Liputan6.com, Jakarta - Doa-doa harian selama menjalankan rangkaian ibadah haji di luar ritual inti manasik haji sangat penting untuk menjaga momentum spiritual hubungan batin seorang hamba dengan Allah SWT. Meskipun ibadah haji didominasi oleh rukun-rukun fisik seperti tawaf dan wukuf, doa-doa sehari-hari di Tanah Suci sebagaimana dicontohkan nabi, tabi'in dan ulama menjadikan rangakaian perjalanan ibadah haji jadi lebih bermakna.
Doa yang terus dilantunkan menjadikan perjalanan haji menjadi rangkaian zikir yang tak terputus dan menghindarkan jemaah dari kelalaian atau perilaku sia-sia (rafats dan fusuq). Hal ini merupakan bentuk ikrar ketaatan atas perintah Allah SWT. "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku.". (QS. Al-Baqarah: 186).
Syeikh Ibnu Atha'illah as-Sakandari dalam kitab Al-Hikam menjelaskan bahwa doa adalah sarana untuk menampakkan kefakiran dan ketergantungan mutlak seorang hamba kepada Tuhannya. Nilai doa bukan sekadar pada terkabulnya permintaan, melainkan pada kesadaran bahwa seseorang tidak memiliki daya apa pun tanpa pertolongan Allah, sebuah sikap mental yang menjadi inti dari predikat haji mabrur. Berikut doa-doa harian selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
1. Doa Sebelum Keluar Rumah
Merujuk buku Manasik Haji dan Umrah dan ebook Doa dan Dzikir Manasik Haji, terbitan Kemenag RI, Buku Manasik Haji dan Umroh Rosululloh karya Imam Ghazali Said dan laman Badan Pengelola Keuangan Haji, berikut ini adalah doa-doa harian selama menjalankan rangkaian ibadah haji, sejak keberangkatan.
Penting dicatat, doa sehari-hari ini adalah dalam rangka perjalanan haji, di luar doa-doa harian yang dipanjatkan seorang muslim sebagai doa sehari-hari. Doa sehari-hari, seperti doa makan, sesudah makan, mau tidur atau bangun tidur tetap dibacakan.
Sebelum keluar rumah untuk keberangkatan haji, jemaah dianjurkan sholat dua rakaat dengan membaca surat Al-Kafirun dan Al-Ikhlas, lalu berdoa:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانِي بِالْإِسْلَامِ وَأَرْشَدَنِي إِلَى أَدَاءِ مَنَاسِكِي حَاجَةً بِبَيْتِهِ وَمُعْتَمِرًا بِمَشَاعِرِهِ اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى النَّبِيِّ الْأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ أَجْمَعِينَ. اللَّهُمَّ بِك انْتَشَرْت وَإِلَيْك تَوَجَّهْت وَبِك اعْتَصَمْت. اللَّهُمَّ بِكَ أَنْتَ ثِقَتِي وَرَجَائِي، اللَّهُمَّ فَاكْفِنِي مَا هَمَّنِي وَمَالًا أَهْتَمَّ لَهُ اللَّهُمَّ زَوِّدْنِي التَّقْوَى ، وَاغْفِرْ لِي ذَنْبِي وَوَجِّهْنِي لِلْخَيْرِ أَيْنَمَا تَوَجَّهْتُ
Latin: Alhamdu lillahl ladzi hadaaniy bil islami wa arshadaniy Ilaa adaa i manaasikiy hajatan bibaytihi wamu'tamiron binasya'irihi. Allahumma sholli 'alan nabiyyil ummiyi wa 'ala aalihi wa ashaabihi ajma'iyna. Allahumma bikantasyartu wa ilaika tawajjahtu wa bika'tasomtu. Allahumma bika anta tsiqotiy warijaaiy, Allahuma fakfiniy maa hammaniy wa maa laa ahtanma lahu, Allahumma zawwidniy attaqwaa, waghfirliy dzanbiy wawajahniy Lil Khoiri ainamaa tawajjahtu.
Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepadaku dengan Islam dan memberi bimbingan kepadaku untuk menunaikan manasik hajiku di rumah-Nya dan mengerjakan umrah di tempat lambang-lambang (masya'ir) keagungan-Nya. Ya Allah, berilah sholawat atas Nabi yang tidak bisa baca dan tulis beserta keluarga dan para sahabatnya. Ya Allah, bersama-Mu aku bertebaran, kepada-Mu aku menghadap dan dengan-Mu aku berpegang teguh. Ya Allah, Engkau kepercayaanku dan harapanku, maka Ya Allah lindungilah aku dari sesuatu yang menyusahkan dan sesuatu yang tidak aku perlukan. Ya Allah, bekalilah aku dengan takwa dan ampunilah dosaku serta hadapkanlah wajahku pada hal-hal yang baik kemanapun aku menghadapkan.
2. Doa Saat Keluar Rumah
بِسْمِ اللهِ آمَنْتُ بِاللَّهِ بِسْمِ اللَّهِ تَوَجَّهْتُ لِلَّهِ، بِسْمِ اللَّهِ اعْتَصَمْتُ بِاللَّهِ بِسْمِ اللَّهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ وَلَا حَوْلَ وَلا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ أَلعَلِيِّ العَظِيم
Latin: Bismillahi amantu billah. Bismillahi tawajjahtu lillah. Bismillahi'tasamtu billah. Bismillahi tawakaltu 'alallahi la haula wala quwwata illa billahil 'aliyyil 'adzim.
Artinya: Dengan nama Allah aku beriman kepada Allah. Dengan nama Allah aku hadapkan diriku kepada Allah. Dengan nama Allah aku berlindung kepada Allah. Dengan nama Allah aku berserah diri kepada Allah, tiada daya upaya dan tiada kekuatan melainkan atas izin Allah yang Maha Luhur lagi Maha Agung.
3. Doa Ketika Hendak Berangkat Haji
أَسْتَوْدِعُ الله دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ
Latin: Astaudi'ullaha diinaka wa amaanataka wa khawaatima 'amalik.
Artinya: Aku menitipkan agamamu, amalanmu dan akhir amal perbuatanmu kepada Allah. (HR Tirmidzi).
4. Doa saat Berangkat Haji
بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Latin: Bismillâhi tawakkaltu ‘alallâhi wa lâ ḫaula wa lâ quwwata illâ billâhil ‘aliyyil ‘adhîm
Artinya: Dengan nama Allah, aku bertawakal kepada Allah. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.
5. Doa setelah Duduk dalam Kendaraan
بِسْمِ اللّٰهِ مَجْرٰ۪ىهَا وَمُرْسٰىهَاۗ اِنَّ رَبِّيْ لَغَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
Latin: Wa qâlarkabû fîhâ bismillâhi majr)hâ wa mursâhâ, inna rabbî laghafûrur raḫîm
Artinya: Dengan (menyebut) nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang (QS. Hud: 41).
6. Doa saat Kendaraan Mulai Bergerak
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ . اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ اَللهُ أَكْبَرُ. سُبْحَانَ الَّذِيْ سَخَّرَلَنَا هٰذَا وَ مَا كُنَّا لَهٗ مُقْرِنِيْنَ . وَ إِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُوْنَ
Latin: Bimillâhir-raḫmânir-raḫîm. Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar. Allah Maha Besar.
7. Doa Bacaan Talbiyah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ
Latin: Labbaikalla humma Labbaikh. Labbaikalaa Syariika Laka Labbaik. Innal Hamda Wa Ni’mata Lakawal Mulk Laa Syariikalakaa.
Artinya: Aku datang memenuhi panggilan-Mu Ya Allah, aku datang. Aku penuhi panggilan-Mu Ya Allah, tiada sekutu bagimu-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, semua nikmat, dan kerajaan hanya milik-Mu, tidak ada sekutu bagi-Mu Ya Allah.
8. Doa saat Memasuki Kota Makkah
اللَّهُمَّ هَذَا حَرَمُكَ وَأَمْنُكَ فَحَرِّمْنِي عَلَى النَّارِ وَأَمِّنِّي مِن عَذَابِكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ، وَاجْعَلْنِي مِنْ أَولِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Latin: Allahumma haadza haramuka wa amnuka faharrimlahmi wadamii wabasyarii ‘alannar, wa aminnii min ‘adzabika yauma tab’atsu ‘ibaadaka waj’alnii min auliyaa ika wa ahli thoo’atik.
Artinya: Ya Allah kota ini adalah tanah Haram-Mu dan tempat yang aman, maka hindarkanlah daging, darah, rambut, bulu dan kulitku dari neraka. Amankanlah aku dari siksa-Mu pada hari Engkau membangkitkan aku ke dalam golongan aulia-Mu dan ahli ta’at pada-Mu.
9. Doa saat Memasuki Masjidil Haram
اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَأَدْخِلْنَا الْجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ يَاذَا الجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، رَبِّ اغْفِرَ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ، بِسْمِ اللَّهِ وَالْحَمْدُ للهِ وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُوْلُ اللَّهِ
Latin: Allahumma antas salaam wa minkas salaam fa hayyinaa rabbanaa bissalaam wa adkhilnal jannata daaras salaam tabaarakta yaa dzaljalaali wal-ikraam, rabbighfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatik, bismillaahi wal hamdu lillaahi wash shalaatu was salaamu 'ala rasuulillah.
Artinya: "Ya Allah, Engkau sumber keselamatan dan dari-Mu datangnya keselamatan, maka hidupkanlah kami wahai Tuhan dengan keselamatan, dan tempatkanlah kami di surga, negeri keselamatan, Maha Berkah Engkau wahai Tuhan Pemilik keagungan dan kemuliaan. Tuhanku, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah pintu-pintu rahmat-Mu, dengan nama Allah dan segala puji bagi Allah, selawat dan salam kepada Rasulullah."
10. Doa saat Melihat Ka'bah
اللَّهُمَّ زِدْ هَذَا الْبَيْتَ تَشْرِيْفاً وَتَعْظِيْماً وَتَكْرِيماً وَمَهَابَةً، وَزِدْ مَنْ شَرَّفَهُ وَكَرَّمَهُ مِمَّنْ حَجَّهُ أَوِ اعْتَمَرَهُ تَشْرِيْفاً وَتَكْرِيماً وَتَعْظِيماً وَبِرًّا
Latin: Allahumma zid hadzal bayta tasyriifan wa ta'dziiman wa takriiman wa mahaabatan wa zid man syarrafahu wa karramahu mimman hajjahu awi'tamarahu tasyriifan wa takriiman wa ta'dziiman wa birran
Artinya: Ya Allah, berilah tambahan kepada rumah ini kemuliaan dan kebesaran, kehormatan dan wibawa, dan berilah (pula) tambahan kepada orang yang memuliakannya dan yang menghormatinya dari kalangan orang yang berhaji dan berumrah kepadanya, tambahan kemuliaan, kehormatan, kebesaran, dan ketakwaan."
11. Doa saat Tawaf
بِسْمِ اللهِ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُمَّ إِيْمَاناً بِكَ وَتَصْدِيقاً بِكِتَابِكَ وَوَفَاءً بِعَهْدِكَ وَاتِّبَاعاً لِسُنَّةِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
Latin: Bismillahi wallahu akbar. Allahumma imanan bika, wa tashdiqan bi kitabika, wa wafa’an bi‘ahdika, wattiba‘an li sunnati nabiyyika Muhammadin shallallahu ‘alayhi wa sallam.
Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, (aku bertawaf) karena keimanan kepada-Mu, kepercayaan terhadap kitab suci-Mu, pemenuhan terhadap janji-Mu, dan kepatuhan terhadap sunah nabi-Mu Muhammad saw. Baca Juga: Bolehkah Berhutang untuk Biayai Umrah dan Haji
12. Doa Sa'i
اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، اَللَّهُ أَكْبَرُ، كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا
Latin: Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar, kabîran walhamdulillâhi katsîran wa subḥânallâhi bukratan wa ashîlâ
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Maha Besar Allah dengan pujian yang banyak, dan Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang.
13. Doa saat Berada di Atas Bukit Shafa dan Marwah
اللَّهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ ولِلَّهِ الْحَمْدُ اللهُ أَكْبَرُ عَلَى مَا هَدَانَا وَالْحَمْدُ لِلَّهِ عَلَى مَا أَوَّلَانَا لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ أَنْجَزَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ أَدْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ، وَإِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيْعَادَ وَإِنِّي أَسْأَلُكَ كَمَا هَدَيْتَنِيْ لِلْإِسْلَامِ أَنْ لَا تَنْزِعَهُ مِنِّي حَتَّى تَتَوَفَّانِيْ وَأَنَا مُسْلِمٌ
Latin: Allâhu akbar, Allâhu akbar, Allâhu akbar wa lillâhil hamd, Allâhu akbar 'alâ mâ hadânâ, walhamdu lillâhi 'alâ mâ aulânâ, lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyî wa yumît, biyadihil khair, wa huwa 'alâ kulli syai'in qadîr. Lâ ilâha illallâhu anjaza wa'dahu wa nashara 'abdahu wa hazamal ahzâba wahdah. Lâ ilâha illallâhu wa lâ na'budu illâ iyyâhu mukhlisîna lahud dîna wa law karihal kâfirûn. Allâhumma innaka qulta ud'ûnî astajib lakum, wa innaka lâ tukhliful mî'âd, wa innî as'aluka kamâ hadaitanî lil islâmi an lâ tanzi'ahu minnî hattâ tatawaffanî wa anâ muslim.
Artinya: Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji bagi Allah. Allah Maha Besar atas petunjuk yang diberikan-Nya kepada kami, dan segala puji bagi Allah atas segala karunia-Nya kepada kami. Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tiada Tuhan selain Allah yang menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh sendirian. Tiada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya dengan tulus dalam beragama meskipun orang-orang kafir membenci. Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah berfirman 'berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan', dan Engkau tidak mengingkari janji. Aku memohon kepada-Mu, sebagaimana Engkau telah memberi hidayah Islam kepadaku, janganlah Engkau mencabutnya dariku hingga Engkau wafatkan aku dalam keadaan Muslim.
14. Doa saat Sampai di Muzdalifah
اَللّٰهُمَّ إِنَّ هٰذِهِ مُزْدَلِفَةُ جُمِعَتْ فِيْهَا أَلْسِنَةٌ مُخْتَلِفَةٌ تَسْأَلُكَ حَوَائِجَ مُتَنَوِّعَةً فَاجْعَلْنِيْ مِمَّنْ دَعَاكَ فَاسْتَجَبْتَ لَهُ وَتَوَكَّلَ عَلَيْكَ فَكَفَّيْتَهُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Latin: Allâhumma innâ hâdzihi Muzdalifah jumi'at fîhâ alsinatun mukhtalifatun tas'aluka hawâ'ija mutanawwi'atan, faj'alnî mimman da'âka fastajabta lah, wa tawakkala 'alaika fakafaitah, yâ arhamar râhimîn.
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya di Muzdalifah ini berkumpul berbagai bahasa yang memohon kepada-Mu dengan beragam kebutuhan. Maka jadikanlah aku termasuk orang yang berdoa kepada-Mu lalu Engkau kabulkan, dan yang berserah diri kepada-Mu lalu Engkau cukupkan kebutuhannya, wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang pengasih.
15. Doa Ketika Sampai di Mina
اَللّٰهُمَّ هٰذَا مِنَى فَامْنُنْ عَلَيَّ بِمَا مَنَنْتَ بِهِ عَلَى أَوْلِيَائِكَ وَأَهْلِ طَاعَتِكَ
Latin: Allâhumma hâdzâ Minâ famnun 'alayya bimâ mananta bihi 'alâ awliyâ'ika wa ahli thâ'atik.
Artinya: Ya Allah, tempat ini adalah Mina, maka anugerahkanlah kepadaku apa yang telah Engkau anugerahkan kepada para kekasih-Mu dan orang-orang yang taat kepada-Mu.
16. Doa saat Melontar Jamrah
بِسْمِ اللهِ وَاللهُ أَكْبَرُ رَجْمًا لِلشَّيَاطِيْنِ وَرِضًا لِلرَّحْمٰنِ اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ حَجًّا مَبْرُوْرًا وَسَعْيًا مَشْكُوْرًا
Latin: Bismillâhi wallâhu akbar, rajman lissyayâthîn wa ridhân lirrahmân, Allâhummaj'al hajjan mabrûran wa sa'yan masykûran.
Artinya: Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Untuk melempar setan dan demi keridhaan Allah Yang Maha Pengasih. Ya Allah, jadikanlah hajiku haji yang mabrur dan sa'i yang diterima.
17. Doa ketika Masuk Kota Madinah
اَللّٰهُمَّ هٰذَا حَرَمُ رَسُوْلِكَ وَاجْعَلْهُ لِيْ وِقَايَةً مِنَ النَّارِ وَأَمَانًا مِنَ الْعَذَابِ وَسُوْءِ الْحِسَابِ
Latin: Allâhumma hâdzâ ḥaramu rasûlika waj'alhu lî wiqâyatan minan nâri wa amânan minal 'adzâbi wa sû'il ḥisâb.
Artinya: Ya Allah, ini adalah tanah haram Rasul-Mu, jadikanlah tempat ini sebagai pelindung bagiku dari neraka, keamanan dari siksa dan buruknya hisab. Baca Juga:
18. Doa saat Masuk Masjid Nabawi
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ. أَعُوْذُ بِاللهِ الْعَظِيمِ وَوَجْهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيْمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. اَللّٰهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Latin: Bismillahir raḫmânir rahîm. A‘ûdzubillâhil ‘adhîmi wa wajhil karîmi wa sulthânihil qadîmi minasy syaithânir rajîmi, allâhumma-ftaḫlî abwâba raḫmatika
Artinya: Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Aku berlindung kepada Allah yang Maha Agung, Dzat-Nya yang Maha Mulia, dan kekuasaan-Nya Yang Mahadahulu, dari godaan setan yang terkutuk. Ya Allah, bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu.
19. Doa ketika Pulang Haji
لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اٰيِبُوْنَ تَائِبُوْنَ عَابِدُوْنَ سَاجِدُوْنَ لِرَبِّنَا حَامِدُوْنَ صَدَقَ اللهُ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Latin: Lâ ilâha illallâhu waḫdahu lâ syarîkalahu lahul mulku wa lahul ḫamdu wahuwa ‘alâ kulli syai-in qadîr(un), âyibûn tâibûn ‘âbidûn sâjidûna li rabbinâ ḫâmidûn shadaqallâhu wa‘dahu wa nashara ‘abdahu wa hazamal aḫzâba waḫdahu
Artinya: Tidak ada Tuhan kecuali Allah, Tuhan yang Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dia pemilik seluruh kerajaan dan segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Semoga kami termasuk orang-orang yang kembali, orang-orang yang ahli tobat, ahli ibadah, ahli sujud dan ahli memuji Tuhan kami. Allah menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan sendiri musuh-musuh -Nya.
Hikmah Istiqamah Membaca Doa Sehari-Hari saat Berhaji
Doa-doa sehari-hari yang dipanjatkan di sela-sela ritual utama ibadah haji memiliki hikmah yang sangat mendalam bagi seorang jemaah. Berikut adalah beberapa hikmah utamanya:
1. Menjaga Kesinambungan Zikir (Ittishal)
Hikmah utama doa sehari-hari (seperti doa makan, masuk masjid, atau keluar rumah) adalah agar hati jemaah tetap terhubung dengan Allah di luar waktu ritual inti (tawaf/sa'i). Dengan berdoa secara rutin, perjalanan haji tidak terputus menjadi sekadar perjalanan wisata fisik, melainkan tetap menjadi rangkaian ibadah yang utuh dari waktu ke waktu.
2. Melatih Kesadaran Diri sebagai Hamba (Ubudiyah)
Doa adalah pengakuan atas kelemahan diri. Saat jemaah berdoa untuk hal-hal kecil di tanah suci, ia sedang menanamkan kesadaran bahwa bahkan untuk urusan sederhana pun, ia memerlukan pertolongan Allah. Hal ini menghindarkan jemaah dari sifat sombong atau merasa mampu karena telah berhasil melaksanakan rukun-rukun yang berat.
3. Benteng dari Perbuatan Sia-Sia (Rafats, Fusuq, Jidal)
Kesibukan lisan dalam melafalkan doa-doa harian menjadi pembatas agar jemaah tidak terjebak dalam pembicaraan yang tidak bermanfaat, kemarahan, atau perdebatan selama di tanah suci. Doa berfungsi sebagai pengalih perhatian dari godaan emosi dan hawa nafsu yang sering muncul saat menghadapi kerumunan jemaah lainnya.
4. Meraih Keberkahan di Setiap Langkah
Setiap tempat di Makkah dan Madinah memiliki nilai keberkahan. Dengan berdoa di setiap aktivitas harian, jemaah berharap agar setiap tetap keringat, setiap suapan makanan, dan setiap langkah kaki di tanah haram bernilai pahala dan membawa keberkahan bagi kehidupannya setelah pulang ke tanah air.
5. Persiapan Mental Menuju Haji Mabrur
Haji mabrur ditandai dengan perubahan perilaku menjadi lebih baik. Membiasakan doa sehari-hari selama haji merupakan bentuk latihan kedisiplinan spiritual. Jika di tanah suci seseorang terbiasa melibatkan Allah dalam setiap urusan kecilnya melalui doa, maka kebiasaan positif tersebut diharapkan akan terbawa menjadi karakter permanen setelah ibadah haji selesai.
People Also Ask:
Doa apa yang dibaca ketika melewati antara shafa dan marwah?
Ucapan ini hanya dibaca satu kali saat hendak memulai sa'i, tidak perlu diulang ketika menaiki Bukit Marwah atau Shafa setelahnya. Innas-safa wal-marwata min sya'airillah. Artinya: “Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar agama Allah”.
Apa yang harus didoakan selama ibadah haji?
Ya Allah! Aku memohon kepada-Mu, agar aku layak menerima rahmat-Mu, yakin akan ampunan-Mu, kebal dari segala dosa, layak menerima pahala atas segala kebaikanku, layak masuk surga, dan kebal dari neraka. Doa-doa ini biasanya dibaca pada putaran keempat mengelilingi Ka'bah.
Urutan manasik haji dan doanya?
Tata Cara Ibadah Haji Dan BacaannyaTata cara ibadah haji dimulai dengan Ihram (niat & talbiyah), dilanjutkan Wukuf di Arafah, Mabit di Muzdalifah, lalu Melontar Jumrah Aqabah (10 Dzulhijjah), Tahalul Awal, Tawaf Ifadah, Sa'i antara Shafa & Marwah, Tahalul Kedua, Mabit & Melontar 3 Jumrah (Hari Tasyrik), hingga Tawaf Wada' sebagai penutup, dengan bacaan utama adalah Talbiyah dan doa-doa khusus di setiap tahapan.
Doa apa yang dibaca saat mendekati Safa dan Marwa?
Invocation to be recited while standing at Safa and Marwah
Setiap kali Nabi (SAW) mendekati Gunung Safa, beliau akan membaca: ' Innas-Safaa wal-Marwata min sha'aa'irillaah. 'Abda'u bimaa bada'allaahu bihi . Sesungguhnya Safa dan Marwah termasuk tanda-tanda kekuasaan Allah.
Apa yang dibaca saat bertawaf mengelilingi Ka'bah?
Doa Saat Tawaf: 7 Putaran yang BerkahSaat tawaf mengelilingi Ka'bah, bacaannya bervariasi di setiap putaran, dimulai dengan "Bismillaahi Allahu Akbar" saat menyentuh atau mengisyaratkan Hajar Aswad, lalu diikuti zikir utama seperti "Subhanallah walhamdulillah walaailaaha illaallah wallaahu akbar", dan di setiap putaran dianjurkan doa khusus seperti memohon ampunan, surga, perlindungan dari neraka, serta doa-doa untuk diri sendiri, keluarga, dan umat Islam, bisa menggunakan doa dari Al-Qur'an, Hadis, atau doa dari ulama, dan juga bisa berdoa dalam bahasa apa pun.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5024176/original/090387600_1732614331-quote-sabar-dan-ikhlas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975686/original/001020200_1729565914-nama-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3413087/original/89624600_1616897919-horizontal-shot-satisfied-college-student-uses-new-cool-app-cell-phone-carries-notepad-writing-notes-wears-spectacles-silk-scarf-knitted-sweater-isolated-blue-wall_273609-26316.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5095573/original/012538800_1736934827-pexels-helloaesthe-15707485.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5121926/original/039550200_1738729829-1738723823107_muamalah-adalah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5423024/original/045605200_1764051067-Membaca_ayat_suci_al_quran__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417694/original/055901700_1763543336-Kultum_Singkat_tentang_Sabar.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5438947/original/026009100_1765343687-SnapInsta.to_590425390_18544905169033381_7948525635136531867_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4628436/original/095598200_1698637528-8712637.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2978888/original/058603600_1574829310-20191127-Lowongan-Pekerjaan-Dibuka-di-Job-Fair-Jakarta-TALLO-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3998634/original/078503800_1650277026-20220418-Tadarus_Al-Quran_di_Bulan_Ramadhan-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3097896/original/057966000_1586407258-concrete-dome-buildings-during-golden-hour-2236674.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5067115/original/068159000_1735273362-1735270416030_kata-kata-mutiara-islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4858180/original/029627600_1717939832-WhatsApp_Image_2024-05-29_at_10.56.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5309824/original/049461300_1754640312-56c16cba-d65e-4d65-9a2f-45a2fa7bdd9a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490521/original/051406700_1770014009-Ilustrasi_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381448/original/032968300_1613719892-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5365523/original/042845000_1759199598-Dua_wanita_muslimah_membaca_buku.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5490999/original/014133400_1770040826-Masjid_Agung_Demak.jpeg)





























