Liputan6.com, Jakarta - Bulan Rajab merupakan salah satu bulan mulia dalam kalender Hijriyah yang selalu dinanti umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan amalan kebaikan. Dalil kemuliaan Rajab termaktub dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 36, yang artinya:
"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan,326) (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauhulmahfuz) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa,".
Namun, seringkali muncul pertanyaan mengenai kapan 1 Rajab 2025 jatuh, terutama karena penanggalan Hijriyah dan Masehi memiliki sistem yang berbeda. Pada tahun 2025 Masehi ini, umat Islam akan menjumpai dua kali bulan Rajab, yakni 1 Rajab 1446 Hijriyah yang bertepatan dengan awal tahun Masehi, dan 1 Rajab 1447 Hijriyah yang akan datang menjelang akhir tahun.
Memahami perbedaan sistem penanggalan ini menjadi penting agar umat Muslim dapat mempersiapkan diri dan melaksanakan berbagai amalan sunah yang dianjurkan selama bulan Rajab. Jadi, 1 Rajab 2025 jatuh pada tanggal berapa? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
1 Rajab 1447 Hijriyah: Menjelang Akhir Tahun Masehi
Berdasarkan kalender Hijriyah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, 1 Rajab 1447 Hijriyah diperkirakan jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.
Malam 1 Rajab 1447 Hijriyah akan berlangsung pada Sabtu, 20 Desember 2025, setelah Maghrib. Penetapan tanggal ini dapat bergantung pada hasil rukyatul hilal (pengamatan bulan sabit) atau posisi bulan, meskipun kalender resmi sudah memberikan perkiraan. Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah juga menetapkan 1 Rajab 1447 Hijriyah pada 21 Desember 2025.
Tahun 2025 tergolong unik karena memiliki dua tanggal 1 Rajab dalam kalender Hijriyah. Yaitu 1 Rajab 1446 Hijriyah, pada tahun yang sama juga akan ada 1 Rajab 1447 Hijriyah. Awal bulan Rajab 1446 H jatuh pada Rabu, 1 Januari 2025.
Memahami Perbedaan Penanggalan Rajab di Tahun 2025
Perbedaan tanggal 1 Rajab yang muncul dalam tahun 2025 Masehi disebabkan oleh dua hal utama. Pertama, tahun 2025 Masehi mencakup dua periode bulan Rajab dari dua tahun Hijriyah yang berbeda, yaitu 1 Rajab 1446 H pada awal tahun dan 1 Rajab 1447 H pada akhir tahun.
Kedua, kalender Hijriyah menggunakan sistem penanggalan lunar, di mana awal bulan ditentukan berdasarkan penampakan hilal (bulan sabit baru) atau perhitungan hisab (astronomi). Berbeda dengan kalender Masehi yang berganti hari pada pukul 00.00, dalam penanggalan Islam, satu hari dimulai saat matahari terbenam atau Maghrib.
Sebagai contoh, menurut metode rukyat yang dipakai oleh NU, jika hilal berhasil dirukyat pada 31 Desember 2024, maka 1 Rajab ditetapkan 1 Januari 2025. Namun, jika hilal tidak terlihat, bulan Jumada al-Akhirah akan digenapkan menjadi 30 hari, dan 1 Rajab akan jatuh pada 2 Januari 2025.
Keutamaan Bulan Rajab: Bulan Penuh Berkah dan Ampunan
Bulan Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Hijriyah dan termasuk salah satu dari empat bulan haram (bulan suci) yang dimuliakan Allah SWT, bersama dengan Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharram. Pada bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal ibadah dan menghindari perbuatan dosa.
Bulan ini juga dikenal sebagai Syahr al-Istighfar atau bulan penuh ampunan, di mana umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak istighfar. Rajab sering dimaknai sebagai fase awal persiapan menuju Ramadan, menjadi pengingat untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperbanyak amal saleh.
Salah satu peristiwa penting yang terjadi di bulan Rajab adalah Isra Mikraj, di mana Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu. Oleh karena itu, menghidupkan malam pertama bulan Rajab dengan ibadah adalah amalan yang sangat dianjurkan, karena malam tersebut termasuk salah satu malam yang mustajab.
Pertanyaan Umum Seputar Topik
1. Kapan 1 Rajab 2025 jatuh?
1 Rajab 1446 H jatuh pada 1 Januari 2025, sedangkan 1 Rajab 1447 H diperkirakan pada 21 Desember 2025.
2. Mengapa ada dua tanggal 1 Rajab di tahun 2025 Masehi?
Hal ini disebabkan tahun 2025 Masehi mencakup dua periode bulan Rajab dari tahun Hijriyah yang berbeda, yaitu 1446 H dan 1447 H.
3. Bagaimana penetapan awal bulan Rajab dilakukan?
Penetapan awal bulan Rajab mengacu pada Kalender Hijriyah Kemenag, berdasarkan metode hisab Imkan Rukyat atau rukyatul hilal.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























