Hukum Memakai Uang THR Anak Menurut Islam, Ternyata Tak Boleh Sembarangan

5 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Tradisi pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) saat Lebaran menjadi momen yang dinanti, terutama oleh anak-anak yang kerap menerima uang dari keluarga. Nominal yang diterima tidak jarang cukup besar, sehingga memunculkan pertanyaan terkait pengelolaan dan penggunaannya. Dalam praktik sehari-hari, orang tua sering mengambil peran dalam mengatur uang tersebut.

Di sisi lain, muncul persoalan ketika uang THR anak digunakan tanpa pertimbangan yang tepat. Sebagian orang tua menganggap uang tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan keluarga, sementara yang lain memilih menyimpannya. Perbedaan pandangan ini menunjukkan perlunya pemahaman yang jelas agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengelolaan.

Dalam ajaran Islam, harta yang dimiliki anak memiliki aturan tersendiri. Orang tua memang memiliki tanggung jawab dalam mengelola, namun bukan berarti bebas menggunakan. Penjelasan berikut akan menjawab bagaimana Islam mengatur uang THR sebagai hak anak yang tidak boleh diabaikan. Simak informasinya, dirangkum Liputan6, Sabtu (28/3).

Anak Kerap Mendapat THR dalam Jumlah Besar saat Lebaran

Setiap perayaan Lebaran, anak-anak sering menerima uang dari keluarga, kerabat, hingga tetangga. Pemberian ini dilakukan sebagai bentuk kebiasaan yang sudah berlangsung lama. Dalam waktu singkat, jumlah uang yang terkumpul bisa cukup banyak.

Kondisi ini membuat anak belum memiliki kemampuan untuk mengelola uang secara mandiri. Mereka cenderung menggunakan uang tanpa perencanaan atau bahkan menghabiskannya dalam waktu singkat. Di sinilah peran orang tua menjadi penting untuk memberikan arahan.

Namun, keberadaan uang tersebut tetap menjadi milik anak. Meskipun belum dapat mengelola sendiri, hak kepemilikan tidak berpindah kepada orang tua. Oleh karena itu, setiap keputusan terkait penggunaan harus mempertimbangkan kepentingan anak.

Apakah Orang Tua Boleh Menggunakan Uang THR Anak?

Dalam pandangan Islam, sebagaimana dimuat di laman NU Online, orang tua boleh menggunakan uang milik anak dengan syarat tertentu. Penggunaan tersebut harus ditujukan untuk kebutuhan anak, seperti biaya sekolah, perlengkapan belajar, atau kebutuhan lain yang berkaitan langsung dengan anak.

Jika uang digunakan untuk kepentingan pribadi orang tua, maka hal ini tidak dibenarkan. Islam mengatur bahwa harta anak tidak boleh dimanfaatkan tanpa alasan yang jelas dan tanpa memberikan manfaat kepada pemiliknya. Prinsip ini menjadi batas yang perlu diperhatikan.

Dengan demikian, orang tua perlu membedakan antara kebutuhan anak dan kebutuhan pribadi. Setiap penggunaan harus memiliki tujuan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Sikap ini membantu menjaga hak anak tetap terlindungi.

Ulama Sepakat Menyebut THR Anak adalah Hak Anak

Para ulama menyepakati bahwa harta yang diberikan kepada anak, termasuk THR, merupakan hak penuh anak tersebut. Hal ini sejalan dengan apa yang disampaikan oleh Syekh Wahbah Az-Zuhayli dalam buku "Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh" yang menyatakan bahwa:

وليس للأب أن يتبرع بشيء من مال الصغير ونحوه؛ لأن التبرع تصرف ضار ضرراً محضاً، فلا يملكه الولي ولو كان أباً

“Seorang bapak tidak berhak mendonasikan harta anaknya yang masih kecil dan seumpamanya karena pendonasian adalah transaksi yang murni mudarat. sedangkan seorang wali meskipun ayahnya sendiri bukan pemilik aset tersebut,”

Berdasarkan pernyataan tersebut, dipahami bahwa Islam telah mengatur bahwa setiap individu memiliki hak atas harta yang dimilikinya, termasuk anak-anak. Meskipun anak belum mampu mengelola, hak tersebut tetap melekat dan tidak boleh diambil tanpa alasan yang sah.

Kesepakatan ini menjadi dasar penting dalam memahami posisi uang THR anak. Orang tua tidak dapat menganggap uang tersebut sebagai milik bersama atau bebas digunakan. Sebaliknya, uang tersebut harus diperlakukan sebagai amanah yang perlu dijaga.

Orang Tua Punya Kewajiban Mengelola

Orang tua memiliki tanggung jawab untuk membantu mengelola uang anak dengan cara yang tepat. Salah satu bentuknya adalah menyimpan uang tersebut agar tidak mudah digunakan tanpa perencanaan. Langkah ini membantu menjaga nilai uang tetap utuh.

Selain itu, orang tua juga dapat membantu mengeluarkan uang sesuai kebutuhan anak. Misalnya, saat anak membutuhkan perlengkapan sekolah atau kebutuhan lain, uang THR dapat digunakan untuk tujuan tersebut. Penggunaan ini tetap berada dalam koridor yang dibenarkan.

Peran lain yang tidak kalah penting adalah memfasilitasi kepentingan anak. Orang tua dapat mengarahkan penggunaan uang untuk hal yang memberikan manfaat jangka panjang. Dengan cara ini, uang tidak hanya habis, tetapi juga memberikan dampak yang lebih jelas.

Orang Tua Membantu Memantau agar THR Anak Tak Habis Sia-sia

Pengawasan menjadi bagian penting dalam pengelolaan uang THR anak. Tanpa pengawasan, anak berpotensi menggunakan uang untuk hal yang tidak diperlukan. Orang tua dapat memberikan batasan agar penggunaan tetap terarah.

Pemantauan juga dapat dilakukan dengan mengajak anak berdiskusi tentang rencana penggunaan uang. Cara ini membantu anak memahami pentingnya mengatur keuangan sejak dini. Anak juga belajar membuat keputusan yang lebih terarah.

Dengan pendampingan yang tepat, uang THR tidak habis tanpa tujuan. Anak dapat belajar menyimpan, menggunakan, dan memahami nilai uang secara bertahap. Proses ini menjadi bagian dari pembelajaran yang berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

1. Apakah uang THR anak boleh diambil orang tua?

Boleh, selama digunakan untuk kebutuhan anak seperti pendidikan atau kebutuhan lain yang berkaitan langsung dengan anak.

2. Siapa yang berhak atas uang THR anak menurut Islam?

Uang THR merupakan hak anak, meskipun pengelolaannya dapat dibantu oleh orang tua.

3. Apakah orang tua wajib menyimpan uang THR anak?

Tidak wajib, tetapi disarankan agar uang tidak habis tanpa perencanaan dan tetap digunakan untuk kepentingan anak.

4. Bolehkah uang THR anak digunakan untuk kebutuhan keluarga?

Tidak boleh jika tidak berkaitan dengan kebutuhan anak. Penggunaan harus tetap fokus pada kepentingan anak.

5. Bagaimana cara mengelola uang THR anak dengan baik?

Orang tua dapat membantu menyimpan, mengatur penggunaan, serta mengarahkan agar uang digunakan sesuai kebutuhan anak.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |