Bulan Rajab Sampai Tanggal Berapa? Simak Kalender Hijriah 1447 H dan Jadwal Puasa Sunnahnya

1 month ago 70

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Rajab 1447 Hijriah kembali menyapa umat Muslim, membawa serta keberkahan dan kesempatan untuk memperbanyak amal ibadah. Sebagai salah satu dari empat bulan haram, Rajab memiliki kedudukan istimewa dalam kalender Islam, di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Menjelang akhir tahun Masehi 2025, banyak umat Muslim mulai mencari tahu bulan Rajab sampai tanggal berapa agar dapat mempersiapkan diri secara spiritual.

Penetapan awal dan akhir bulan Hijriah seringkali menjadi perhatian, mengingat perbedaan metode perhitungan yang digunakan oleh berbagai lembaga. Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) telah merilis Kalender Hijriah Indonesia yang menjadi acuan nasional untuk penanggalan. Berdasarkan kalender tersebut, awal bulan Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025.

Informasi mengenai durasi dan akhir bulan Rajab ini sangat penting bagi umat Islam yang ingin menjalankan ibadah sunah seperti puasa.  Berikut Liputan6.com akan mengulas jawaban dari pertanyaan bulan rajab sampai tanggal berapa? dari berbagai sumber, Senin (22/12/2025).

Awal Bulan Rajab 1447 H: Perbedaan Penetapan Tanggal

Awal bulan Rajab 1447 Hijriah secara resmi menurut Kalender Hijriah Indonesia yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) adalah hari Minggu, 21 Desember 2025. Penetapan ini didasarkan pada sistem hisab yang menjadi acuan nasional penanggalan Hijriah oleh pemerintah. Malam pergantian menuju 1 Rajab 1447 Hijriah dimulai pada Sabtu malam, 20 Desember 2025, setelah waktu Maghrib.

Namun, terdapat perbedaan penetapan awal bulan Rajab oleh beberapa organisasi Islam lainnya. Dewan Syura Ahlulbait Indonesia (ABI) menetapkan awal bulan Rajab 1447 H jatuh pada Senin, 22 Desember 2025. Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) juga menetapkan 1 Rajab 1447 H jatuh pada hari Senin, 22 Desember 2025.

Perbedaan ini disebabkan oleh metode penentuan awal bulan Hijriah yang berbeda-beda, yaitu hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat hilal (pengamatan bulan sabit) atau istikmal (menyempurnakan jumlah hari bulan sebelumnya). Meskipun ada perbedaan, Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) Muhammadiyah juga menetapkan 1 Rajab 1447 H pada 21 Desember 2025, sejalan dengan Kemenag RI.

Bulan Rajab Sampai Tanggal Berapa?

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dari Kemenag RI, bulan Rajab 1447 Hijriah akan berlangsung selama 30 hari. Durasi ini menjadi patokan penting untuk mengetahui bulan Rajab sampai tanggal berapa berakhir. Dengan perhitungan ini, umat Muslim dapat merencanakan ibadah puasa sunah dan amalan lainnya.

Jika 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, dan berlangsung selama 30 hari, maka akhir bulan Rajab 1447 H akan jatuh pada hari Senin, 19 Januari 2026. Tanggal tersebut bertepatan dengan 30 Rajab 1447 Hijriah, menandai berakhirnya bulan mulia ini. Setelah itu, umat Muslim akan memasuki bulan Syaban 1447 Hijriah yang dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026.

Meskipun Kemenag RI menetapkan 30 hari, penentuan jumlah hari dalam bulan Hijriah terkadang bisa 29 atau 30 hari, tergantung hasil rukyatul hilal. Jika Rajab berlangsung selama 29 hari, maka bulan ini akan berakhir pada 18 Januari 2026. Namun, jika genap 30 hari, maka umat Islam akan mulai memasuki bulan Sya'ban pada 20 Januari 2026.

Jadwal Puasa Sunnah Rajab 1447 H (Desember 2025 - Januari 2026)

  • Puasa Awal Rajab: Minggu, 21 Desember 2025 (atau Senin, 22 Desember 2025 versi PBNU).
  • Puasa Senin-Kamis Pertama: Senin, 22 Desember 2025 & Kamis, 25 Desember 2025.
  • Puasa Senin-Kamis Kedua: Senin, 29 Desember 2025 & Kamis, 1 Januari 2026.
  • Puasa Ayyamul Bidh (13 Rajab): Jumat, 2 Januari 2026.
  • Puasa Ayyamul Bidh (14 Rajab): Sabtu, 3 Januari 2026.
  • Puasa Ayyamul Bidh (15 Rajab): Minggu, 4 Januari 2026.
  • Puasa Senin-Kamis Ketiga: Senin, 5 Januari 2026 & Kamis, 8 Januari 2026.
  • Puasa Senin-Kamis Keempat: Senin, 12 Januari 2026 & Kamis, 15 Januari 2026.
  • Puasa Menjelang Isra Mi'raj (27 Rajab): Kamis, 16 Januari 2026.
  • Puasa Senin Terakhir Rajab: Senin, 19 Januari 2026.

Keutamaan Bulan Rajab dalam Islam

  • Salah Satu Bulan Haram: Rajab adalah bulan ketujuh dalam kalender Hijriah yang termasuk dalam empat Asyhurul Hurum (bulan yang dimuliakan dan disucikan).
  • Pahala yang Berlipat Ganda: Segala bentuk amalan dan rangkaian ibadah yang dilakukan selama bulan Rajab akan mendapatkan ganjaran pahala yang berlipat dari Allah SWT.
  • Waktu Mustajab untuk Berdoa: Malam pertama bulan Rajab dikenal sebagai salah satu waktu yang paling efektif atau mustajab untuk memanjatkan doa.
  • Sarana Persiapan Menuju Ramadan: Bulan ini menjadi momentum awal untuk persiapan spiritual. Para ulama mengibaratkan Rajab sebagai waktu untuk menanam benih, Syaban untuk menyiram, dan Ramadan untuk memanen.
  • Momentum Pembersihan Diri: Menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk memperbarui niat, menata kembali agenda spiritual, dan mendekatkan diri kepada Allah di tengah kesibukan duniawi.

Teks Doa Masuk Bulan Rajab

اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ 

Latin:Allâhumma bârik lanâ fî rajaba wasya‘bâna waballighnâ ramadhâna. 

Artinya:"Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadhan." 

Waktu Membaca

Doa ini disunnahkan untuk dibaca sejak malam pertama bulan Rajab dan terus diulang selama bulan Rajab dan Sya'ban sebagai bentuk kerinduan dan persiapan spiritual menuju bulan suci Ramadhan. 

QNA

Q: Apakah ada kewajiban khusus untuk berpuasa sebulan penuh di bulan Rajab?

A: Tidak ada kewajiban puasa sebulan penuh. Puasa di bulan Rajab hukumnya sunnah. Anda bisa melakukannya secara selang-seling (seperti puasa Daud), mengambil hari-hari tertentu (Senin-Kamis), atau puasa tiga hari di tengah bulan (Ayyamul Bidh).

Q: Mengapa bulan Rajab disebut sebagai "Bulan Allah" atau "Bulan Haram"?

A: Disebut bulan haram (Asyhurul Hurum) karena pada bulan ini umat Islam dilarang keras melakukan peperangan dan kemaksiatan. Rajab adalah waktu di mana kehormatan waktu sangat dijaga, dan amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya.

Q: Bagaimana jika saya masih punya utang puasa Ramadhan tahun lalu, bolehkah digabung dengan puasa Rajab?

A: Boleh dan sangat dianjurkan. Anda bisa melakukan puasa Qadha Ramadhan di bulan Rajab. Menurut mayoritas ulama, Anda akan mendapatkan pahala wajib (lunas utang puasa) sekaligus keutamaan berpuasa di bulan mulia.

Q: Apa peristiwa bersejarah paling besar yang terjadi di bulan Rajab?

A: Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, di mana Rasulullah melakukan perjalanan malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke Sidratul Muntaha untuk menerima perintah shalat lima waktu. Peristiwa ini diperingati setiap tanggal 27 Rajab.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |