Cek Fakta: Hoaks Artikel Ketua BEM SI Buat Pernyataan Menolak PSI dan Jokowi di Daerah Masing-masing

4 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mempostingnya di Facebook. Akun itu mengunggahnya pada 3 Februari 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar dari Kilas Jatim dengan judul sebagai berikut:

"Ketua BEM Seluruh Indonesia Membuat Pernyataan Untuk Menolak Partai PSI Dan Jokowi Di Daerah Propinsi Masing Masing"

Akun itu menambahkan narasi:

"Wilayah² lain sudah tidak mau lagi jadi pion²nya Raja Jawa dan partai PSI, hanya kami orang NTT saja yang selalu mendambakan raja Jawa ini"

Lalu benarkah postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing?

Penelusuran Fakta 

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan artikel yang identik dengan postingan. Artikel itu diunggah laman Kilasjatim.com dengan foto yang sama namun dengan judul berbeda.

Dalam artikel asli berjudul "Kecam Hasil Rapat Baleg DPR yang Anulir Putusan MK, BEM SI Serukan Aksi Turun ke Jalan" dan tayang pada 22 Agustus 2024.

Cek fakta artikel Ketua BEM SI menyatakan menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing

Dalam artikel asli sama sekali tidak membahas penolakan pada Jokowi dan PSI melainkan seruan Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan agar mahasiswa turun ke jalan untuk mengecam hasil rapat panitia kerja Undang-Undang Pilkada dan Badan Legislasi DPR yang menganulir putusan MK.

Sumber:

https://kilasjatim.com/kecam-hasil-rapat-baleg-dpr-yang-anulir-putusan-mk-bem-si-serukan-aksi-turun-ke-jalan/

Kesimpulan

Postingan artikel Ketua BEM Seluruh Indonesia membuat pernyataan untuk menolak PSI dan Jokowi di daerah masing-masing adalah hoaks. Faktanya judul dalam artikel merupakan hasil suntingan.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |