KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Tulungagung, Jawa Timur. Salah satu barang bukti yang disita berupa uang tunai. Komisi antirasuah belum merinci jumlah uang dan barang bukti lainnya karena proses pendalaman masih berlangsung.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan operasi senyap tersebut juga menjaring sejumlah pihak, termasuk Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. “Para pihak tersebut sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung KPK Merah Putih,” kata Budi dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 11 April 2026.
KPK menangkap 16 orang dalam OTT di Tulungagung pada Jumat, 10 April 2026. Para pihak tersebut menjalani pemeriksaan awal di Markas Kepolisian Resor Kota Tulungagung.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Tim Kedeputian Penindakan dan Eksekusi KPK membawa 13 orang ke Jakarta pada hari yang sama, yakni Bupati Tulungagung, 11 orang dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung, serta satu pihak lainnya.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu mengatakan perkara yang menjerat Gatut Sunu Wibowo merupakan dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Asep belum merinci detail perkara tersebut karena penyidik masih mendalami para pihak yang terjaring OTT. “Pemerasan,” kata Asep dalam keterangan tertulis pada Sabtu.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Gatut Sunu Wibowo tercatat memiliki kekayaan sebesar Rp20 miliar. Dalam LHKPN tertanggal 3 Maret 2026, Gatut yang lahir pada 17 Desember 1967 (58 tahun pada 2025) memiliki aset tanah dan bangunan di sejumlah daerah, antara lain di Kota Tulungagung, Kota Trenggalek, serta Kota Tanah Laut, Kalimantan Selatan, dengan total nilai Rp14 miliar.
Selain itu, Gatut memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp3 miliar. Ia tercatat memiliki 18 kendaraan, antara lain delapan truk Mitsubishi dari berbagai tahun, serta empat mobil jenis Multi Purpose Vehicle (MPV), yakni Toyota Alphard, Toyota Innova tahun 2021, Toyota Innova Zenix tahun 2024, dan Toyota Land Cruiser tahun 2013.
Gatut juga memiliki enam kendaraan roda dua, yaitu Honda SPM Solo tahun 2006, 2007, 2008, 2012, dan 2015, serta Yamaha SPM Solo tahun 2005. Selain itu, ia memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp 1,7 miliar. Dalam LHKPN tersebut, Gatut tercatat tidak memiliki utang.
Pilihan Editor: Cara Mencegah Otoritarianisme RUU Perampasan Aset




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2559362/original/076937200_1546315450-20190101-Kembang-Api-Ancol-5.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755908/original/073849700_1414158415-x6.jpg)
