Cara Berpakaian Selama Ibadah Haji agar Ihram Sah dan Tetap Nyaman

5 hours ago 3

1. Gunakan Pakaian Longgar dan Tidak Membentuk Tubuh

Jemaah wanita diwajibkan mengenakan pakaian yang longgar dan tidak memperlihatkan lekuk tubuh. Aturan ini sesuai dengan adab berpakaian dalam Islam agar tetap menjaga kesopanan selama beribadah.

Pakaian ketat atau terlalu tipis sebaiknya dihindari karena dapat mengurangi kenyamanan dan tidak sesuai syariat. Pilih bahan yang ringan serta menyerap keringat agar tetap nyaman dipakai dalam cuaca panas di Arab Saudi. Selain itu, pakaian longgar juga memudahkan jemaah bergerak saat menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup padat dan melelahkan.

2. Jemaah Pria Wajib Memakai Dua Lembar Kain Ihram

Jemaah pria diwajibkan memakai dua lembar kain ihram putih yang tidak dijahit. Satu kain digunakan sebagai bawahan seperti sarung, sedangkan kain lainnya diselempangkan di bahu. Pakaian ihram pria tidak boleh berupa pakaian berjahit seperti kaos, celana, atau gamis karena bertentangan dengan aturan ihram.

3. Wanita Harus Menutup Aurat Secara Sempurna

Jemaah wanita wajib menutup seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Namun selama ihram, wanita tidak diperbolehkan memakai cadar dan sarung tangan.

Allah SWT berfirman:

يَـٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ قُل لِّأَزْوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِن جَلَـٰبِيبِهِنَّ

Latin: Yā ayyuhan-nabiyyu qul li-azwājika wa banātika wa nisā’il-mu’minīna yudnīna ‘alaihinna min jalābībihinna.

Artinya: “Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu, dan perempuan-perempuan mukmin agar mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.” (QS Al-Ahzab: 59)

4. Hindari Pakaian Mencolok dan Transparan

Pakaian yang terlalu mencolok atau menerawang tidak dianjurkan selama ibadah haji. Selain mengganggu kekhusyukan, pakaian seperti ini juga bertentangan dengan prinsip kesederhanaan dalam ihram.

Warna-warna netral seperti putih, hitam, krem, atau pastel menjadi pilihan yang paling aman dan nyaman digunakan. Jemaah juga disarankan menghindari busana dengan banyak payet atau aksesoris berlebihan. Kesederhanaan berpakaian saat haji menjadi simbol bahwa seluruh manusia setara di hadapan Allah SWT tanpa memandang status sosial.

5. Jangan Menggunakan Wewangian Setelah Ihram

Setelah niat ihram dilakukan, jemaah tidak diperbolehkan menggunakan parfum atau pakaian yang mengandung wewangian. Jika ingin memakai parfum, sebaiknya dilakukan sebelum niat ihram dimulai.

6. Pilih Bahan Pakaian yang Nyaman dan Menyerap Keringat

Cuaca di Arab Saudi cenderung panas sehingga jemaah perlu memilih pakaian berbahan nyaman seperti katun. Bahan yang ringan dan mudah menyerap keringat akan membantu jemaah tetap fokus beribadah. Bagi pria, pilih kain ihram yang tidak terlalu tipis agar aman digunakan saat beraktivitas. Sedangkan wanita disarankan memakai gamis longgar yang tidak berat agar mudah bergerak. Pemilihan bahan pakaian yang tepat dapat membantu mengurangi risiko iritasi kulit dan rasa gerah selama menjalani ibadah haji.

7. Gunakan Sandal yang Sesuai Aturan Ihram

Jemaah pria tidak diperbolehkan memakai alas kaki yang menutupi mata kaki dan punggung kaki selama ihram. Karena itu, sandal terbuka menjadi pilihan utama yang sesuai sunnah. Sementara wanita diperbolehkan menggunakan alas kaki tertutup selama tetap nyaman dipakai berjalan jauh. Pilih sandal yang empuk dan tidak licin untuk menghindari cedera saat ibadah. Kenyamanan alas kaki sangat penting karena jemaah akan berjalan cukup jauh selama menjalankan rangkaian ibadah haji.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |