KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mendalami jumlah uang yang disetor oleh setiap pengusaha rokok kepada segelintir pihak di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Uang itu diduga berkaitan dalam pengurusan cukai yang setiap produk rokok dikenakan pita cukai.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan para pengusaha rokok yang diduga menyetor uang ke Ditjen Bea Cukai dalam pengurusan cukai ini paling banyak berada di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Budi mengungkapkan lembaganya masih mendalami dugaan suap pengurusan cukai rokok.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
"Apakah semuanya ini melakukan dugaan suap atau pemberian uang kepada oknum di Ditjen Bea dan Cukai dalam pengurusan pita cukai atau seperti apa, ini yang kemudian masih akan terus kami dalami," ujar Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa, 28 April 2026.
Karena itu, KPK membutuhkan keterangan para pengusaha rokok saat mengurus pita cukai sigaret di Ditjen Bea Cukai. Budi mengatakan kesaksian para pengusaha rokok sekaligus mengkonfirmasi ihwal barang bukti yang ditemukan penyidik saat menggeledah sejumlah lokasi dalam dugaan suap cukai rokok maupun impor barang.
Sebelumnya, KPK menduga terdapat pemberian uang dari pengusaha rokok kepada oknum di Ditjen Bea Cukai. Dugaan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan seorang pegawai Bea Cukai bernama Salisa Asmoaji pada 9 April 2026.
Budi menjelaskan, penyidik juga menelusuri aliran uang untuk mengidentifikasi perusahaan rokok yang diduga terlibat. KPK menduga sejumlah perusahaan menyuap guna mengurus cukai rokok yang mereka produksi.
KPK saat ini mengembangkan penyidikan kasus suap impor barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Penyidik menduga sejumlah pihak di instansi tersebut memalsukan cukai rokok.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan, terdapat modus penggunaan cukai palsu maupun penggunaan cukai yang tidak sesuai peruntukannya. “Ada yang menggunakan cukai palsu, ada juga yang menggunakan cukai yang tidak seharusnya,” kata Asep.
Asep menyebut, tarif cukai rokok buatan mesin dan buatan tangan berbeda. KPK menduga oknum pegawai Bea Cukai memberikan cukai bertarif lebih rendah dalam jumlah lebih banyak, alih-alih menggunakan cukai bertarif lebih tinggi sesuai ketentuan.
KPK telah menetapkan enam tersangka dalam kasus suap impor di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Mereka adalah mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea dan Cukai Rizal; Kepala Subdirektorat Intelijen Penindakan dan Penyidikan Sisprian Subiaksono; Kepala Seksi Intelijen Orlando Hamonangan; pemilik Blueray Cargo John Field; Ketua Tim Dokumen Importasi Blueray Cargo Andri; serta Manajer Operasional Blueray Cargo Dedy Kurniawan.
Dalam perkembangan kasus, KPK juga menetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai Penindakan dan Penyidikan Ditjen Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo sebagai tersangka. KPK menangkap Budiman di kantor pusat Bea Cukai, Jakarta, pada 26 Februari 2026.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)







:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473943/original/060119400_1768461944-klaim_purbaya_temukan_data_uang_jokowi.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153924/original/010138200_1741324616-1741320553002_ucapan-selamat-puasa-marhaban-ya-ramadhan.jpg)