Kumpulan Hoaks Utang Pemerintah Indonesia, Simak Biar Tak Terpengaruh

1 day ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Isu utang pemerintah Indonesia kerap menjadi sasaran empuk penyebaran hoaks di tengah masyarakat. Klaim-klaim yang beredar seringkali memuat angka fantastis atau narasi yang menyesatkan, menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara. 

Penyebaran hoaks ini tidak hanya berdampak pada opini publik, tetapi juga dapat mengganggu stabilitas ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memverifikasi kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut.

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap beragam hoaks terkait utang pemerintah, simak daftarnya.

Artikel Jokowi Sebut Rakyat Akan Patungan 3 Tahun Untuk Bayar Utang Kereta Cepat

Beredar di media sosial postingan artikel Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang kereta cepat jika Menkeu tak mau membayar. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 27 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Jokowi Muda Saja Jika Menkeu Tidak Mau Bayar Utang Kereta Cepat Atau Whoosh Rakyatkan Ada Patungan Membayar Utang Whoosh Tiga Tahun Lunas"

Akun itu menambahkan narasi:

"Apakah kita siap PATUNGAN untuk bayar hutang whooos? Kalau gw cuma mo bilang..”KEPALA LU PEANG”,,!"

Lalu benarkah postingan artikel Jokowi menyebut rakyat akan patungan selama tiga tahun untuk membayar utang kereta cepat jika Menkeu tak mau membayar? Simak dalam artikel berikut ini...

Video Proses Penandatanganan Bukti Pelunasan Utang Indonesia ke China

Beredar di media sosial postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China. Postingan itu beredar sejak dua pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 5 April 2024.

Dalam postingannya terdapat video Menlu RI Retno Marsudi dengan utusan dari China. Di belakangnya juga terdapat Presiden RI Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping.

Video itu disertai narasi "Proses Penandatanganan Bukti Pelunasan Hutang Indonesia ke China"

Lalu benarkah postingan video proses penandatanganan bukti pelunasan utang Indonesia ke China? Simak dalam artikel berikut ini...

Artikel Luhut Sebut Rakyat Akan Bayar Utang Kereta Cepat Jika Menkeu Purbaya Tak Mau Membayarnya

Beredar di media sosial postingan artikel Luhut Binsar Pandjaitan menyebut rakyat akan membayar utang kereta cepat jika Menkeu Purbaya tidak mau membayarnya. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 25 Oktober 2025.

Dalam postingannya terdapat cuplikan layar artikel dari Gelora News berjudul:

"Luhut Binsar Panjaitan Jika Menkeu Purbaya Tidak Mau Sama Sekali Bayar Hutang kereta Cepat Rakyatlah Yang Akan Ikut Bayar Hutang Pemerintah Tersebut"

Akun itu menambahkan narasi:

"Pernyataan Si Opung"

Lalu benarkah postingan artikel Luhut menyebut rakyat akan membayar utang kereta cepat jika Menkeu Purbaya tidak mau membayarnya? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |