INFO TEMPO – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Pengelolaan Kelautan menjajaki pengembangan proyek inovasi karbon biru berintegritas tinggi bersama Rubicon Carbon, perusahaan solusi karbon asal Amerika Serikat. Langkah ini merupakan komitmen pemerintah dalam mengembangkan program karbon biru sebagai instrumen pembangunan sekaligus mendukung aksi mitigasi perubahan iklim.
Kolaborasi KKP dan Rubicon Carbon berpotensi mendatangkan investasi di bidang karbon, pengembangan teknologi, hingga pembiayaan inovatif untuk meningkatkan kualitas pengelolaan ekosistem karbon biru nasional, seperti mangrove, terumbu karang, dan padang lamun. KKP saat ini juga tengah menyiapkan regulasi penyelenggaraan Instrumen Nilai Ekonomi Karbon (NEK) melalui revisi Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 1 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penyelenggaraan Nilai Ekonomi Karbon di Sektor Kelautan.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Salah satu fokus pengembangan saat ini adalah revitalisasi kawasan pesisir Pantai Utara Jawa melalui restorasi mangrove yang dipadukan dengan perbaikan sistem budidaya tambak. Program ini diarahkan untuk memulihkan kawasan pesisir yang mengalami degradasi selama puluhan tahun sekaligus meningkatkan kapasitas penyerapan karbon dan produktivitas ekonomi masyarakat," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dalam siaran resmi di Jakarta pada Rabu, 15 Juli 2026.
Dalam pertemuan dengan tim Rubicon Carbon di kantor KKP, Trenggono memaparkan sejumlah program karbon nasional, di antaranya rencana pengembangan proyek restorasi mangrove skala besar di Pantai Utara Jawa dan penguatan pengelolaan kawasan konservasi laut. Menurut dia, pemanfaatan teknologi pemantauan untuk mengukur kondisi mangrove, padang lamun, dan terumbu karang akan menjadi bagian penting dalam penyusunan data karbon biru yang kredibel dan memenuhi standar internasional.
Melalui kemitraan dengan Rubicon Carbon, KKP akan menjajaki penyusunan studi kelayakan, pengembangan proyek percontohan, mobilisasi investasi, hingga akses ke pasar karbon internasional. Tahapan ini diharapkan menghasilkan proyek karbon biru yang memenuhi standar global dan mampu menarik pembeli kredit karbon sejak tahap awal pengembangan.
"Kami melihat hal ini sebagai kepemimpinan sejati dalam memulihkan dan melestarikan mangrove. Dari pihak kami, kami sangat menantikan kerja sama dengan KKP, sekaligus menjajaki pengembangan proyek berskala lanskap yang berkualitas tinggi di Indonesia. Kami berharap proyek ini dapat menjadi contoh kelas dunia tentang bagaimana solusi serupa dapat direplikasi untuk memulihkan mangrove di berbagai belahan dunia," ujar Head of Asia and Head of Asset Management Rubicon Carbon, Flora Ji.
Chief Market Relations Officer Rubicon Carbon, Filipe Blackwood Oliveira, menambahkan bahwa pihaknya berkomitmen membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurut dia, kolaborasi ini juga bertujuan memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat, tidak hanya untuk saat ini, tetapi juga dalam jangka panjang.
"Dan kami, bersama Presiden Indonesia, berkomitmen penuh untuk memastikan bahwa kami akan melakukan lebih dari sekadar kata-kata. Kami hadir untuk memberikan dampak yang nyata," katanya.
KKP menegaskan bahwa seluruh pengembangan karbon biru akan mengedepankan prinsip keberlanjutan, tata kelola yang baik, serta pelibatan aktif masyarakat pesisir sebagai penerima manfaat utama. Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, pengembangan karbon biru diharapkan menjadi instrumen penting dalam mendukung pencapaian target iklim nasional sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi biru Indonesia. (*)






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220916/original/022981400_1747295711-cek_fakta_dana_infak_ikn.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533944/original/014241300_1773800350-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-18T091819.082.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5535542/original/015737900_1774058025-kub1.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4398538/original/021682500_1681724902-pray-g2e7ab62ad_1280.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464482/original/037142800_1767691264-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-06T160347.689.jpg)





