Liputan6.com, Jakarta - kata-kata Islami dunia hanya sementara menjadi refleksi mendalam bagi setiap Muslim untuk memposisikan kehidupan materi sebagai sarana, bukan tujuan utama Kehidupan dunia bukanlah tujuan akhir, melainkan hanyalah jembatan penyeberangan atau tempat persinggahan menuju keabadian akhirat.
Hal ini ditegaskan dalam Al-Qur'an surah Al-Hadid ayat 20 yang menyatakan bahwa kehidupan dunia tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.
Rasulullah SAW dalam Hadis Riwayat Bukhari menganjurkan umatnya untuk hidup di dunia layaknya seorang asing atau pengembara yang sekadar melintas. Kesadaran akan kefanaan ini menjadi fondasi penting bagi setiap mukmin agar tidak terjebak dalam ambisi materi yang berlebihan.
KH. Mohamad Winoto dan Hj. Amaliyah Nasrudin, MA dalam buku Penyejuk Qolbu menekankan bahwa dunia hanyalah tempat menanam, sementara akhirat adalah tempat untuk memanen hasilnya secara adil. Seseorang muslim dianjurkan selalu mengarahkan hatinya pada rida Allah, sehingga ia tetap tenang meski diterpa badai ujian maupun kilauan kemewahan.
Berikut ini adalah kata-kata islami dunia hanya sementara, mengutip buku Penyejuk Qolbu dan sumber relevan lainnya.
Kata-Kata Islami Dunia hanya Sementara Inspirasi Al-Qur'an dan Hadis
1. Dunia ini hanyalah kesenangan yang memperdaya bagi mereka yang lalai. Janganlah engkau menukar keabadian akhirat dengan kenikmatan yang akan sirna dalam sekejap mata. (Terinspirasi dari QS. Ali 'Imran: 185)
2. Kehidupan dunia ibarat senda gurau dan permainan yang tidak bermuara pada ketetapan. Fokuslah pada negeri akhirat karena itulah tempat tinggal yang sebenarnya bagi orang yang bertakwa. (Terinspirasi dari QS. Al-An'am: 32)
3. Hiduplah di dunia ini seakan-akan engkau adalah seorang asing atau pengembara yang sedang melintas. Jangan biarkan hatimu terikat pada tempat persinggahan yang akan segera kau tinggalkan. (Hadis Riwayat Bukhari)
4. Perumpamaan dunia dengan akhirat seperti seseorang yang mencelupkan jarinya ke lautan luas. Lihatlah betapa sedikit air yang menempel di jari itu dibanding luasnya samudera keabadian. (Hadis Riwayat Muslim)
5. Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir. Bersabarlah di dalam jeruji ujian ini demi meraih kebebasan yang hakiki di sisi Allah. (Hadis Riwayat Muslim)
6. Kesenangan di bumi ini sangatlah sedikit jika dibandingkan dengan apa yang Allah sediakan di surga. Jangan sampai tetesan air yang kecil membuatmu lupa akan sungai-sungai yang mengalir abadi. (Terinspirasi dari QS. At-Taubah: 38)
7. Kekayaan duniawi tidak akan menyertaimu ke dalam liang lahat yang sempit. Hanya amal jariyah dan ketaatan yang akan menjadi cahaya penuntun di kegelapan kubur. (Hadis Riwayat Bukhari & Muslim)
8. Hari kiamat akan terasa sangat nyata sehingga dunia ini seolah-olah hanya dirasakan sesaat di waktu sore atau pagi hari. Manfaatkanlah waktu yang singkat ini untuk memupuk bekal yang cukup. (Terinspirasi dari QS. An-Nazi'at: 46)
9. Allah tidak melihat pada rupa dan hartamu, melainkan pada hati dan amal perbuatanmu. Dunia mungkin memujimu karena materi, namun langit menilaimu karena ketulusan budi. (Hadis Riwayat Muslim)
10. Kematian adalah pemutus segala kelezatan dunia yang seringkali membuat manusia lupa daratan. Ingatlah penghancur kenikmatan ini agar hatimu tetap rendah hati dan terjaga. (Hadis Riwayat Tirmidzi)
Mutiara Hikmah Sahabat Nabi (Khulafaur Rasyidin)
11. Jadilah seperti burung yang hinggap di dahan pohon hanya untuk beristirahat sejenak. Ia tahu bahwa tujuannya bukan dahan itu, melainkan langit luas yang menantinya. (Abu Bakar Ash-Shiddiq)
12. Siapa yang mencicipi murninya cinta kepada Allah, ia akan merasa hambar terhadap dunia. Baginya, segala kemewahan bumi tak lagi mampu menggoda pandangan matanya. (Abu Bakar Ash-Shiddiq)
13. Hisablah dirimu sebelum kelak engkau akan dihisab oleh Allah di hari pembalasan. Dunia ini adalah ladang untuk bekerja, sedangkan akhirat adalah hari untuk menerima upah. (Umar bin Khattab)
14. Aku tidak peduli apakah aku bangun dalam keadaan kaya atau miskin karena aku tidak tahu mana yang lebih baik bagiku. Keduanya adalah ujian sementara yang akan berakhir saat maut menjemput. (Umar bin Khattab)
15. Dunia adalah bangkai, dan para pencarinya adalah anjing-anjing yang memperebutkannya. Ambillah sekadar kebutuhanmu dan jangan biarkan dirimu ikut menggonggong demi dunia. (Utsman bin Affan)
16. Ketahuilah bahwa dunia ini terlipat dan akan segera berakhir bagi setiap penghuninya. Berbekallah dengan ketakwaan karena itulah satu-satunya pakaian yang tidak akan usang. (Utsman bin Affan)
17. Dunia ini akan pergi meninggalkanmu, sedangkan akhirat akan datang menghampirimu. Jadilah anak-anak akhirat dan jangan menjadi budak-budak dunia yang fana. (Ali bin Abi Thalib)
18. Manusia itu sedang tertidur, dan ketika mereka mati barulah mereka terbangun. Mereka baru menyadari bahwa kemewahan yang mereka kejar hanyalah mimpi yang tidak berbekas. (Ali bin Abi Thalib)
19. Harta itu berkurang jika dinafkahkan, tetapi ilmu dan amal akan bertambah jika dibagikan. Jangan mengejar sesuatu yang akan habis, carilah sesuatu yang akan kekal bersamamu. (Ali bin Abi Thalib)
20. Kesabaran terhadap dunia adalah kunci untuk meraih kemuliaan di akhirat yang abadi. Jangan mengeluh atas sempitnya dunia karena ia hanya jembatan menuju kelapangan surga. (Ali bin Abi Thalib)
Pesan Tabi'in dan Ulama Salaf
21. Wahai anak Adam, sesungguhnya engkau hanyalah kumpulan hari-hari yang terus berkurang. Jika satu hari berlalu, maka sebagian dari dirimu pun ikut hilang menuju liang lahat. (Hasan Al-Basri)
22. Janganlah engkau menjual akhiratmu demi mendapatkan sepotong dunia milik orang lain. Engkau akan rugi dua kali; kehilangan dunia tersebut dan kehilangan nikmat surga. (Hasan Al-Basri)
23. Bekerjalah untuk duniamu sesuai dengan lama waktu tinggalmu di sana. Namun, bekerjalah untuk akhiratmu sesuai dengan lama waktu kau akan kekal di dalamnya. (Sufyan Ats-Tsauri)
24. Dunia ini ibarat bayangan; jika kau mengejarnya ia akan lari, namun jika kau membelakanginya ia akan mengikutimu. Fokuslah pada rida Allah, maka dunia akan datang bersimpuh di kakimu. (Imam Asy-Syafii)
25. Barangsiapa yang ingin menguasai dunia, maka hendaklah ia berilmu. Namun barangsiapa yang ingin selamat di akhirat, maka ia harus lebih mendalami ilmu agama. (Imam Asy-Syafii)
26. Zuhud terhadap dunia bukan berarti mengharamkan yang halal atau membuang harta. Zuhud adalah saat engkau lebih meyakini apa yang ada di tangan Allah daripada apa yang ada di tanganmu sendiri. (Imam Ahmad bin Hanbal)
27. Jika engkau mencintai dunia, maka rasa manis ibadah akan dicabut dari hatimu secara perlahan. Hati yang penuh dengan ambisi duniawi tidak akan memiliki ruang untuk cahaya ilahi. (Malik bin Dinar)
28. Akhirat adalah negeri tempat menetap, sedangkan dunia adalah negeri tempat menyeberang. Janganlah kau hancurkan tempat menetapmu demi memperindah jembatan penyeberanganmu. (Umar bin Abdul Aziz)
29. Betapa banyak amal kecil menjadi besar karena niatnya yang tulus untuk akhirat. Sebaliknya, betapa banyak amal besar menjadi kecil karena niatnya hanya untuk pujian dunia. (Abdullah bin Mubarak)
30. Aku tertawa melihat orang yang mengejar dunia padahal kematian sedang mengejarnya dengan cepat. Ia lalai membangun rumah masa depannya hanya demi memoles rumah kontrakannya. (Ibnu Sirin)
Mutiara Sufi (Penyejuk Qolbu)
31. Dunia ini hanyalah sebuah jembatan, maka seberangilah dan janganlah membangun rumah permanen di atasnya. Fokuslah pada tepian seberang tempat kebahagiaan sejati menantimu. (KH Mohamad Winoto & Hj. Amaliyah Nasrudin, MA)
32. Janganlah engkau mencintai dunia secara berlebihan karena ia pasti akan meninggalkanmu atau engkau yang akan meninggalkannya. Cintailah Dia yang tidak akan pernah pergi dan selalu menunggumu kembali. (KH Mohamad Winoto & Hj. Amaliyah Nasrudin, MA)
33. Kalbu adalah kompas kehidupan yang harus selalu diarahkan kepada Sang Pencipta. Jika kompasmu terpaku pada dunia, engkau akan tersesat di tengah samudera kefanaan. (Kutipan Buku Penyejuk Qolbu)
34. Bersihkan hatimu dari debu-debu keduniawian agar cahaya ketuhanan dapat terpantul dengan sempurna. Hati yang bersih akan melihat dunia sebagai sarana, bukan sebagai tujuan utama. (KH Mohamad Winoto)
35. Dunia adalah tempat menanam benih kebaikan melalui amal saleh dan ketaatan. Akhiratlah tempat yang paling adil untuk memanen segala jerih payahmu selama di bumi. (Hj. Amaliyah Nasrudin, MA)
36. Masalah di dunia ini sifatnya sementara dan pasti akan berlalu seiring berjalannya waktu. Jangan biarkan kesedihan hari ini membuatmu putus asa dari rahmat Allah yang luas. (Kutipan Buku Penyejuk Qolbu)
37. Hidup takkan pernah berarti jika hanya dihabiskan untuk menyesali kekurangan materi. Hidup akan lebih bermakna jika setiap tarikan napas diisi dengan syukur dan zikir kepada-Nya. (Kutipan Buku Penyejuk Qolbu)
38. Sabar dalam menjalani ujian hidup di dunia ibarat meminum jamu yang pahit namun menyehatkan jiwa. Rasa pahit itu akan berganti dengan manisnya pahala yang tak terhingga di sisi-Nya. (KH Mohamad Winoto & Hj. Amaliyah Nasrudin, MA)
39. Semakin bersih hati seseorang, semakin ringan ia dalam menatap badai ujian hidup yang menghampiri. Ia tahu bahwa badai itu hanya singgah sebentar untuk menguji keteguhan imannya. (KH Mohamad Winoto & Hj. Amaliyah Nasrudin, MA)
40. Taat kepada Allah adalah lukisan terindah dalam kehidupan seorang hamba. Meskipun tidak terlihat oleh mata dunia, keindahannya akan terpancar nyata di hari perhitungan. (Hj. Amaliyah Nasrudin, MA)
Renungan tentang Waktu dan Kematian
41. Waktu adalah modal utamamu di dunia yang sangat singkat ini. Janganlah menghambur-hamburkan modalmu untuk membeli barang-barang yang tidak laku di pasar akhirat. (Imam Al-Ghazali)
42. Esok hari adalah rahasia Allah yang belum tentu menjadi milikmu sepenuhnya. Lakukanlah kebaikan hari ini seolah-olah besok adalah hari pertama kau menghadap-Nya. (Ulama Salaf)
43. Keranda mayat tidak memiliki bagasi untuk membawa emas dan perak yang kau kumpulkan. Ia hanya cukup untuk membawa tubuhmu yang terbungkus kain kafan sederhana. (Nasihat Ulama)
44. Suara azan yang kau dengar hari ini mungkin adalah panggilan terakhir sebelum kau disalatkan. Jangan menunda tobat karena malaikat maut tidak pernah berjanji untuk menunggu kesiapanmu. (Nasihat Ulama)
45. Kita seringkali menangis karena kehilangan hal-hal kecil di dunia yang fana. Padahal seharusnya kita menangis karena kehilangan kesempatan untuk beramal sebelum maut menyapa. (Ibnul Jauzi)
46. Napas yang keluar dari paru-parumu adalah langkah pasti menuju ajal yang sudah ditentukan. Hitunglah setiap napasmu sebagai pengingat bahwa masa kontrakmu di bumi semakin berkurang. (Hasan Al-Basri)
47. Dunia ini seperti bayangan awan yang lewat di siang hari yang terik. Ia memberi keteduhan sesaat, namun akan segera sirna tertiup angin waktu yang tak terbendung. (Refleksi Ulama)
48. Jangan tertipu oleh kesehatan masa mudamu karena kematian tidak mengenal urutan usia. Banyak tunas muda yang gugur sebelum sempat melihat bunga-bunga bermekaran. (Refleksi Islami)
49. Kuburan adalah tempat paling jujur karena ia tidak membedakan antara raja dan rakyat jelata. Semua akan kembali ke tanah dan hanya membawa amal sebagai teman setia. (Nasihat Bijak)
50. Hidup di dunia ini hanyalah sekejap mata jika dibandingkan dengan jutaan tahun di alam barzah. Berinvestasilah pada waktu yang panjang dengan meninggalkan kenikmatan yang pendek. (Refleksi Akhirat)
Hikmah dari Ulama
51. Mencintai dunia adalah pangkal dari segala kesalahan dan dosa manusia. Jika cinta itu sudah merasuk, ia akan membutakan mata hati dari kebenaran akhirat. (Ibnu Qayyim)
52. Dunia adalah tempat persinggahan bagi pengembara, bukan tempat menetap bagi penduduk. Jadikan dunia di tanganmu agar mudah dilepas, jangan di hatimu agar tidak menyiksa saat hilang. (Ibnu Qayyim)
53. Kekayaan yang sebenarnya adalah kepuasan hati dengan apa yang telah Allah tetapkan. Barangsiapa yang merasa kurang dengan dunia, ia akan tetap miskin meskipun memiliki segalanya. (Imam Al-Ghazali)
54. Ketahuilah bahwa tubuhmu adalah kendaraan dan jiwamu adalah pengendaranya menuju Allah. Jangan sibuk menghias kendaraan hingga lupa memberi makan sang pengendara. (Imam Al-Ghazali)
55. Keluarkanlah dunia dari hatimu dan letakkan di tanganmu atau di bawah kakimu. Dengan begitu, dunia tidak akan mampu mengendalikan langkahmu menuju Tuhanmu. (Syekh Abdul Qadir Al-Jailani)
56. Jangan biarkan dirimu tertipu oleh indahnya kulit dunia yang penuh dengan racun di dalamnya. Pandanglah dengan mata batin agar engkau tahu hakikat segala sesuatu. (Syekh Abdul Qadir Al-Jailani)
57. Wahai orang yang sibuk membangun istana di dunia, ingatlah bahwa liang kuburmu sedang digali. Jangan sampai rumah sementara itu lebih megah daripada rumah masa depanmu. (Ibnul Jauzi)
58. Surga dunia adalah mengenal Allah dan mencintai-Nya dengan sepenuh jiwa. Barangsiapa yang tidak memasukinya, ia tidak akan bisa memasuki surga di akhirat kelak. (Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah)
59. Tersenyumlah dalam menghadapi kerasnya dunia karena ia tidak layak untuk ditangisi. Kesulitanmu di sini hanya seujung kuku dibanding luasnya rahmat Allah. (Dr. Aidh Al-Qarni)
60. Iman tanpa amal adalah hampa, namun amal tanpa iman adalah sia-sia di mata Tuhan. Dunia ini hanyalah panggung tempat kita membuktikan sejauh mana cinta kita pada-Nya. (Buya Hamka)
Nasihat dan Refleksi Kehidupan
61. Jangan terlalu bersedih atas apa yang hilang darimu di dunia ini. Allah mungkin mengambil sesuatu yang kecil untuk menggantinya dengan sesuatu yang jauh lebih besar di surga. (Nasihat Bijak)
62. Kita semua sedang mengantre menuju pintu kematian yang sama setiap harinya. Urutan antreannya rahasia, maka pastikan engkau selalu dalam keadaan berzikir saat dipanggil. (Refleksi Islami)
63. Dunia tidak akan pernah cukup untuk memuaskan nafsu manusia yang selalu merasa haus. Berhentilah mengejar fatamorgana dan mulailah mencari sumber mata air ketenangan dalam salat. (Kata Mutiara Islami)
64. Kemiskinan di dunia bukanlah kehinaan, dan kekayaan di dunia bukanlah kemuliaan sejati. Keduanya hanyalah alat ujian untuk melihat siapa di antara kita yang paling baik amalnya. (Refleksi Sufi)
65. Terkadang Allah menyempitkan duniamu agar engkau kembali bersujud dan memohon kepada-Nya. Itulah cara Tuhan mengingatkanmu bahwa hanya Dia tempat kembali yang sesungguhnya. (Nasihat Spiritual)
66. Pujian manusia di dunia ini hanya setinggi lidah mereka dan akan hilang setelah mereka berpaling. Carilah pujian dari penduduk langit yang akan kekal mendampingi perjalanan ruhmu. (Mutiara Hikmah)
67. Jika engkau merasa lelah karena urusan dunia, ingatlah bahwa istirahat yang sesaat akan segera datang. Surga adalah tempat di mana rasa lelah tidak akan pernah lagi menyapa penduduknya. (Motivasi Islami)
68. Hiduplah dengan sederhana agar bebanmu ringan saat menempuh perjalanan menuju akhirat. Semakin banyak harta yang kau tumpuk, semakin panjang pula hisab yang harus kau lalui. (Nasihat Ulama)
69. Dunia ini seperti air laut; semakin kau minum, maka rasa hausmu akan semakin menjadi-jadi. Cukupkanlah dirimu dengan air tawar ketaatan yang menyejukkan dahaga jiwa. (Perumpamaan Ulama)
70. Jangan biarkan gemerlap lampu kota membuatmu lupa akan bintang-bintang di langit yang jauh lebih indah. Dunia ini hanya lampu kecil yang akan padam, sedangkan cahaya Allah abadi selamanya. (Analogi Islami)
Motivasi Menghadapi Ujian Dunia
71. Setiap ujian yang kau alami di dunia adalah penggugur dosa-dosa yang pernah kau perbuat. Terimalah dengan rida agar hatimu tenang dan pahalamu terus mengalir deras. (Hadis Riwayat Bukhari)
72. Allah tidak pernah menjanjikan dunia yang tanpa masalah bagi hamba-hamba yang dicintai-Nya. Namun Allah menjanjikan ketabahan dan jalan keluar bagi mereka yang bertakwa. (Refleksi Quran)
73. Jangan iri pada mereka yang mendapatkan dunia namun jauh dari ketaatan kepada Sang Pencipta. Itu hanyalah istidraj, nikmat yang diberikan untuk membuat mereka semakin terperosok dalam kelalaian. (Ibnu Qayyim)
74. Kekuatanmu bukan terletak pada seberapa banyak harta yang kau miliki di rekening bank. Kekuatan sejati adalah saat engkau mampu berkata "Alhamdulillah" di tengah musibah yang melanda. (Nasihat Bijak)
75. Dunia mungkin menertawakan ketaatanmu, namun malaikat di langit sedang mendoakan keselamatanmu. Biarkan dunia dengan opininya, cukup Allah sebagai saksi atas perjuangan imanmu. (Motivasi Iman)
76. Kehilangan harta bisa dicari lagi, namun kehilangan waktu untuk beribadah tidak akan pernah kembali. Gunakanlah sisa umurmu untuk memperbaiki hubungan dengan Allah sebelum terlambat. (Ulama Salaf)
77. Setiap tetes keringatmu dalam mencari nafkah yang halal akan dihitung sebagai sedekah. Niatkanlah segalanya untuk ibadah agar duniamu bernilai akhirat di timbangan Allah. (Hadis Nabi)
