5 Keutamaan Membaca Ya Malik Ya Quddus Setiap Hari, Jauhkan Penyakit hingga Datangkan Ketenangan Hati

19 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Di tengah kesibukan dan berbagai persoalan hidup, dzikir menjadi sarana untuk menenangkan hati sekaligus menguatkan keyakinan bahwa segala urusan berada dalam kekuasaan-Nya. Lafaz Ya Malik dan Ya Quddus merupakan dua nama mulia dari Asmaul Husna yang mengingatkan seorang hamba akan kebesaran, kekuasaan, dan kesucian Allah yang sempurna. Terdapat berbagai keutamaan membaca ya malik ya quddus setiap hari.

Keagungan dua nama tersebut ditegaskan langsung dalam Al-Qur'an. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Hasyr ayat 23, "Dialah Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Raja Yang Mahasuci, Yang Mahasejahtera...".

Ayat ini menunjukkan bahwa Al-Malik dan Al-Quddus termasuk Asmaul Husna yang memiliki kedudukan istimewa. Karena itu, memperbanyak dzikir dengan menyebut nama-nama Allah merupakan salah satu bentuk pengagungan sekaligus ikhtiar untuk semakin mendekatkan diri kepada-Nya.

Para ulama juga menjelaskan pentingnya membiasakan dzikir yang bersumber dari Al-Qur'an dan sunnah. Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Hisnul Muslim yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai Buku Dzikir Pagi dan Petang menghimpun berbagai doa dan dzikir sahih yang dapat diamalkan setiap hari, termasuk dzikir yang mengandung Asmaul Husna.

Imam Ibnu Qayyim dalam Madarij as-Salikin menjelaskan bahwa dzikir yang dilakukan secara rutin dan penuh keikhlasan akan memberikan pengaruh besar bagi kehidupan seorang hamba. Hati menjadi lebih tenang, iman semakin kuat, dan seseorang terdorong untuk terus bergantung kepada Allah SWT dalam setiap keadaan

Merangkum berbagai sumber berikut ini adalah keutamaan membaca Ya Malik Ya Quddus setiap hari.

Keutamaan Membaca Ya Malik Ya Quddus Setiap Hari

1. Membersihkan Hati dari Kekotoran dan Penyakit Ruhani

Al-Malik: Barang siapa membaca Asmaul Husna Al-Malik dengan rutin setiap hari pada waktu matahari tergelincir sebanyak 100 kali, niscaya hatinya akan menjadi bersih, dan lenyaplah segala kekotorannya.

Al-Quddus: Allah akan mengobati semua penyakit ruhani kepada orang yang membaca Asma Allah ini sebanyak-banyaknya setiap hari. Jika seseorang yang memiliki hati yang bersih membaca yaa Qudduus sebanyak 100 kali setiap hari, hatinya akan terbebas dari semua pikiran dan perhatian yang menimbulkan kesulitan, kekhawatiran, dan penderitaan.

2. Perlindungan dari Segala Bencana dan Bahaya

Allah akan melindungi orang yang mengamalkan dzikir ini dari semua bencana, kecelakaan dan kerugian. Dzikir ini menjadi benteng spiritual yang menjaga seorang Muslim dari berbagai marabahaya, baik yang tampak maupun yang tidak tampak.

3. Mendapatkan Perlindungan Kesehatan dan Kesucian Diri

Membaca dzikir Ya Malikul Quddus sebanyak 11 kali setiap hari setelah sholat Subuh dipercaya mampu memberikan ketenangan, keyakinan, dan perlindungan dari berbagai macam penyakit yang mengganggu organ tubuh.

Amalan ini juga menjadi pelengkap spiritual untuk mendukung usaha menjaga kesehatan. Dalam konteks yang lebih luas, pengamalan ini diharapkan dapat membersihkan tubuh dan jiwa dari segala gangguan.

4. Mendatangkan Ketenangan Hati dan Menghilangkan Kegelisahan

Rasulullah SAW mengajarkan dzikir ini kepada seseorang yang mengadu tentang kegundahan yang menimpanya. Beliau bersabda: “Perbanyaklah membaca doa: Subhanal malikil qudduus rabbil malaaikati war ruuhi...”.

Seseorang tersebut membacanya dan kegundahannya hilang seketika. Ini menunjukkan bahwa dzikir ini memiliki kekuatan untuk menghilangkan kegelisahan dan mendatangkan ketenangan jiwa.

5. Dzikir yang Diajarkan Rasulullah SAW dan Diamalkan Para Sahabat

Dari Ubay bin Ka'ab RA, ia berkata: “Rasulullah apabila telah melakukan salam dalam sholat witir beliau mengucapkan 'Subhaanal Malikil Qudduus'.” (HR. Abu Dawud). Dari Anas bin Malik RA, beliau berkata: “Nabi SAW memperbanyak membaca 'Subhanal Malikil Quddus' pada dua rakaat terakhir.”.

Ini menunjukkan bahwa dzikir ini adalah amalan yang diajarkan dan dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW.

Tulisan Arab, Latin, dan Arti Dzikir Ya Malik Ya Quddus

Berikut adalah bacaan dzikir ya malik ya quddus lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahannya:

Teks Arab: يَا مَالِكُ يَا قُدُّوسُ

Latin: Yā Māliku yā Quddūsu

Artinya: “Wahai Dzat Yang Maha Merajai, wahai Dzat Yang Maha Suci.”

Teks Lengkap (Subhanal Malikil Quddus)

Dalam praktiknya, dzikir ini sering dibaca dalam bentuk yang lebih lengkap:

Arab: سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ

Latin: Subhānal malikil quddūsi

Arti: “Mahasuci Allah, Raja Yang Maha Suci.” (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah)

Dibaca sebanyak tiga kali, dengan suara yang ditinggikan dan dipanjangkan pada bacaan ketiga.

Makna Mendalam Al-Malik dan Al-Quddus

1. Al-Malik (الملك) — Yang Maha Merajai

Secara makna, Al-Malik menegaskan kekuasaan mutlak Allah. Allah adalah Pemilik seluruh alam, yang di atas (langit) dan yang di bawah (bumi), serta semuanya adalah hamba dan sangat berhajat kepada-Nya. Sifat kuasa Allah melalui Al-Malik tidaklah sama seperti kuasa manusia; kekuasaan-Nya bersifat mutlak dan tidak terbatas.

Raja yang sesungguhnya adalah Allah SWT, sebagaimana dinyatakan dalam firman-Nya: “Dialah Allah Yang tiada Tuhan selain Dia, Raja Yang Mahasuci...” (QS. Al-Hasyr: 23). Pada hakikatnya, tidak ada seorang pun yang memiliki kekuasaan bersama-Nya, seperti halnya di saat mereka (raja-raja) masih hidup di dunia.

2. Al-Quddus (القدوس) — Yang Maha Suci

Al-Quddus berarti Yang Maha Suci atau Yang Maha Bersih. Dalam kamus Bahasa Arab, Al-Quddus adalah yang suci murni atau yang penuh keberkatan. Maha Suci artinya tertutupnya kemungkinan bahwa wujud dzat Allah pernah terbayangkan oleh makhluk manapun.

Kata Al-Quddus (atau Yang Mahasuci) sering didampingkan dengan kata Al-Malik (Raja atau Penguasa). Kombinasi dua nama ini membangun kesadaran spiritual bahwa manusia adalah hamba yang lemah di hadapan Raja Yang Maha Sempurna. Nilai-nilai yang terdapat di dalam sifat Al-Malik Al-Quddus yang dimiliki Allah pada dasarnya dapat diaplikasikan dalam kehidupan sosial.

Waktu Pengamalan Dzikir Ya Malik Ya Quddus

Berikut adalah waktu-waktu yang paling dianjurkan untuk mengamalkan dzikir ya malik ya quddus:

1. Setelah Sholat Witir

Waktu yang paling utama untuk membaca dzikir Subhanal Malikil Quddus adalah setelah sholat witir, baik dalam rangkaian sholat tarawih di bulan Ramadhan maupun sholat witir secara umum. Hal ini sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW mengajarkan kepada para sahabatnya untuk membaca zikir ini sebanyak tiga kali setelah sholat witir.

2. Setiap Pagi dan Setelah Matahari Tergelincir

Al-Malik: Dianjurkan membaca Asmaul Husna Al-Malik dengan rutin setiap hari pada waktu matahari tergelincir (waktu zawal, menjelang Dhuhur) sebanyak 100 kali.

Al-Quddus: Dianjurkan membaca yaa Qudduus sebanyak 100 kali setiap hari, baik di pagi atau siang hari.

3. Setelah Sholat Subuh

Membaca dzikir Ya Malikul Quddus sebanyak 11 kali setiap hari setelah sholat Subuh juga merupakan amalan yang dianjurkan, terutama untuk perlindungan kesehatan.

4. Saat Mengalami Kegundahan dan Kesulitan Rasulullah SAW mengajarkan dzikir ini kepada seseorang yang sedang mengalami kegundahan, dan setelah membacanya kegundahan tersebut hilang. Ini menunjukkan bahwa dzikir ini sangat dianjurkan dibaca saat hati sedang gelisah, cemas, atau tertimpa kesulitan.

Hikmah Mengamalkan Ya Malik Ya Quddus

Pertama, menyucikan hati dan jiwa dari segala kotoran. Mengamalkan dzikir ini secara rutin akan membersihkan hati dari segala kekotoran dan penyakit ruhani. Hati yang bersih akan lebih mudah menerima petunjuk Allah, lebih tenang dalam menghadapi ujian, dan lebih peka terhadap kebaikan.

Kedua, menguatkan kesadaran akan kekuasaan mutlak Allah. Dengan mengulang-ulang nama Al-Malik, seorang Muslim senantiasa diingatkan bahwa hanya Allah-lah Raja yang sebenarnya. Ini akan menumbuhkan rasa tawakal dan ketergantungan penuh kepada Allah, serta melepaskan diri dari ketergantungan berlebihan kepada makhluk.

Ketiga, menjaga kesucian diri dan menjauhkan dari kemaksiatan. Mengamalkan nama Al-Quddus mengingatkan seorang Muslim untuk senantiasa menjaga kesucian diri, baik lahir maupun batin. Kesadaran bahwa Allah Maha Suci akan mendorong seseorang untuk menjauhi segala bentuk kemaksiatan dan perilaku yang dapat mengotori jiwa.

Keempat, mendapatkan perlindungan dari berbagai marabahaya. Dzikir ini menjadi benteng spiritual yang melindungi dari berbagai bencana, kecelakaan, dan kerugian. Perlindungan ini mencakup aspek fisik, psikis, dan spiritual, sehingga seorang Muslim merasa aman dan terlindungi di bawah naungan Allah SWT.

Kelima, meraih ketenangan dan menghilangkan kegelisahan. Sebagaimana dibuktikan dalam kisah sahabat yang mengadu kepada Rasulullah SAW, dzikir ini memiliki kekuatan untuk menghilangkan kegundahan dan mendatangkan ketenangan jiwa. Dalam dunia yang penuh dengan stres dan kecemasan, amalan ini menjadi terapi spiritual yang sangat efektif.

Pertanyaan Seputar Arti ya Malik ya Qudus

1. Apa arti ya malik ya quddus?

Ya Malik ya Quddus artinya "Wahai Dzat Yang Maha Merajai, wahai Dzat Yang Maha Suci." Al-Malik berarti Yang Maha Memiliki atau Maha Raja, sedangkan Al-Quddus berarti Yang Maha Suci dari segala kekurangan dan cacat.

2. Apa keutamaan membaca ya malik ya quddus setiap hari?

Keutamaan membacanya antara lain: membersihkan hati dari kekotoran, mengobati penyakit ruhani, melindungi dari bencana, mendatangkan ketenangan, dan menghilangkan kegelisahan.

3. Kapan waktu terbaik membaca dzikir ya malik ya quddus?

Waktu terbaik adalah setelah sholat witir (3 kali), setiap pagi atau setelah matahari tergelincir (100 kali), serta saat mengalami kegundahan dan kesulitan.

4. Apakah dzikir ya malik ya quddus diajarkan Rasulullah SAW?

Ya, Rasulullah SAW mengajarkan dzikir ini dan membacanya setelah sholat witir, sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abu Dawud dan An-Nasa'i.

5. Berapa kali sebaiknya membaca ya malik ya quddus?

Dianjurkan membaca Subhanal Malikil Quddus 3 kali setelah sholat witir, atau Ya Malik 100 kali saat matahari tergelincir, serta Ya Quddus 100 kali setiap hari.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |