Kopdes Jadi Sasaran Hoaks, Simak Faktanya

5 hours ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Koperasi Desa (Kopdes) menjadi salah satu program pemerintah yang diserang hoaks. Hoaks ini menyebar melalui media sosial maupun aplikasi percakapan.

Lalu apa saja hoaks terkait Kopdes? Berikut beberapa di antaranya:

1. Cek Fakta: Tidak Benar Foto Presiden Prabowo Pinjam Dana dari Korsel dan Jepang 500,5 Triliun untuk MBG dan Kopdes

Cek Fakta Liputan6.com menemukan klaim foto Presiden Prabowo Subianto pinjam dana 500,5 T ke Korea Selatan (Korsel) dan Jepang untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes). Foto itu beredar di media sosial Facebook pada 7 Agustus 2026.

Dalam unggahannya terdapat tangkapan layar foto artikel berlogo Kompas.com bernarasi sebagai berikut:

"PRESIDEN PRABOWO RESMI MENERIMA PINJAMAN DANA DARI KOREA DAN JEPANG SENILAI 500,5 TRILIYUN UNTUK MELANJUTKAN PROGRAM MBG DAN KOPDES. TOTAL HUTANG NEGARA MENCAPAI 15000 TRILIYUN,"

Selain itu dalam foto tersebut juga terdapat narasi:

"Uang riba emang manis tapi bayar nya akan sulit/udah di pastikan Indonesia akan bangkrut"

Akun itu menambahkan narasi, "Parah ini"

Lalu benarkah klaim foto Presiden Prabowo Subianto pinjam dana 500,5 T ke Korsel dan Jepang untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes)? Simak dalam artikel berikut ini...

2. Cek Fakta: Hoaks Mendes Minta Warung di Desa Ditutup Agar Masyarakat Belanja di Kopdes

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes. Postingan itu beredar sejak pekan lalu.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 21 Juli 2026.

Dalam postingannya terdapat foto Mendes Yandri dengan narasi:

"Pemerintah berharap warung/toko di pedesaan di tutup, supaya masyarakat desa belanja di koperasi desa"

Akun itu menambahkan narasi:

"Mendes menghimbau setelah Koperasi Desa Merah Putih beroperasi, beliau berharap Warung/Toko tutup, supaya masyarakat Desa berbelanja di Koperasi Desa."

Lalu benarkah postingan Mendes PDT Yandri Susanto meminta warung di pedesaan ditutup agar masyarakat belanja di Kopdes? Simak dalam artikel berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Presiden Prabowo Minta Warung di Desa Ditutup Agar Masyarakat Belanja di Kopdes

Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan postingan Presiden Prabowo meminta warung di desa ditutup agar masyarakat belanja di Koperasi Desa (Kopdes). Postingan itu beredar sejak awal pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook pada 14 September 2026. Dalam unggahannya terdapat foto Presiden Prabowo dengan narasi:

"Prabowo sebut "kalau bisa seluruh warung yg ada di desa dan daerah tutup saja biar mereka belanja di kopdes toh warung ga ada untungnya buat negara"

Akun itu menambahkan narasi:

"Gak bisa pak..warung rakyat tidak boleh tutup cuma gara gara ada Kopdes...

Bersainglah secara sehat, sama sama cari rezeki. .. Jangan pula nanti kalian pakai jasa Satpol PP untuk memaksa tutup warung... Kurang ajar itu namanya jika itu terjadi"

Lalu benarkah postingan Presiden Prabowo meminta warung di desa ditutup agar masyarakat belanja di Koperasi Desa (Kopdes)? Simak dalam artikel berikut ini...

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |