Prabowo: Saya 4 Kali Kalah tapi Tak Pernah Ganggu Pemimpin

6 hours ago 3

PRESIDEN Prabowo Subianto berharap para elite politik di Indonesia dapat bekerja sama. Ia mencontohkan pengalamannya yang gagal dalam pemilihan umum atau Pemilu sebanyak empat kali namun tidak mengganggu mandat pemimpin terpilih.

Prabowo menyampaikan pandangannya itu saat berpidato di hadapan ribuan rektor, dekan, hingga dosen di Jakarta International Convention Center pada Jumat, 26 Juni 2026. Awalnya, ia mengatakan masalah bernegara perlu direnungkan secara bersama-sama.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ketua Umum Partai Gerindra ini mengklaim selalu berpolitik dengan cara damai. "Saya selalu berusaha dengan persuasif. Sebagai pemimpin politik, saya dipilih secara demokratis," ucap Prabowo dari podium.

Mantan menteri pertahanan ini lalu menyinggung dirinya yang empat kali gagal dalam Pemilu. Prabowo gagal menjadi calon presiden dalam konvensi Partai Golkar pada Pemilu 2004. Ia juga kalah dalam Pemilu 2009 sebagai calon wakil presiden dan pada 2014 dan 2019 sebagai calon presiden.

Prabowo lalu berkata ia baru terpilih setelah lima kali meminta mandat kepada rakyat. Selama empat kali gagal Pemilu, ia berujar, dirinya tak mengganggu pemerintahan terpilih. "Empat kali saya kalah, tapi saya tidak mengganggu pemimpin yang dapat mandat," tuturnya.

Pensiunan jenderal Angkatan Darat ini berujar, kalah Pemilu sebenarnya adalah pengalaman yang menyedihkan. Namun, ia menyampaikan pihak yang kalah harus menerimanya agar bangsa Indonesia tidak gaduh. "Kalah itu sedih sebenarnya, tapi saya sadar, saya mengerti alternatifnya apa," tuturnya.

Prabowo berujar paham bahwa bangsa Indonesia sudah sepakat ingin hidup dalam demokrasi di mana rakyat memiliki kedaulatan. "Kedaulatan rakyat dalam demokrasi wujudnya adalah pemilihan," ucap Prabowo.

Forum bertajuk "Sarasehan Kebangsaan" yang dihadiri Prabowo merupakan bagian dari Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia yang digelar Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Acara ini membawa tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia".

Sejumlah anggota kabinet ikut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Mendiktisaintek Brian Yuliarto, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |