Gagal di Fase Grup, Ada Apa dengan Tim Thomas Indonesia

5 hours ago 6

TIM bulu tangkis putra Indonesia menelan kekalahan telak 1-4 dari Prancis pada laga fase grup Piala Thomas 2026. Hasil ini memastikan Indonesia tersingkir lebih awal sekaligus menjadi catatan terburuk sejak keikutsertaan pertama pada 1958.

Dalam lima partai yang dipertandingkan di Forum Horsens, Denmark, Rabu dinihari, 29 April 2026, Indonesia gagal mengamankan poin di empat laga awal. Satu-satunya kemenangan baru hadir di partai penutup melalui sektor ganda.

Jonatan Christie yang turun di partai pertama tak mampu membendung permainan Christo Popov. Ia kalah dua gim langsung 19-21, 14-21. Jonatan mengakui penampilannya terganggu kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih setelah laga melawan Kunlavut Vitidsarn sebelumnya.

Jonatan menilai bahwa dirinya sudah mencoba mengikuti ritme permainan Christo pada gim pertama dan beberapa kali sempat bisa menyamakan kedudukan. “Tapi hari ini banyak melakukan kesalahan sendiri dan membuat dia motivasinya kembali dengan lebih semangat,” kata dia setelah pertandingan.

Kekalahan Jonatan membuat Indonesia tertinggal 0-1. Tekanan kemudian berpindah ke Alwi Farhan di partai kedua. Tunggal muda itu juga harus mengakui keunggulan Alex Lanier dalam dua gim, 16-21, 19-21. “Rasa itu cukup menghantui saya. Saya lebih merasakan pressure,” ujar Alwi.

Alwi mengatakan tak ada perbedaan pola permainan saat menghadapi Lanier. Namun, ia mengakui wakil Prancis itu memiliki kekuatan pukulan yang sangat besar. “Antisipasi saya beberapa kali lepas. Dia banyak mendapatkan poin dari situ. Saya harus perbaiki untuk ke depannya,” ucap dia.

Indonesia berada di ujung tanduk saat Anthony Sinisuka Ginting turun di partai ketiga. Ia sempat membuka peluang setelah merebut gim pertama 22-20 atas Toma Junior Popov. Namun lawan mampu bangkit dan merebut dua gim berikutnya 21-15 dan 22-20.

Pada gim penentuan, Ginting sempat unggul sebelum mengalami kram di momen krusial. Kondisi itu membuatnya kesulitan mengimbangi permainan lawan. “Ketika dia kembali menemukan ketenangannya, saya mulai kesulitan dengan banyak harus berlari mengejar bola,” kata Ginting.

Kekalahan tersebut memastikan Indonesia tertinggal 0-3 dan kehilangan peluang untuk membalikkan keadaan. Partai ganda pertama yang mempertemukan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani melawan Eloi Adam/Leo Rossi juga berakhir dengan kekalahan 19-21, 19-21.

Sabar menilai kepercayaan diri lawan menjadi pembeda utama dalam pertandingan tersebut. Meski begitu, ia memastikan bahwa dirinya telah mengeluarkan kemampuan terbaik saat menghadapi wakil Prancis tersebut. “Mereka mempunyai kepercayaan diri setelah menang di pertandingan sebelumnya. Sebaliknya kami tidak bisa mengontrol tekanan itu,” ujarnya.

Indonesia akhirnya meraih satu poin hiburan lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang menang rubber game 21-18, 19-21, 21-11 atas pasangan Christo Popov/Toma Junior Popov. Meski demikian, kemenangan tersebut tak mengubah hasil akhir. Indonesia tetap kalah 1-4 dan harus tersingkir di fase grup

Di Piala Thomas 2026, tim putra Indonesia menang 5-0 atas Aljazair dan 3-2 atas Thailand. Capaian itu tak cukup membawa tim Merah Putih lolos dari fase grup. Indonesia hanya bertengger di peringkat ketiga Grup D, sedangkan Thailand dan Prancis lolos ke perempat final. 

Pilihan Editor: Thomas-Uber: Peluang Indonesia di Tengah Paceklik Gelar
Pilihan Editor: Kekuatan Seimbang Tim Sepak Bola Spanyol di Piala Dunia 2026

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |