Kader NasDem Yogyakarta Ramai-ramai Pindah PSI

1 hour ago 3

SEJUMLAH pengurus Partai NasDem di Yogyakarta pindah ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan alasan mendapatkan jabatan yang lebih strategis dan menjanjikan.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah Partai NasDem Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Agustinus Sujatmo kini resmi menjabat sebagai Ketua DPD PSI Gunung Kidul sesuai Surat Keputusan DPP PSI, yang diteken Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Sekretaris Jenderal Raja Juli Antoni. Surat itu ditetapkan pada 16 April 2026 di Jakarta.

“Saya pindah karena PSI berikan ruang politik yang lebih strategis untuk membesarkan partai,” kata Agustinus dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu, 29 April 2026.

Agustinus menyatakan tertarik masuk PSI karena telah mengenal sejumlah pengurus di antaranya Ketua Harian DPP PSI Ahmad Ali dan mantan Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta yang kini menjadi Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI DIY. Ia juga telah bertemu dengan Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat PSI Kaesang Pangarep saat rapat koordinasi DPW PSI di Gunung Kidul.

Setelah menjabat sebagai Ketua DPD PSI Gunung Kidul, Agustinus memboyong sebagian kader NasDem menempati struktural PSI. Hampir separuh kepengurusan diisi kader NasDem.

Dia membantah pindah ke PSI karena mendapat tawaran pendanaan untuk pencalonan anggota legislatif. Sebelum pindah ke PSI, Agustinus pernah menjabat sebagai Sekretaris DPD NasDem selama sepuluh tahun. Dia juga pernah menjabat Sekretaris DPC PDI-Perjuangan Gunung Kidul selama sembilan tahun sebelum loncat ke NasDem.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah PSI DIY Sunaryanta mengatakan PSI telah merombak struktur partai dari tingkat desa hingga provinsi. Ia merekrut sejumlah politisi senior dan berpengalaman, satu di antaranya dari NasDem yang populer di kalangan akar rumput untuk menggenjot suara pada Pemilu 2029. Selain Gunung Kidul, Sunaryanta juga merekrut kader NasDem dari Bantul dan sejumlah politisi dari partai besar lainnya.

Agustinus, menurut dia, punya rekam jejak yang panjang sebagai orang pergerakan politik. Berkat kepemimpinan dia, NasDem Gunung Kidul bisa memperoleh delapan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunung Kidul. “Jaringannya kuat,” kata Sunaryanta.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPW NasDem DIY Aulia Reza Bastian mengatakan perpindahan kader NasDem ke partai lain sesuatu yang biasa. Penyebab kader NasDem hijrah ke partai lain menurut dia karena berbagai alasan. Ada kader yang pindah karena mendapatkan tawaran posisi yang menjanjikan, pertikaian internal, tawaran dukungan logistik, dan kecocokan aspirasi.

“Yang patah tumbuh hilang berganti. Kami punya kader-kader pengganti terbaik,” ujar Aulia.

Aulia tak menampik politisi senior yang pindah membawa pengaruh terhadap konstituen yang ikut pindah. Meski begitu, NasDem memiliki mekanisme internal untuk merevitalisasi struktur kepengurusan. NasDem juga merekrut kader dari partai lain yang militan. Di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta, NasDem mendapatkan total kursi 21. “Kami masih punya cukup waktu untuk recovery kerja partai,” katanya.

Pilihan Editor: Tanggapan PSI Soal Isu Jokowi Mau Ambil Alih Partai

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |