulullah SAW mengajarkan bahwa ketika melihat sesuatu yang mengagumkan pada orang lain, hendaknya mendoakan keberkahan untuknya. Dengan mengucapkan “Allahumma barik” atau “Barakallahu fiik” saat memuji, seseorang menetralisir potensi bahaya dari pandangan kagumnya, sehingga terhindar dari penyakit ain.
5. Bagaimana cara menjawab ucapan Allahumma barik?
Ketika seseorang mendoakan kita dengan “Allahumma barik”, kita dapat menjawab dengan doa yang serupa, seperti “Amin” sebagai bentuk persetujuan doa, atau membalas dengan doa kebaikan lainnya seperti “Barakallahu fiik” (Semoga Allah memberkahimu) atau “Wa fiika barakallah” (Dan semoga Allah memberkahimu juga).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5156168/original/093553200_1741427681-27937ed9a460ba252f86ffad909d8657.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4859531/original/051220700_1718070898-pexels-serhattugg-20558485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3407493/original/089717300_1616386310-ramadan-2412453_1280.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397187/original/001577400_1761803406-ilustrasi_berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4374139/original/096709100_1679981555-pexels-alena-darmel-8164742.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4766225/original/046556200_1709881475-masjid-pogung-raya-LhNePx4kde0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4613288/original/001487900_1697515634-_fpdl.in__eid-concept-with-group-friends_23-2147799363_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4206904/original/051627000_1666947484-doa-keselamatan-dunia-akhirat-arab-dan-latin-amalkan-setiap-hari.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4889994/original/071009200_1720767600-pexels-zeynep-sude-emek-193601188-20785719.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3187901/original/087360700_1595477323-courtyard-kalyan-mosque-sunset-bukhara-uzbekistan_196911-7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4439341/original/074219600_1684915362-ibrahim-uz-3Z3RvzpVAqM-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010958/original/004782000_1651214800-20220429-Itikaf-Lailatul-Qadar-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5411106/original/063435600_1763002197-muslim-boy-learning-how-make-dua-allah__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4637359/original/021769800_1699254998-pexels-timur-weber-9127593.jpg)















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220347/original/094913800_1747281277-41961081_8976420.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558454/original/058152900_1776419419-cek_fakta_-_petani_milenial_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5327298/original/085035000_1756177391-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__83_.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4449837/original/055086300_1685614290-WhatsApp_Image_2023-06-01_at_17.06.22.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4909950/original/090842100_1722854822-WhatsApp_Image_2024-08-05_at_17.40.39_50d920d6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4120045/original/038413400_1660195971-pexels-david-mceachan-87500.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5531332/original/004830000_1773565920-bantuan_DAP_australia_umat_kristen.jpg)