78. Jangan membandingkan bab pertama hidupmu dengan bab kesepuluh hidup orang lain di dunia ini. Setiap orang memiliki naskah ujiannya masing-masing yang sudah dirancang dengan sempurna oleh-Nya. (Refleksi Kehidupan)
79. Ketenangan hati tidak dapat dibeli dengan tumpukan emas atau jabatan yang tinggi. Ia hanya bisa didapatkan dengan cara mendekatkan diri kepada Zat yang menggenggam hati manusia. (Ibnu Athaillah)
80. Saat engkau merasa sendirian di dunia ini, ingatlah bahwa Allah selalu bersamamu lebih dekat dari urat leher. Curahkanlah segala keluh kesahmu dalam sujud terakhir yang penuh kepasrahan. (Inspirasi Quran)
Etika di Dunia
81. Kita semua adalah tamu di muka bumi ini dan setiap tamu pasti akan pulang ke rumah asalnya. Bawalah oleh-oleh berupa amal saleh untuk menyambut tuan rumah yang Maha Pemurah. (Analogi Sufi)
82. Jangan merusak "fasilitas" dunia yang disediakan Allah dengan berbuat kerusakan dan maksiat. Gunakanlah segala nikmat bumi untuk membangun kemaslahatan bagi sesama manusia. (Prinsip Khilafah)
83. Seorang mukmin yang cerdas adalah dia yang mampu menaklukkan dunianya tanpa harus menjadi hamba dunia. Ia memegang kendali atas nafsunya dan menjadikannya sarana menuju rida Tuhan. (Imam Al-Ghazali)
84. Saling memaafkanlah sebelum matahari terbenam dan sebelum ajal menjemput nyawa. Dendam hanya akan memberatkan langkahmu saat hendak melintasi jembatan shirath. (Nasihat Akhlak)
85. Dunia akan terasa luas bagi orang yang bersyukur, namun akan terasa sempit bagi orang yang kufur. Luas atau sempitnya dunia bergantung pada bagaimana hatimu memandangnya. (Buya Hamka)
86. Hormatilah sesama penghuni dunia karena kita semua adalah saudara dalam kemanusiaan atau saudara dalam iman. Kebaikan yang kau tabur kepada sesama akan menjadi pelindungmu di hari kiamat. (Nasihat Kemanusiaan)
87. Jangan menjadi sombong hanya karena kau memiliki kecantikan atau ketampanan yang mempesona. Ingatlah bahwa wajah itu akan dimakan oleh tanah dan hanya amal yang akan tetap cantik. (Mutiara Sufi)
88. Ilmu yang bermanfaat adalah warisan terbaik yang bisa kau tinggalkan di dunia yang fana ini. Ia akan terus mengalirkan pahala meskipun jasadmu sudah hancur menyatu dengan bumi. (Hadis Nabi)
89. Berbicaralah yang baik atau diamlah jika kata-katamu hanya akan menambah beban dosa di akhirat. Setiap kata yang terucap di dunia akan dimintai pertanggungjawabannya secara detail. (Hadis Nabi)
90. Jadilah seperti akar yang bekerja dalam diam di dalam tanah untuk menghidupi pohon yang besar. Ia tidak butuh pengakuan dunia, namun perannya sangat vital bagi kelangsungan hidup. (Filosofi Ulama)
Hakikat Dunia dan Akhirat
91. Akhir dari sebuah perjalanan dunia adalah awal dari perjalanan panjang di alam keabadian. Pastikan engkau tidak salah memilih arah sejak langkah pertama di muka bumi ini. (Renungan Kematian)
92. Jangan sampai penyesalan di akhirat menjadi hadiah terakhirmu karena terlalu mencintai dunia. Bertobatlah selagi pintu maaf masih terbuka lebar dan napas masih di kandung badan. (Nasihat Taubat)
93. Dunia ini hanyalah mimpi bagi orang yang tidur, dan kematian adalah saat ia terbangun. Jangan biarkan mimpimu yang indah menghalangimu untuk bersiap menghadapi kenyataan yang nyata. (Ali bin Abi Thalib)
94. Setiap matahari terbit, ia membawa kesempatan baru untuk memperbaiki diri dan menambah bekal. Jangan biarkan matahari terbenam hari ini tanpa ada satu pun kebaikan yang kau lakukan. (Ulama Salaf)
95. Kecintaan pada dunia akan melahirkan kecemasan, sedangkan zuhud pada dunia akan melahirkan ketenangan. Pilihlah jalan yang akan membuat hatimu merasa damai dan tentram selamanya. (Imam Al-Ghazali)
96. Barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuannya, maka Allah akan mencukupkan kebutuhan dunianya. Allah akan mendatangkan dunia kepadanya dalam keadaan dunia itu tunduk dan hina. (Hadis Nabi)
97. Dunia ini ibarat sebuah pasar; sebagian orang untung besar dan sebagian lainnya rugi total. Jadilah pedagang yang cerdas dengan menukarkan harta yang fana untuk surga yang selamanya. (Ibnul Jauzi)
98. Kesulitan di dunia hanyalah ujian kecil untuk mengukur seberapa besar kesetiaanmu kepada Tuhan. Jangan menyerah pada badai yang sebentar jika hadiahnya adalah pelangi yang abadi. (Motivasi Islami)
99. Kita tidak diciptakan untuk dunia, melainkan dunia diciptakan untuk melayani kebutuhan kita menuju Allah. Jangan biarkan alat pelayan ini berubah menjadi majikan yang menjajah jiwamu. (Syekh Abdul Qadir Al-Jailani)
100. Akhir kata, dunia adalah tempat persinggahan yang sebentar namun sangat menentukan nasibmu kelak. Isilah setiap detiknya dengan cinta kepada-Nya agar perjalananmu berakhir di surga-Nya. (KH Mohamad Winoto & Hj. Amaliyah Nasrudin, MA - Penyejuk Qolbu)
People also Ask:
Apa kata motivasi singkat Islami?
10 Quotes Islami Singkat untuk Diri Sendiri"Kadang kita merasa terlambat, padahal Allah tahu timing yang paling pas untukmu."“Rencana boleh banyak, tapi semuanya hanya bisa diwujudkan kalau sudah ditakdirkan oleh Allah.”"Capek boleh, nyerah jangan. ...“Membandingkan diri dengan orang lain tidak ada habisnya.
Apa kata bijak untuk diri sendiri?
Kata bijak untuk diri sendiri fokus pada penerimaan diri, ketahanan, dan pertumbuhan, mengingatkan untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain, belajar dari kegagalan, terus mencoba, bersyukur, dan percaya pada potensi diri untuk menjadi lebih baik dari masa lalu dan menghadapi masa depan dengan optimis. Kuncinya adalah konsistensi, mengambil tindakan, dan mengubah cara pandang negatif menjadi solusi.
Ucapan semoga berkah dalam Islam?
Ucapan berkah dalam Islam adalah ungkapan doa untuk memohon keberkahan dari Allah SWT, seperti "Barakallah" (Semoga Allah memberkahimu/memberi berkah), "Allahumma Barik" (Ya Allah, berkahilah), atau "MasyaAllah Tabarakallah" (Atas kehendak Allah, sungguh diberkahi) untuk mengungkapkan kekaguman dan mengharapkan kebaikan lebih lanjut. Ucapan ini digunakan dalam berbagai momen untuk mendoakan kebaikan, kebahagiaan, dan pertambahan nikmat, sering kali lebih baik daripada ucapan "selamat" biasa, seperti saat pernikahan atau melihat hal baik.
Kata motto hidup islami?
Motto hidup islami berfokus pada ketakwaan, kesabaran, dan amal saleh, dengan contoh seperti "Man jadda wajada" (siapa bersungguh-sungguh akan berhasil), "Setiap kesulitan akan membawa kemudahan" (QS. Al-Insyirah: 5-6), "Berilmu dan beramal, menuju ridha Allah", serta "Cukuplah Allah menjadi penolong kami" (QS. Ali Imran: 173). Motto-motto ini menekankan pentingnya berserah diri kepada Allah, bersyukur, serta berbuat baik agar meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























