Liputan6.com, Jakarta - Benarkah memperbanyak nafkah keluarga di 10 Muharram membawa keberkahan? Pertanyaan ini sering muncul setiap memasuki bulan Muharram, terutama menjelang Hari Asyura. Sejumlah ulama menjelaskan bahwa terdapat anjuran untuk melapangkan nafkah kepada keluarga sebagai salah satu amalan yang diharapkan menghadirkan keberkahan.
Benarkah memperbanyak nafkah keluarga di 10 Muharram membawa keberkahan? Jawabannya berkaitan dengan hadis yang diriwayatkan oleh sejumlah ulama hadis mengenai keutamaan Hari Asyura. Meski terdapat perbedaan pandangan tentang kualitas sanadnya, banyak ulama membolehkan mengamalkannya dalam ranah fadha'ilul a'mal atau amalan keutamaan.
Hari Asyura yang jatuh pada 10 Muharram merupakan salah satu hari yang memiliki banyak keistimewaan dalam Islam. Pada hari tersebut, umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti puasa sunnah, sedekah, doa, dan berbagai amal kebajikan lainnya.
Salah satu amalan yang cukup dikenal adalah memberikan nafkah lebih kepada keluarga dibanding hari-hari biasa. Bentuknya tidak harus berupa uang dalam jumlah besar, tetapi bisa diwujudkan melalui makanan yang lebih baik, hadiah sederhana, atau kebutuhan yang memang diperlukan keluarga.
Hadis Tentang Melapangkan Nafkah
Dalil yang sering dijadikan landasan berasal dari hadis berikut.
مَنْ وَسَّعَ عَلَى عِيَالِهِ فِي يَوْمِ عَاشُورَاءَ وَسَّعَ اللَّهُ عَلَيْهِ سَائِرَ سَنَتِهِ
Latin: Man wassa'a 'alā 'iyālihi fī yaumi 'Āsyūrā'a wassa'allāhu 'alaihi sā'ira sanatihi.
Artinya: "Barang siapa melapangkan nafkah kepada keluarganya pada Hari Asyura, maka Allah akan melapangkan rezekinya sepanjang tahun."
Hadis tersebut diriwayatkan melalui beberapa jalur oleh Imam Thabrani, Baihaqi, dan sejumlah perawi lainnya. Para ulama berbeda pendapat mengenai tingkat kekuatannya, namun sebagian menilai hadis ini dapat diamalkan dalam perkara keutamaan amal.
Imam As-Suyuthi dan beberapa ulama lain menyebutkan bahwa banyak jalur periwayatan saling menguatkan sehingga hadis tersebut memiliki dasar untuk diamalkan. Karena itu, tradisi memperluas nafkah kepada keluarga pada Hari Asyura telah dikenal sejak masa ulama terdahulu.
Makna Melapangkan Nafkah
Melapangkan nafkah tidak selalu identik dengan pengeluaran besar. Islam justru mengajarkan agar seseorang berbelanja sesuai kemampuan tanpa memberatkan kondisi keuangan.
Bagi yang memiliki rezeki lebih, memberi makanan istimewa atau kebutuhan tambahan kepada keluarga menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah. Sementara bagi yang ekonominya terbatas, perhatian dan pemberian sederhana pun tetap memiliki nilai ibadah.
Inti dari amalan tersebut adalah menghadirkan kebahagiaan di tengah keluarga. Semangat berbagi menjadi bagian dari akhlak yang dianjurkan dalam Islam.
Ulama juga mengingatkan agar amalan ini tidak dipahami sebagai jaminan pasti memperoleh kekayaan. Keberkahan rezeki memiliki makna luas, mencakup kecukupan, ketenangan, kesehatan, dan kemudahan menjalani kehidupan.
Hikmah Hari Asyura
Hari Asyura memiliki nilai sejarah yang panjang dalam ajaran Islam. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Allah memberikan pertolongan kepada Nabi Musa AS dan menyelamatkannya dari kejaran Fir'aun pada hari tersebut.
Karena itu Rasulullah SAW juga menganjurkan umat Islam menjalankan puasa Asyura. Puasa ini menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar.
Selain berpuasa, memperbanyak sedekah, membaca Al-Qur'an, berdoa, dan mempererat hubungan keluarga juga menjadi amalan yang baik dilakukan. Melapangkan nafkah termasuk dalam semangat memperbanyak kebaikan tersebut.
Nilai utama yang ingin dibangun bukan sekadar mengeluarkan harta. Yang lebih penting adalah memperkuat kasih sayang dan kebersamaan dalam keluarga.
Jangan Berlebihan
Dalam praktiknya, umat Islam tetap dianjurkan bersikap sederhana. Jangan sampai keinginan memuliakan Hari Asyura justru membuat seseorang berutang atau memaksakan pengeluaran di luar kemampuan.
Islam mengajarkan keseimbangan dalam mengelola harta. Nafkah yang diberikan hendaknya berasal dari rezeki yang halal dan dilakukan dengan penuh keikhlasan.
Kebahagiaan keluarga tidak selalu ditentukan oleh besarnya nilai materi. Sering kali perhatian, kebersamaan, dan doa menjadi hadiah yang jauh lebih berharga.
Karena itu, siapa pun dapat mengamalkan anjuran ini sesuai kondisi masing-masing. Tidak ada ukuran nominal tertentu yang harus dipenuhi.
Pandangan Para Ulama
Sebagian ulama menjelaskan bahwa hadis mengenai melapangkan nafkah memang tidak berada pada derajat paling kuat. Namun mereka tetap memperbolehkan pengamalannya selama tidak diyakini sebagai kewajiban.
Dalam ilmu hadis, amalan yang berkaitan dengan keutamaan ibadah memiliki ruang toleransi lebih luas dibanding penetapan hukum halal dan haram. Prinsip inilah yang menjadi dasar sebagian ulama menerima amalan tersebut.
Yang perlu dihindari adalah keyakinan bahwa seseorang pasti menjadi kaya hanya karena menambah nafkah pada Hari Asyura. Islam mengajarkan bahwa seluruh rezeki tetap berada dalam ketentuan Allah SWT.
Amalan ini hendaknya diposisikan sebagai bentuk ikhtiar dan doa agar Allah memberikan keberkahan dalam kehidupan keluarga sepanjang tahun.
Cara Mengamalkannya
Memperluas nafkah dapat dimulai dengan memenuhi kebutuhan keluarga secara lebih baik pada Hari Asyura. Misalnya menyediakan makanan favorit, membeli kebutuhan anak, atau memberikan hadiah sederhana.
Bisa juga dengan mengajak keluarga makan bersama, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak doa agar rumah tangga dipenuhi keberkahan. Semua dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.
Jika memiliki kelebihan rezeki, tidak ada salahnya berbagi kepada kerabat, tetangga, maupun fakir miskin. Dengan begitu, semangat berbagi pada Hari Asyura semakin terasa manfaatnya.
Benarkah memperbanyak nafkah keluarga di 10 Muharram membawa keberkahan? Banyak ulama menjelaskan bahwa amalan tersebut memiliki dasar dari hadis yang diamalkan dalam ranah keutamaan amal. Selama dilakukan dengan niat ikhlas, sesuai kemampuan, dan tanpa keyakinan berlebihan, amalan itu dapat menjadi salah satu ikhtiar untuk mengharap keberkahan dari Allah SWT.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4433582/original/003374600_1684488413-20230519135602__fpdl.in__high-angle-woman-holding-beads-meditating_23-2148847546_normal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154985/original/052470100_1741423981-ede81875d15153fbe260c34e41fda1ef.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4863406/original/036872700_1718344791-21918.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3141446/original/078371000_1591071405-15263.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4889994/original/071009200_1720767600-pexels-zeynep-sude-emek-193601188-20785719.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5256352/original/092299700_1750234787-Ibu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4697387/original/030929900_1703459328-WhatsApp_Image_2023-12-24_at_19.10.30.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4928386/original/099219200_1724670818-Ilustrasi_mencari_pekerjaan__lowongan_kerja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5383864/original/030469300_1760697190-Berdoa_sebelum_bekerja.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381462/original/019627800_1613720800-wooden-spoon-fork-as-clock-hands-white-plate_49149-1007.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3309137/original/055065200_1606475068-nurhan-yC70QqvrPRk-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4783490/original/017319600_1711352573-Ilustrasi_bulan_purnama__masjid__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4993864/original/039284000_1730895141-senyum-adalah-sedekah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4783488/original/041264600_1711352368-Ilustrasi_bulan_purnama__masjid__Islami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3536452/original/004647800_1628579709-bottom-view-erishte-bowl-different-stuffs-bowls-grey-background_140725-108117.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3430346/original/057356100_1618535827-coffee-cup-with-different-dried-fruits-nuts.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4780649/original/094862900_1711077046-masjid-pogung-raya-9nkMRXMvZiI-unsplash.jpg)
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4382809/original/074926600_1680593144-top-view-hand-holding-silver-coins.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4016804/original/046265400_1652067919-KPK_4.jpeg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518245/original/007067800_1772495256-1.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5518326/original/022972500_1772505463-bantuan_bibit_ayam_-klaim_link_pendaftaran.jpg)