Liputan6.com, Jakarta - Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban yang tidak berakhir meskipun mereka telah meninggal dunia. Salah satu bentuk baktinya adalah memanjatkan doa untuk orang tua yang sudah meninggal agar diampuni dosanya.
Doa seorang anak saleh merupakan hadiah terbaik yang dapat dipersembahkan kepada ayah dan ibu yang telah mendahului kita. Rasulullah bersabda:
"Jika seorang manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya, kecuali tiga hal: sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang senantiasa mendoakan." (HR. Muslim no. 1631)
Doa yang kita panjatkan untuk orang tua yang telah wafat ibarat hadiah yang terus mengalir bagi mereka di alam kubur. Syekh Nawawi al-Bantani dalam kitab Nihayatuz Zain menjelaskan, hadiah orang-orang yang masih hidup kepada orang-orang yang telah meninggal dunia adalah doa dan permohonan ampunan kepada Allah (istighfar) untuk mereka.
Merujuk Buku Dzikir Pagi dan Petang dan sesudah Sholat Fardhu, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahtani, Kumpulan Doa Sehari-hari, Kemenag Jatim, dan ebook Kumpulan Doa Harian, terbitan Yayasan Ponpes Darul Hikmah, berikut ini adalah doa-doa untuk orang tua yang sudah meninggal dunia.
1. Doa Memohon Ampunan untuk Kedua Orang Tua
Doa ini adalah doa yang paling masyhur dan sering diamalkan untuk mendoakan kedua orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal. Doa ini diambil dari Al-Qur'an Surat Al-Isra ayat 24, yang mengajarkan anak untuk mendoakan orang tuanya dengan penuh kasih sayang.
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Latin: Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā
Arti: "Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."
Doa ini bersumber dari firman Allah dalam Surah Al-Isra ayat 24:
وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُل رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah: 'Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.'" (QS. Al-Isra: 24)
Imam Al-Qurthubi dalam Tafsir Al-Qurthubi menjelaskan bahwa ayat ini mengajarkan seorang anak untuk senantiasa mendoakan orang tuanya, baik semasa hidup maupun setelah mereka wafat. Doa ini mengandung tiga permohonan sekaligus: ampunan untuk diri sendiri, ampunan untuk kedua orang tua, dan rahmat Allah yang dicurahkan kepada mereka sebagaimana mereka pernah menyayangi kita di masa kecil.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang menjelaskan bahwa doa ini termasuk dalam dzikir yang dianjurkan untuk dibaca setiap hari, karena mendoakan orang tua adalah bentuk bakti yang tidak pernah putus.
Doa ini disebutkan dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI sebagai doa untuk kedua orang tua, serta dalam berbagai sumber lainnya.
2. Doa Memohon Ampunan pada Hari Kiamat (Surat Ibrahim)
Doa ini adalah doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS dalam Al-Qur'an, memohon ampunan untuk dirinya, kedua orang tuanya, dan seluruh orang mukmin pada hari kiamat. Doa ini sangat dianjurkan karena mencakup permohonan ampunan yang luas.
رَبَّنَا ٱغْفِرْ لِى وَلِوَٰلِدَىَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ ٱلْحِسَابُ
Latin: Rabbanaghfir lī wa li wālidayya wa lil mu'minīna yauma yaqūmul hisāb
Arti: "Ya Tuhan kami, berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan kepada semua orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)."
Doa ini bersumber dari Al-Qur'an Surah Ibrahim ayat 41, yang merupakan doa yang dipanjatkan oleh Nabi Ibrahim AS:
رَبَّنَا اغْفِرْ لِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِينَ يَوْمَ يَقُومُ الْحِسَابُ
"Ya Tuhan kami, berikanlah ampunan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan kepada semua orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat)." (QS. Ibrahim: 41)
Imam Ibnu Katsir dalam Tafsir Ibnu Katsir menjelaskan bahwa doa ini menunjukkan betapa besar kasih sayang Nabi Ibrahim AS kepada kedua orang tuanya dan kepada seluruh umat beriman. Beliau mendoakan mereka pada hari yang paling dibutuhkan oleh setiap hamba, yaitu hari kiamat.
Doa ini tercantum dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI.
3. Doa Memohon Ampunan, Kasih Sayang, dan Kesejahteraan untuk Orang Tua
Doa ini merupakan doa yang sangat lengkap, memohon ampunan (maghfirah), kasih sayang (rahmat), kesejahteraan ('afiyah), dan maaf ('afw) dari Allah untuk kedua orang tua yang telah meninggal. Doa ini juga dibaca pada takbir ketiga shalat jenazah.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ
Latin: Allāhumma-gfir lahum, warhamhum, wa 'āfihim, wa'fu 'anhum
Arti: "Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat (kesejahteraan), dan maaf untuk mereka."
Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al-Badr dalam Buku Doa-Doa bagi Orang Sakit dan yang Tertimpa Musibah menjelaskan bahwa doa ini mencakup empat permohonan sekaligus yang sangat dibutuhkan oleh orang yang telah meninggal:
- Ampunan (maghfirah) — penghapusan dosa-dosa
- Kasih sayang (rahmat) — curahan cinta dan perlindungan Allah
- Kesejahteraan ('afiyah) — keselamatan dari siksa kubur
- Maaf ('afwu) — penghapusan kesalahan dan dosa
Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa doa ini adalah doa yang paling utama untuk dibaca bagi orang yang telah meninggal, karena mencakup semua kebaikan yang dibutuhkan oleh mayit di alam kubur.
Doa di atas diperuntukkan bagi kedua orang tua yang sudah meninggal karena bentuknya jamak (untuk dua orang atau lebih). Bila yang sudah meninggal adalah ayah, kata hum diganti dengan hu menjadi: Allāhumma-gfir lahū, warhamhū, wa 'āfihī, wa'fu 'anhū. Bila yang meninggal adalah ibu, kata hum diganti dengan hā menjadi: Allāhumma-gfir lahā, warhamhā, wa 'āfihā, wa'fu 'anhā.
4. Doa Memohon Rahmat dan Ampunan untuk Seluruh Penghuni Kubur
Doa ini adalah doa perlindungan dan permohonan rahmat bagi seluruh ahli kubur, terutama kedua orang tua dan kerabat yang telah mendahului kita.
اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ
Latin: Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, wasy syafā'ata 'alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh
Arti: "Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, dan syafa'at bagi ahli kubur dari kalangan penganut dua kalimat syahadat."
Doa ini disebutkan dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari Kementerian Agama RI sebagai doa untuk orang tua yang sudah meninggal. Doa ini juga dikutip oleh Detik.com sebagai doa permohonan ampunan untuk ahli kubur.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Buku Dzikir Pagi dan Petang menjelaskan bahwa mendoakan seluruh kaum muslimin yang telah wafat adalah bentuk ukhuwah Islamiyah yang tidak terputus oleh kematian.
5. Doa Memohon Ampunan untuk Kaum Muslimin dan Muslimat
Doa ini adalah doa yang sangat luas, mencakup permohonan ampunan untuk seluruh kaum muslimin dan muslimat, baik yang masih hidup maupun yang telah wafat, dari seluruh penjuru dunia. Doa ini secara khusus menyebutkan kedua orang tua, kakek-nenek, guru, dan semua orang yang telah berbuat baik kepada kita.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا
Latin: Allāhumma-gfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā'i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā'inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddātinā, wa asātidzatinā, wa mu'allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huqūqi 'alaynā
Arti: "Ya Allah, ampunilah kaum muslimin dan muslimat, mukminin dan mukminat, yang masih hidup dan yang telah wafat, dari timur hingga barat bumi, di darat dan di laut, khususnya kepada ayah-ayah kami, ibu-ibu kami, kakek-kakek kami, nenek-nenek kami, para guru kami, pengajar kami, orang-orang yang telah berbuat baik kepada kami, dan orang-orang yang memiliki hak atas diri kami."
Doa ini merupakan permohonan ampunan yang diajukan kepada Allah untuk umat Islam secara umum dan khususnya kepada kedua orang tua, guru, dan mereka yang berjasa. Syekh Nawawi al-Bantani dalam Nihayatuz Zain menjelaskan bahwa doa ini mencakup seluruh kaum muslimin dan muslimat dari timur hingga barat, karena doa seorang muslim untuk saudaranya yang tidak diketahui akan dikabulkan oleh Allah.
Doa ini menjadi semakin istimewa ketika secara khusus ditujukan kepada kedua orang tua dan orang-orang yang berjasa dalam hidup kita.
6. Doa di Takbir Ketiga Shalat Jenazah (Untuk Orang Tua)
Doa pada takbir ketiga shalat jenazah ini dapat dipanjatkan khusus untuk kedua orang tua yang telah meninggal, memohon ampunan, rahmat, dan kesejahteraan bagi mereka.
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ وَالْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ
Latin: Allāhumma-gfir lahū warhamhū wa 'āfihī wa'fu 'anhū, wa akrim nuzulahū, wa wassi' madkhalahū, waghsilhu bil-mā'i wats-tsalji wal-baradi, wa naqqihi minadz-dzunūbi wal-khathāyā kamā yunaqqats-tsaubul abyadlu minad-danasi
Arti: "Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, berilah kesejahteraan kepadanya, maafkanlah dia, muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air, salju, dan embun, dan bersihkanlah dia dari dosa-dosa dan kesalahan sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran."
Doa ini adalah doa yang diajarkan Rasulullah ﷺ dalam shalat jenazah. Doa ini sangat dianjurkan untuk dibaca ketika mendoakan orang tua yang telah meninggal karena mengandung permohonan yang sangat lengkap untuk kebaikan mereka di alam kubur.
Imam An-Nawawi dalam Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa doa ini adalah salah satu doa terbaik untuk mayit karena mencakup permohonan ampunan, rahmat, kesejahteraan, kemuliaan tempat tinggal, kelapangan kubur, dan penyucian dari dosa.
7. Doa Penutup dengan Doa Sapu Jagad, Shalawat, dan Al-Fatihah
Setelah membaca doa-doa di atas, dianjurkan untuk menutup dengan doa sapu jagad (Rabbana atina fid-dunya hasanah...), shalawat kepada Nabi Muhammad SAW, dan pembacaan Surat Al-Fatihah yang dihadiahkan kepada kedua orang tua.
Bacaan Doa Sapu Jagad
رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِى الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin: Rabbanā ātinā fid-dunyā hasanah, wa fil-ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban-nār
Arti: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."
Waktu Terbaik Memanjatkan Doa untuk Orang Tua
Agar doa yang dipanjatkan memiliki peluang lebih besar untuk diijabah (dikabulkan) oleh Allah SWT, sangat dianjurkan untuk membacanya pada waktu-waktu yang mustajab. Berdasarkan pedoman agama, berikut adalah beberapa waktu terbaik:
Waktu sepertiga malam yang terakhir: Ini adalah momen turunnya rahmat Allah ke langit dunia.
Sepanjang hari Jumat: Hari yang penuh keberkahan di mana terdapat satu waktu singkat yang jika seorang hamba berdoa bertepatan dengannya, pasti dikabulkan.
Antara azan dan iqamah: Waktu yang sangat dianjurkan karena doa di antara keduanya tidak akan tertolak.
Setelah Salat Fardu: Menjadikan doa untuk orang tua sebagai rutinitas penutup setiap zikir seusai salat wajib.
Hikmah Mendoakan Orang Tua yang Telah Wafat
Berdoa agar dosa orang tua diampuni bukan hanya bermanfaat bagi almarhum/almarhumah, tetapi juga memberikan dampak luar biasa bagi sang anak:
- Peningkat Derajat di Surga: Rasulullah SAW bersabda bahwa kelak ada orang tua yang terheran-heran karena derajatnya di surga tiba-tiba diangkat. Hal tersebut tidak lain adalah berkat istigfar (permohonan ampun) dari anaknya.
- Meringankan Beban Alam Barzakh: Doa anak yang tulus ibarat cahaya yang menerangi liang lahad dan meredakan azab kubur yang mungkin menimpa.
- Bukti Bakti Sejati: Mengirimkan doa setiap hari membuktikan bahwa cinta seorang anak tidak padam oleh kematian. Ini adalah bentuk Birrul Walidain tertinggi yang akan mendatangkan rida Allah pada kehidupan sang anak di dunia.
Pertanyaan Seputar Doa untuk Orang Tua yang Sudah Meninggal
Bagaimana cara menebus dosa kepada orang tua yang sudah meninggal?
Cara utama menebus dosa kepada orang tua yang telah meninggal adalah dengan bertaubat kepada Allah SWT, memperbanyak istighfar, dan memohon ampunan untuk mereka. Anda juga dapat melakukan amalan saleh seperti bersedekah, menunaikan wasiat, menyambung silaturahmi dengan kerabat mereka, dan berziarah ke makam.
Apa doa khusus untuk orang tua yang sudah meninggal?
Doa terbaik untuk orang tua yang telah meninggal adalah memohon ampunan, dilapangkan kuburnya, dan ditinggikan derajatnya.
Doa birrul walidain doa apa?
Doa birrul walidain adalah doa yang ditujukan untuk berbakti dan memohon ampunan serta kasih sayang bagi kedua orang tua. Doa ini bisa dipanjatkan kapan saja, terutama setelah sholat fardhu, untuk mendoakan orang tua yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.
Doa apa yang bisa meringankan siksa kubur orang tua?
Doa terbaik yang bisa meringankan siksa kubur orang tua adalah permohonan ampun (istigfar) dari anak yang saleh. Doa anak yang tulus sangat dinanti dan diyakini dapat sampai serta meringankan beban mereka di alam kubur.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3488842/original/008089600_1624273563-teeth-5536858_640.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3239983/original/044887600_1600257707-20200916-Ojol-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4861241/original/046142300_1718179339-raka-dwi-wicaksana-Jbk_Tce8Z1U-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534795/original/014528000_1773892938-khutbah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3516536/original/071123800_1626851248-pexels-mikhail-nilov-7582420.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4783488/original/041264600_1711352368-Ilustrasi_bulan_purnama__masjid__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5415138/original/047923100_1763361872-Gemini_Generated_Image_4jbcgr4jbcgr4jbc.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3285859/original/062073000_1604404965-20201103-pembebasan-tarif-bea-masuk-permudah-umkm-ekspor-produk-ke-AS-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4976559/original/079775500_1729596649-nama-nama-surga-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4104854/original/037203900_1659064080-6398519.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4109197/original/057496800_1659407820-muslim-family-having-good-time-outdoors.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154985/original/052470100_1741423981-ede81875d15153fbe260c34e41fda1ef.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4863406/original/036872700_1718344791-21918.jpg)












:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518326/original/022972500_1772505463-bantuan_bibit_ayam_-klaim_link_pendaftaran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2800821/original/002869500_1557387809-IMG_20190509_113107.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5523086/original/018748500_1772788951-cpns_imigrasi.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
