Kumpulan Dzikir untuk Ibu Hamil 4 Bulan serta Doanya, Teks Arab-Latin dan Artinya

1 day ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Masa kehamilan merupakan fase spiritual yang sangat penting. Mengamalkan dzikir untuk ibu hamil 4 bulan sangatlah dianjurkan. Dalam khazanah Islam, pada usia kandungan 120 hari inilah, penciptaan manusia mencapai tahap peniupan ruh ke dalam janin.

Rasulullah ﷺ bersabda, "Kemudian diutuslah malaikat kepadanya (janin) untuk meniupkan ruh di dalamnya, dan diperintahkan untuk mencatat empat hal: rezekinya, ajalnya, amalnya, serta celaka atau bahagianya" (HR. Bukhari dan Muslim).

Al-Hafizh Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan bahwa fase peniupan ruh dan penentuan takdir ini merupakan saat yang sangat tepat bagi orang tua untuk mengintensifkan doa serta zikir. Harapannya, si buah hati tidak hanya tumbuh sehat secara fisik, tetapi juga menjadi hamba yang saleh dan bahagia takdirnya sejak berada di dalam kandungan.

Merujuk Buku Terapi Komplementer dalam Kehamilan Min dan Body Therapy, Rika Handayani, dkk, Wirid Ibu Hamil, Doa-doa Mustajab saat Menanti Buah Hati, Ummu Abdillah Nauriah binti Abdirrahman, dan sumber relevan lain, berikut ini adalah dzikir yang dapat diamalkan ibu hamil.

Dzikir-Dzikir yang Dianjurkan untuk Ibu Hamil 4 Bulan

Berdasarkan berbagai sumber kredibel (Buku Wirid Ibu Hamil, Terapi Komplementer dalam Kehamilan, serta kitab-kitab hadis), berikut adalah dzikir-dzikir yang sangat dianjurkan bagi ibu hamil 4 bulan yang dapat diamalkan setiap hari:

1. Dzikir “Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh”

Teks Arab: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Latin: Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.

Artinya: “Tiada daya dan kekuatan kecuali karena (pertolongan) Allah.”

Dalil: Rasulullah ﷺ bersabda, “Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh adalah obat dari sembilan puluh sembilan macam penyakit; yang paling ringan adalah rasa gundah.” (HR. Al-Hakim, dinilai shahih). Beliau juga bersabda, “Maukah aku ajarkan kepadamu salah satu perbendaharaan surga, yaitu lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim). (Buku Wirid Ibu Hamil, hlm. 45-46).

2. Kalimat Tawakal “Ḥasbunallāhu wa ni‘mal-wakīl”

Teks Arab: حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Latin: Ḥasbunallāhu wa ni‘mal-wakīl.

Artinya: “Cukuplah Allah menjadi Penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung.”

Dalil: Imam Al-Bukhari meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Kalimat ini pernah diucapkan oleh Nabi Ibrahim ketika dimasukkan ke dalam api, dan juga pernah diucapkan oleh Muhammad ketika orang-orang berkata kepadanya, ‘Sesungguhnya manusia telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka.’”

3. Dzikir “Ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huw”

Teks Arab: حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ

Latin: Ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huw.

Artinya: “Cukuplah Allah bagiku, tidak ada tuhan selain Dia.”

Keterangan: Dilanjutkan dengan ‘alaihi tawakkaltu wa huwa rabbul ‘arsyil ‘aẓīm (kepada-Nya aku bertawakal dan Dia adalah Tuhan pemilik ‘Arsy yang agung). Doa ini dibaca 3 atau 7 kali.

4. Dzikir “Lā ilāha illallāh” 100 kali

Teks Arab: لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ

Latin: Lā ilāha illallāh.

Artinya: “Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah.”

Dalil: Rasulullah SAWbersabda, “Siapa yang membaca lā ilāha illallāh seratus kali, maka hal itu sebanding dengan membebaskan sepuluh budak, dituliskan untuknya seratus kebaikan, dan dihapuskan darinya seratus kesalahan. Di samping itu, ia akan menjadi benteng baginya dari gangguan setan pada hari ketika ia membacanya hingga sore.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

5. Dzikir untuk Menghilangkan Rasa Cemas dan Takut

Kehamilan sering kali disertai perasaan cemas dan takut, baik tentang kondisi janin maupun proses persalinan. Berikut adalah dzikir yang diajarkan Rasulullah ﷺ ketika sedang dirundung derita.

Teks Arab: اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ

Latin: Allāhumma raḥmataka arjū fa lā takilnī ilā nafsī ṭarfata ‘ainin, wa aṣliḥ lī sya’nī kullah, lā ilāha illā anta.

Artinya: “Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang aku harapkan. Janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri walau hanya sekejap mata. Perbaikilah seluruh urusanku. Tiada tuhan selain Engkau.” (HR. Abu Dawud, dinilai shahih oleh Al-Albani) (Buku Wirid Ibu Hamil, hlm. 47)

Dzikir “Yā Hayyu Yā Qayyūm”

Teks Arab: يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Latin: Yā ḥayyu yā qayyūmu biraḥmatika astaghīṡu.

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan.” (HR. At-Tirmidzi, dinilai hasan).

6. Dzikir Pagi dan Petang untuk Ibu Hamil

Untuk menghadirkan ketenangan jiwa dan perlindungan sepanjang hari, ibu hamil disarankan membiasakan diri membaca dzikir pada pagi dan petang. Ayat Kursi menjadi salah satu bacaan yang sangat dianjurkan dalam praktik ini.

Dalam kitab Al-Adzkar An Nawawiyah karya Imam Nawawi, seorang ibu yang sedang hamil dianjurkan untuk memperbanyak membaca Ayat Kursi, Surat al-Insyirah (Alam Nasyrah), Al-Falaq, dan An-Nas. Praktik ini didasarkan pada pemahaman bahwa bacaan-bacaan tersebut dapat menjadi pelindung dari berbagai bahaya dan gangguan, baik lahir maupun batin.

Ayat Kursi

Teks Arab: ٱللَّهُ لَآ إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌۭ وَلَا نَوْمٌۭ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍۢ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ

Latin: Allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qayyūm(u), lā ta’khużuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), man żal-lażī yasyfa‘u ‘indahū illā bi’iżnih(ī), ya‘lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai’im min ‘ilmihī illā bimā syā’(a), wasi’a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya’ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u).

Artinya: “Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi lagi Maha Besar.”

Dalam riwayat disebutkan bahwa Ayat Kursi jika dibaca di dalam rumah, maka rumah itu tidak akan didekati oleh setan. Dianjurkan dibaca 3 atau 7 kali untuk mengusir jin dan setan.

7. Doa Memohon Keselamatan dan Kesehatan Janin

Doa menjadi sarana utama seorang ibu untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus menyampaikan harapan terbaik bagi janinnya. Imam Ibnul Qayyim dalam kitab Zad Al-Ma’ad menyebutkan bahwa doa-doa yang diajarkan oleh Rasulullah ﷺ memiliki pengaruh yang sangat kuat dalam memberikan ketenangan dan perlindungan.

Teks Arab: اللَّهُمَّ احْفَظْ وَلَدِي مَا دَامَ فِي بَطْنِي، وَاشْفِهِ مَعِي، أَنْتَ الشَّافِي لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

Latin: Allāhumma ḥfaẓ waladī mā dāma fī baṭnī. Wasyfihi ma‘ī. Anta asy-syāfī lā syifā’a illā syifā’uka, syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya: “Ya Allah, jagalah anakku selama ia berada dalam kandunganku. Sembuhkanlah dia bersamaku. Engkaulah Maha Penyembuh, tiada kesembuhan kecuali kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

8. Doa Perlindungan dengan Kalimat Allah yang Sempurna

Dalam Shahih Muslim disebutkan bahwa Nabi ﷺ mengajarkan doa berlindung dari kejahatan makhluk. Doa ini dapat dibaca oleh ibu hamil sebanyak 3 kali, terutama saat merasa khawatir.

Teks Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ

Latin: A‘ūdzu bikalimātillāhit tammāti min syarri mā khalaq.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang Dia ciptakan.” (HR. Muslim)

9. Dzikir dengan Surat Al-Fatihah dan Al-Insyirah

Metode dzikir dengan membaca surat-surat pilihan lalu meniupkannya pada perut menjadi praktik yang banyak diamalkan oleh ibu hamil. Praktik ini merujuk pada riwayat bahwa ketika putri Rasulullah, Fatimah, hendak melahirkan, beliau mengutus Ummu Salamah dan Zainab binti Jahsy untuk membacakan Ayat Kursi serta dua ayat dari surat Al-A’raf dan memohonkan perlindungan dengan mu‘awwidzatain (Buku Wirid Ibu Hamil, hlm. 115).

Menurut panduan dari NU Online, amalan yang sangat dianjurkan bagi ibu hamil adalah membaca Surat Al-Fatihah sebanyak 7 kali setiap ba’da salat subuh dan meniupkannya pada perut, serta membaca Surat Al-Insyirah (Alam Nasyrah) sebanyak 7 kali setiap ba’da salat maghrib dan meniupkannya pada perut.

Surat Al-Fatihah

Teks Arab: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ (١) الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ (٢) الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ (٣) مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ (٤) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ (٥) اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ (٦) صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ (٧)

Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn. Ar-raḥmānir-raḥīm. Māliki yaumid-dīn. Iyyāka na‘budu wa iyyāka nasta‘īn. Ihdināṣ-ṣirāṭal-mustaqīm. Ṣirāṭal-lażīna an‘amta ‘alaihim, ghairil-maghḍūbi ‘alaihim wa laḍ-ḍāllīn.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam. Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.”

Surat Al-Insyirah (Alam Nasyrah)

Teks Arab: بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ. أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (١) وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ (٢) الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ (٣) وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (٤) فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (٧) وَإِلَىٰ رَبِّكَ فَارْغَبْ (٨)

Latin: Bismillāhir-raḥmānir-raḥīm. Alam nasyraḥ laka ṣadrak. Wa waḍa‘nā ‘anka wizrak. Allażī anqaḍa ẓahrak. Wa rafa‘nā laka dzikrak. Fa inna ma‘al-‘usri yusrā. Inna ma‘al-‘usri yusrā. Fa iżā faragta fanṣab. Wa ilā rabbika fargab.

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Bukankah Kami telah melapangkan dadamu untukmu (Muhammad)? Dan Kami telah menurunkan bebanmu darimu, yang memberatkan punggungmu. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama) mu. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap.”

10. Doa Khusus ketika Kandungan Memasuki Usia 4 Bulan

Memasuki usia 4 bulan, terdapat doa khusus yang dianjurkan untuk dibaca. Doa ini merupakan ungkapan permohonan agar Allah menjadikan anak yang dikandung sebagai generasi penerus yang saleh, mulia, dan penuh berkah.

Doa 4 Bulanan (Ringkas)

Teks Arab: اللَّهُمَّ اجْعَلْهُ وَلَدًا صَالِحًا، كَرِيمًا، نَافِعًا، مُبَارَكًا

Latin: Allāhumma-j‘alhu waladan ṣāliḥan, karīman, nāfi‘an, mubārakan.

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah anak ini kelak sebagai anak yang saleh, mulia, bermanfaat, dan penuh berkah.”

Doa Perlindungan Lengkap untuk Janin 4 Bulan

Dalam buku Wirid Ibu Hamil karya Ummu Abdillah Naurah binti Abdirrahman (hlm. 114-115) disebutkan riwayat dari Ibnu Abbas tentang doa yang diucapkan Nabi Isa ketika melewati seekor lembu yang kesulitan melahirkan. Doa ini sangat dianjurkan untuk ibu hamil yang mengalami kesulitan, namun juga dapat dibaca sebagai bentuk perlindungan umum.

Teks Arab: يَا خَالِقَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ، وَيَا مُخَلِّصَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ، وَيَا مُخْرِجَ النَّفْسِ مِنَ النَّفْسِ، خَلِّصْهَا

Latin: Yā khāliqan nafsi minan nafsi, wa yā mukhallishan nafsi minan nafsi, wayā mukhrijan nafsi minan nafsi khallishhā.

Artinya: “Wahai Pencipta jiwa yang berasal dari jiwa, wahai Dzat Yang Melepaskan jiwa dari jiwa, wahai Dzat Yang Mengeluarkan jiwa dari jiwa, selamatkanlah ia!”

Imam Ibnul Qayyim dalam Zad Al-Ma‘ad (IV/358) berkata, “Jika seorang wanita mengalami kesulitan melahirkan anaknya, tuliskanlah doa ini untuknya.” Doa ini juga dapat dibaca sendiri oleh ibu hamil (3 kali) sebagai bentuk permohonan kemudahan.

Pertanyaan Seputar Kumpulan Dzikir untuk Ibu Hamil 4 Bulan

4 bulanan hamil baca surat apa?

Saat hamil 4 bulan (usia 120 hari), ruh mulai ditiupkan ke dalam janin. Dianjurkan memperbanyak doa dan membaca surat-surat dalam Al-Qur'an untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan memohon agar anak tumbuh menjadi anak yang saleh dan salihah.

Ibu hamil migrain obatnya apa?

Obat paling aman untuk mengatasi migrain saat hamil adalah Parasetamol. Sebelum menggunakan obat apa pun, sangat disarankan untuk mencoba perawatan tanpa obat terlebih dahulu demi keamanan janin.

Apa yang harus dilakukan ibu saat hamil 4 bulan?

Saat hamil 4 bulan (trimester kedua), fokuskan pada pemenuhan nutrisi, olahraga ringan seperti jalan pagi, dan kontrol rutin ke dokter. Di masa ini, mual biasanya mereda, gerakan janin mulai terasa, dan perut mulai membesar.

Kenapa hamil 4 bulan harus selamatan?

Selamatan atau syukuran hamil 4 bulan (sering disebut mapati) dilakukan sebagai bentuk rasa syukur karena pada usia ini janin mulai bernyawa. Menurut ajaran Islam, di usia 4 bulan Allah SWT meniupkan roh ke dalam janin dan mencatat takdirnya, termasuk rezeki dan masa depannya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |