INFO TEMPO – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, memastikan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi bukan sekadar evaluasi, melainkan wadah menampilkan inovasi dan keberhasilan kepala daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Papua di Suni Hotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin, 22 Juni 2026.
“Tujuan kita adalah selain mendorong, memberikan semangat, juga memberikan gambaran dan motivasi kepada para kepala daerah. Ini menunjukkan kepada publik bahwa masih banyak kepala daerah yang bekerja dengan baik,” kata Mendagri Tito.
Apresiasi ini menilai kinerja pemerintah daerah dalam empat kategori utama. Pertama, Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting. Kategori ini menilai komitmen pemerintah daerah dalam penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan angka stunting secara terpadu. Penilaian mencakup konvergensi program, capaian layanan dan efektifitas intervensi tingkat desa. Selain itu, dinilai pula penurunan stunting dan kemiskinan sebagai hasil nyata, inovasi daerah sebagai nilai tambah menghadirkan solusi yang kreatif, adaptif dan berdampak.
Kategori Kedua, Entrepreneur Government/Creative Financing. Kategori ini menilai kapasitas pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi sumberdaya serta menghadirkan inovasi pembiayaan pembangunan.
Proses penilaian mencakup kemampuan daerah dalam mengelola BUMD secara efektif guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, aspek digitalisasi, tata Kelola keuangan dan konsistensi opini BPK turut menjadi indikator penting dalam menentukan keunggulan daerah.
Kategori Ketiga, Penurunan Tingkat Pengangguran. Kategori ini menilai langkah pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran melalui program yang terencana dan berkelanjutan. Penilaian mencakup kualitas perencanaan, dukungan anggaran, serta keberhasilan daerah dalam menurunkan tingkat pengangguran. Selain itu inovasi daerah di bidang ketenagakerjaan juga menjadi indikator penting dalam menciptakan solusi yang efektif, adaptif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Sedangkan Kategori Keempat yakni Pengendalian Inflasi. Kategori ini menilai kapasitas pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas inflasi secara konsisten dan terukur. Penilaian dilakukan berdasarkan kepatuhan laporan, dukungan anggaran dalam pelaksanaan pengendalian inflasi, sera efektifitas berbagai upaya yang diterapkan daerah. Selain itu keberhasilan pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat juga menjadi indikator penting dalam penilaian ini.
Mendagri Tito mengatakan, sistem kompetisi kini dibagi berdasarkan wilayah atau regional agar memberikan kesempatan yang lebih adil bagi daerah-daerah di luar Pulau Jawa untuk bersaing. Untuk wilayah Papua, kompetisi dilakukan di antara enam provinsi serta sejumlah kabupaten dan kota yang menjadi pusat pemerintahan. Dengan model tersebut, daerah di Papua memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh penghargaan dibanding jika harus bersaing langsung secara nasional dengan daerah-daerah yang memiliki kapasitas fiskal lebih besar.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian saat memberi sambutan dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 di Regional Papua di Suni Hotel Abepura, Kota Jayapura, Senin, 22 Juni 2026. DOK. TEMPO
Adapun penghargaan yang diberikan tidak hanya berupa trofi atau sertifikat, tetapi juga disertai insentif fiskal berupa dana pembangunan. Daerah peringkat pertama memperoleh insentif sebesar Rp 3 miliar, peringkat kedua Rp 2 miliar, dan peringkat ketiga Rp 1 miliar.
“Total yang sudah kita keluarkan malam ini saja ada Rp 64 miliar,” kata Mendagri Tito. Dalam putaran pertama ini, terdapat enam regional yang melaksanakan Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yakni Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Jawa-Bali, Maluku-Nusa Tenggara, dan Papua. “Total satu putaran, enam regional, sebanyak Rp 361 miliar kita keluarkan.”
Tito pun meminta dukungan para kepala daerah dengan adanya kegiatan ini agar bisa bekerja lebih baik lagi demi kemajuan Papua. “Jarang kumpul bersama satu Papua Raya untuk bisa bersilaturahmi. Saya ucapkan selamat kepada para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan dan bagi yang belum beruntung masih ada dua putaran lagi. Doi (uang)-nya masih kita siapkan juga,” kata Tito yang menganggarkan Rp 1 Triliun untuk Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Tahun 2026.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri mengapresiasi Kementerian Dalam Negeri atas terselenggaranya acara ini. Menurut dia, ajang penghargaan ini bukan sekedar seremonial, melainkan ruang pembelajaran bersama untuk menampilkan praktik-praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, serta inovasi pembangunan daerah.
“Penghargaan ini memiliki makna yang sangat strategis. Di balik setiap penghargaan terdapat kerja keras, dedikasi, dan komitmen para kepala daerah beserta seluruh jajaran pemerintah, dalam menghadirkan pelayanan yang lebih baik, bagi masyarakat kami,” kata Matius.
Menurut dia, kategori penghargaan yang diberikan, mulai dari Pengendalian Inflasi, Penurunan Tingkat Pengangguran, Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, hingga inovasi pembiayaan pembangunan daerah melalui Entrepreneur Government/Creative Financing, merupakan indikator penting secara langsung yang berkaitan dengan kesejahteraan rakyat.
“Bagi kami di Tanah Papua, pembangunan bukan hanya soal angka pertumbuhan ekonomi atau capaian administratif. Pembangunan harus menghadirkan harapan, membuka kesempatan, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke kampung-kampung yang paling jauh sekalipun.”
Karena itu, lanjut Matius, Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan. “Hal itu sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu terwujudnya transformasi Papua yang sehat, sejahtera, dan harmoni.”
Adapun Matius meyakini, kemajuan tidak lahir dari kenyamanan, tetapi keberanian untuk berubah. Dan perubahan yang terbaik adalah perubahan yang menghadirkan manfaat bagi masyarakat. “Mari kita jadikan setiap prestasi sebagai amanah untuk pekerja lebih baik. Mari kita jadikan setiap penghargaan sebagai motivasi untuk melayani dengan lebih tulus.”
Dia pun mengucapkan selamat kepada seluruh pemerintah daerah yang menerima penghargaan. “Semoga capaian yang diraih dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain,” ujar dia.(*)
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian (keempat kanan) bersama para wamendagri, kepala daerah, dalam acara malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Papua di Suni Hotel, Kota Jayapura, Provinsi Papua, Senin, 22 Juni 2026. DOK. TEMPO
Pemenang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026
Kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting
Provinsi:
- Papua
- Papua Barat
Ibu Kota Provinsi:
- Kabupaten Merauke
- Jayapura
Kabupaten:
- Mimika
- Jayapura
- Biak Numfor
Kategori Entrepreneur Government/Creative Financing
Provinsi:
- Papua
- Papua Barat Daya
Ibu Kota Provinsi:
- Jayapura
- Manokwari
Kabupaten:
- Mimika
- Jayapura
- Raja Ampat
Kategori Penurunan Tingkat Pengangguran
Provinsi:
- Papua Tengah
- Papua Pegunungan
Ibu Kota Provinsi:
- Nabire
- Jayawijaya
Kabupaten:
- Tambrauw
- Sorong
- Dogiyai
Kategori Pengendalian Inflasi
Provinsi:
- Papua Selatan
- Papua Tengah
Ibu Kota Provinsi:
- Jayapura
- Merauke
Kabupaten:
- Fakfak
- Biak Numfor
- Manokwari Selatan





































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)


