Hoaks Bantuan Incar Umat Beragama, Simak Daftarnya

12 hours ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks bantuan untuk umat beragam adalah ancaman nyata di era digital yang dapat merugikan banyak pihak. Kabar bohong ini harus diwaspadai sebab dapat menyesatkan dan menimbulkan kerugian.

Dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan, serta melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima, kita dapat melindungi diri dan orang lain dari dampak negatif hoaks.

Untuk memudahkan masyarakat mengindari dan mengenali hoaks terkait bantuan keagamaan, Cek Fakta Liputan6.com pun telah menelusuri dan mengungkap sejumlah hoaks,simak daftarnya.

Dana Bantuan DAP dari China untuk Umat Hindu di Indonesia

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran dana bantuan Direct Aid Program (DAP) dari China untuk umat Hindu di Indonesia. Informasi tersebut diunggah salah satu akun TikTok, pada 30 Maret 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Om Swastyastu 🙏

Kabar baik untuk umat Hindu di Indonesia!

Program bantuan D.A.P dari China telah resmi dibuka dengan nominal bantuan mulai dari 150 juta hingga 2 milyar 💰Program ini bertujuan untuk:

✨ Membantu modal usaha pribadi

✨ Mendukung pembangunan pura & kegiatan umat

📌 Kuota terbatas & seleksi berjalan cepat!

Jangan sampai ketinggalan kesempatan emas ini

Segera daftar sekarang dan manfaatkan bantuan ini sebaik mungkin 🙏🔥"

Akun ini mengarahkan kepada warganet yang bertanya di kolom komentar bahwa untuk info pendaftaran hubungi penanggung jawab, kontak nya ada di bio profil.

Lalu benarkah link pendaftaran dana bantuan DAP dari China untuk umat Hindu di Indonesia? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Pendaftaran Bantuan Dana dari Ditjen Bimas Kristen

Tim Cek Fakta menemukan postingan cara mendapatkan bantuan dana dari Ditjen Bimas Kristen secara online. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 29 Maret 2026.

Berikut isi postingannya:

"Halo Semuanya..!!!

Sekadar kami informasi bahwa kini DITJEN BIMAS KRISTEN dengan sistem terbaru yaitu berbasis online melayani bantuan dana DAP di seluruh wilayah indonesia dengan proses Acc cepat hanya butuh waktu 30 menit, Apalagi tanpa harus mengeluarkan biaya administrasi ataupun deposit terlebih dahulu.

semester pertama 2026, Bantuan DAP(Direct Aid Program) ini bertujuan untuk menyalurkan Dana kepada saudara/saudari kristen maupun non kristen dan tempat ibadah,yatim piatu,dll..

Bantuan tersebut disalurkan dan diberikan untuk saudara/saudari yang berada di berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terpencil yang sulit dijangkau melalui berbasis online,Inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan strategis pemerintah Australia dalam mendukung kebebasan beragama di seluruh Indonesia

"Bantuan ini menjadi bagian penting dalam kebijakan untuk mendukung kebebasan beragama dan memperkuat peran penting perekonomian masyarakat"

Postingan itu juga disertai foto dengan logo Kementerian Agama dan disertai tanda tangan dari Dr Jeane Marie Tulung sebagai Dirjen Bimas Kristen.

Lalu benarkah postingan cara mendapatkan bantuan dana dari Ditjen Bimas Kristen secara online? Simak dalam artikel berikut ini...

Dirjen Bimas Islam Kemenag Umumkan Hibah dari Arab Saudi untuk 500 Orang

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag) Abu Rokhmad menyampaikan bantuan dana hibah dari Arab Saudi untuk 500 penerima. Informasi diunggah salah satu akun di Facebook pada 4 April 2026.

Berikut isi unggahannya:

"Bagi Masyarakat Agama Muslim Yang Belum Menerima Bantuan Dana Hibah Segera Daftar Sekarang Sebelum Terlambat, Karena Bantuan Ini Untuk Periode Tahun 2026 Akan Segera Di Tutup.Terima Kasih.🙏🙏🙏👏👏👏"

Turut menyertakan video berita dari Kompas TV, dengan narasi sebagai berikut:

"Berita viral, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad memberikan klarifikasi dan angkat bicara terkait isu bantuan dana hibah dari Arab Saudi, dalam pernyataannya beliau menyampaikan penjelasan secara terbuka untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di tengah masyarakat, berikut penjelasan lengkapnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh saya Abu Rokhmad Direktur Jenderal Pendidikan Islam ingin menyampaikan bahwa telah tersedia bantuan dana hibah dari pemerintah Arab Saudi untuk umat Islam di Indonesia.

Program ini khusus bagi 500 orang penerima, bagi yang ingin mendapatkan bantuan silakan daftarkan diri anda sekarang"

Terdapat menu kirim pesan dalam postingan.

Lalu benarkah klaim video Dirjen Bimas Islam Abu Rokhmad  menyampaikan bantuan dana hibah dari Arab Saudi untuk 500 penerima? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |