Video Hoaks Semakin Marak, Kenali Ragamnya

10 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Video hoaks menjadi ancaman serius di tengah derasnya arus informasi digital. Fenomena ini merujuk pada bentuk disinformasi berupa klip visual yang sengaja dimanipulasi atau disajikan di luar konteks aslinya. Tujuannya beragam, mulai dari menggiring opini, menyebarkan kepanikan, hingga merusak reputasi individu atau kelompok tertentu.

Penyebaran video hoaks ini sangat cepat dan masif, terutama melalui platform media sosial. Kemudahan akses dan fitur berbagi membuat informasi, baik benar maupun salah, dapat tersebar ke jutaan orang dalam hitungan detik.

Oleh karena itu, kemampuan untuk membedakan antara informasi yang valid dan hoaks menjadi sangat krusial bagi setiap individu, untuk memudahkan mengenali video hoaks yang beredar, simak daftar berikut ini.

 Video Israel Jadi Lautan Api

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Israel jadi lautan api, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, 3 Maret 2026.

Klaim video Israel jadi lautan api menampilkan sejumlah mobil berhenti di jalan, terlihat langit berwarna merah dan sejumlah titik terang.

Unggahan tersebut disertai dengan tulisan sebagai berikut.

"Apa ini. Yang di Namakan lautan Api

Israel jadi lautan api

Detik-detik dimana langit Isr4el mulai memerah, terdengar jelas suara wanita histeris!

#Lautanapi #Israel #iran perang api"

Benarkah klaim video Israel jadi lautan api? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

Video Menag Nasaruddin Umar Umumkan Program Berbagi Rezeki

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim video Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengumumkan program Kementerian Agama (Kemenag) berbagi rezeki. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 25 Februari 2026.

Berikut isi unggahan yang berupa video pernyataan Nasaruddin Umar:

"Salam sejahtera untuk kita semua, siapapun dari kalian yang melihat video ini dan sedang dalam keadaan kesulitan ekonomi dan membutuhkan suntikan dana untuk modal usaha untuk bayar hutang ataupun biaya sekolah silakan hubungi saya, karena kami sedang mengadakan program berbagi rezeki yang berlaku untuk semua orang yang benar benar membutuhkan program ini benar dan tentunya resmi. Jangan lewatkan kesempatan ini, sebab kesempatan tidak akan datang dua kali."

Sedangkan caption pada unggahan berisi tulisan sebagai berikut: 

"KEMENAG RI BERBAGI

JANGAN LEWATKAN KESEMPATAN INI SEBAB KESEMPATAN TIDAK ADA DATANG 2X"

Terdapat menu Silakan Daftar di Messenger dan link kirim pesan dalam postingan yang beredar tersebut.

Lalu benarkah klaim video Menag Nasaruddin Umar mengumumkan program berbagi rezeki? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Video Tentara Israel Diserang Ribuan Lebah

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan video yang mengklaim tentara Israel diserang ribuan lebah di kapal perang. Video itu beredar sejak akhir pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 7 Maret 2026.

Dalam postingannya terdapat sejumlah tentara di atas kapal perang yang sedang diserang ribuan lebah. Bahkan beberapa tentara ada yang melompat dari kapal untuk menghindari serangan lebah itu.

Video itu disertai narasi:

"Terbaru, tentara Israel, di serang Ribuan Lebah, Apalah ini tanda Bahwa Alloh murka Pada Israel"

Lalu benarkah postingan video yang mengklaim tentara Israel diserang ribuan lebah di kapal perang? Simak dalam artikel berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |