Kumpulan Hoaks Terkait Air Hujan, Simak Faktanya

4 hours ago 2

Liputan6.com, Jakarta - Hoaks terkait air hujan beberapa kali tersebar di masyarakat. Hoaks ini beredar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks terkait air hujan? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Klarifikasi Masyarakat Dilarang Tampung Air Hujan Buatan karena Mengandung Bahan Berbahaya

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan poster larangan masyarakat menampung air hujan buatan karena mengandung obat. Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 9 September 2026.

Berikut isi narasi dalam poster tersebut:

"Himbauan untuk masyarakat jika hari tiba-tiba hujan, dilarang menampung air hujan untuk keperluan memasak, mandi, minum, dll.

Air hujan tersebut tidak disarankan untuk diguunakan karena berpotensi terkontaminasi bahan/obat.

Penjelasan:

Saat ini sedang dilakukan proses pembenihan awan (cloud seeding) selama beberapa minggu ke depan untuk membantuu mengurangi kadar jerebu / asap dengan cara memicu terjadinya hujan.

Mohon kerjasamanya untuk tidak menampung air hujan selama periode ini, karena air hujan berpotensi mengandung bahan/obat yang digunakan dalam proses pembenihan awan."

Akun itu menambahkan narasi:

"Info nya jangan menampung air hujan dulu ya guys

karena masih mengandung obat"

Lalu benarkah postingan poster larangan masyarakat menampung air hujan buatan karena mengandung obat? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Baskom Isi Air Garam Bisa Memancing Hujan Turun

Kabar tentang baskom berisi air dan garam yang bisa menurunkan hujan, viral di media sosial. Kabar ini beredar lewat sebuah pesan berantai. Satu di antaranya yang diunggah oleh akun Facebook pada 12 September 2019.

Akun ini menuliskan narasi bahwa baskom berisi air dan garam bisa memancing hujan turun. Tujuannya agar bisa mengatasi kabut asap dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan.

"Darurat Asap !!

Sediakan baskom air yang dicampur garam dan diletakkan diluar rumah, biarkan menguap, jam penguapan air yang baik adalah sekitar pukul 11.00 s.d jam 13.00, dengan makin banyak uap air di udara semakin mempercepat Kondensasi menjadi butir air pada suhu yang makin dingin di udara.Dengan cara sederhana ini diharapkan hujan makin cepat turun, semakin banyak warga yang melakukan ini di masing-masing rumah, ratusan ribu rumah maka akan menciptakan jutaan kubik uap air di Udara.

Lakukan ini satu rumah cukupp 1 ember air garam, bsok jum'at tgl 13 Sept, jam 10 pagi serempak..

Mari kita sama2 berusaha utk mnghadapi kabut asap yg kian parah ini.. >:|<

Mohon diteruskan..Terima kasih," tulis akun tersebut.

Lalu benarkah postingan tersebut? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Tidak Terbukti Mandi dan Minum Air Hujan Bisa Meningkatkan Peluang Kehamilan

Klaim tentang mandi dan meminum air hujan dapat meningkatkan peluang kehamilan beredar di media sosial. Klaim tersebut disebarkan salah satu akun Facebook pada 27 November 2024.

Akun Facebook tersebut mengunggah narasi berisi manfaat mandi dan meminum air hujan untuk kesuburan serta meningkatkan peluang kehamilan.

"Ternyata Hujan-Hujanan Banyak Manfaatnya, Wanita Sulit Hamil dan yang Sedang Stress Wajib Baca

Tahukan Anda manfaat dan keberkahan air hujan? Pernahkah anda hujan-hujanan? Sudahkah selama ini memanfaatkan air hujan sebagai air minum yang sangat berkhasiat? Bacalah ini dan praktekkanlah!! Insya Allah bermanfaat!!

Air Hujan Untuk Kesuburan Kandungan Anda mendambakan keturunan dan ingin mencobanya? Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

Tunggulah hujan berlangsung minimal 10 menit lamanya (Jangan lakukan di hujan pertama setelah kemarau), Lalu berdiri hujan-hujanan di alam terbuka menghadap kiblat dan air hujan yang turun langsung mengenai tubuh hingga benar-benar membasahi seluruh tubuh. (sangat dianjurkan untuk tetap menutup aurat)

Sementara anda hujan-hujanan, taruhlah wadah untuk menampung air hujan murni, air hujan murni adalah air hujan yang turun langsung dari langit tanpa perantara genting maupun talang.

Minumlah air hujan yang berhasil ditampung dengan terlebih dahulu berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan keturunan. Minumlah air hujan secukupnya, tidak terlalu sedikit dan jangan berlebihan," tulis salah satu akun Facebook.

Benarkah klaim mandi dan meminum air hujan dapat meningkatkan peluang kehamilan? Simak dalam artikel berikut ini...

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |