Kata-Kata Islami tentang Ikhlas Bekerja Mencari Nafkah untuk Keluarga, Inspiratif Penuh Motivasi

11 hours ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Dalam perspektif Islam, bekerja mencari nafkah bagi keluarga bukan sekadar rutinitas duniawi semata, melainkan ibadah yang sangat menuntut keikhlasan jiwa. Kata-kata islami tentang ikhlas bekerja mencari nafkah untuk keluarga menjadi pengingat sekaligus memotivasi setiap langkah para pejuang rezeki.

Kewajiban memberikan nafkah ini ini mendapat kedudukan istimewa dalam syariat Islam yang mulia. Hal ini sejalan dengan makna hadis riwayat Imam Muslim, "Satu dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu, sungguh lebih besar pahalanya daripada dinar yang engkau infakkan di jalan Allah."

Imam an-Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa menafkahi istri dan anak merupakan amal prioritas. Pahala paling agung senantiasa menanti hamba yang ikhlas memenuhi seluruh kebutuhan pokok keluarganya.

Oleh karena itu, rasa lelah harian seyogianya dimaknai sebagai penggugur dosa dan manifestasi tawakal sejati. Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah Kata-kata islami tentang ikhlas bekerja mencari nafkah, untuk menginspirasi sekaligus memotivasi.

Tema 1: Niat dan Keikhlasan

  1. Niatkan lelahmu hari ini hanya untuk mencari ridha Allah. Bekerja untuk keluarga adalah ibadah yang paling mulia.
  2. Jadikan setiap tetes keringatmu sebagai wujud ketaatan kepada-Nya. Luruskan niat semata-mata demi membahagiakan anak istri karena Allah.
  3. Keikhlasan dalam melangkah mencari rezeki akan meringankan beban seberat apa pun. Percayalah bahwa Allah mencatatnya sebagai pahala sedekah.
  4. Bekerja bukan sekadar untuk mengejar harta duniawi. Ini adalah jalan pengabdian seorang hamba kepada Sang Pencipta melalui keluarganya.
  5. Hiasi pagimu dengan bismillah dan niat yang suci. Sesungguhnya Allah sangat mencintai hamba-Nya yang ikhlas berjuang untuk keluarganya.
  6. Jangan pernah mengeluh meski pekerjaan terasa amat berat hari ini. Ikhlaskan hatimu karena Allah tidak pernah menyia-nyiakan perjuangan seorang ayah.
  7. Niat yang tulus akan mengubah rutinitas kerja menjadi ladang ibadah yang tak ternilai harganya bagi keluarga.
  8. Ketika engkau melangkah keluar rumah dengan niat ibadah, malaikat pun turut mendoakan keselamatan dan keberkahan untukmu.
  9. Ikhlaskan lelahmu demi keluarga tercinta. Setiap langkah kakimu akan dihitung sebagai jihad di jalan Allah.
  10. Tidak ada amal yang lebih indah selain bekerja keras dengan niat suci menjaga kehormatan keluarga dari meminta-minta.
  11. Berangkatlah bekerja dengan hati yang berserah diri kepada-Nya. Niatkan pencarian nafkah ini sebagai wujud syukur atas nikmat keluarga.
  12. Harta yang didapat dengan keikhlasan akan membawa ketenangan batin. Keluarga di rumah akan merasakan keberkahan dari niat suci tersebut.
  13. Sepanjang engkau mengikhlaskan niat mencari nafkah karena Allah, maka selama itu pula engkau berada dalam penjagaan-Nya.
  14. Bekerja keraslah tanpa menuntut pamrih dari manusia. Cukuplah Allah yang menjadi sebaik-baik penilai atas keikhlasan usahamu untuk keluarga.
  15. Jadikan pekerjaanmu sebagai sajadah panjang tempatmu mengabdi. Ikhlaskan segalanya agar lelahmu berbuah surga untuk anak istrimu kelak.
  16. Keikhlasan adalah kunci pembuka pintu rezeki yang tersembunyi. Niatkan kerjamu untuk ibadah agar keluarga senantiasa dinaungi rahmat-Nya.
  17. Bekerja mencari nafkah adalah kewajiban yang berbuah manis. Luruskan niatmu agar setiap peluh bernilai ibadah di mata Allah.
  18. Biarlah raga ini letih asal hati tetap ikhlas menjalani takdir. Sesungguhnya Allah akan meninggikan derajat mereka yang berjuang demi keluarga.
  19. Niatkan setiap ketukan langkah kakimu menuju tempat kerja sebagai dzikir. Keikhlasanmu akan mengundang ridha Allah turun ke dalam rumah tanggamu.
  20. Sebuah pekerjaan akan bernilai ibadah agung apabila diawali dengan niat tulus untuk memenuhi kebutuhan keluarga karena Allah semata.

Tema 2: Rasa Lelah sebagai Penggugur Dosa

21. Berbahagialah engkau yang pulang ke rumah dalam keadaan lelah. Sesungguhnya keletihan mencari rezeki halal adalah penggugur dosa-dosamu.

22. Jangan ratapi keringat yang bercucuran di pelipismu hari ini. Allah jadikan keringat itu sebagai penebus dosa yang tak terhapus oleh istighfar.

23. Lelahnya tubuhmu setelah seharian bekerja keras sungguh dicintai oleh Allah. Jadikan itu sebagai penghapus kesalahan di masa lalu.

24. Barang siapa yang bersore hari kelelahan karena bekerja untuk keluarga, maka ia bersore hari dalam keadaan diampuni dosanya oleh Allah.

25. Tidurmu setelah seharian lelah mencari nafkah bernilai ibadah. Allah mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang berjuang tanpa kenal putus asa.

26. Biarlah dunia menguras tenagamu demi keluarga yang menanti di rumah. Kelak lelah ini akan menjadi saksi pengampunan di hadapan Allah.

27. Rasa sakit dan pegal di tubuhmu adalah tanda cinta Allah. Dia sedang menggugurkan dosa-dosamu melalui jalan pengorbanan mencari nafkah.

28. Kesabaran menahan penat saat bekerja merupakan jalan terang menuju ampunan Allah bagi seorang pencari nafkah yang bertanggung jawab.

29. Usaplah keringatmu dengan penuh rasa syukur kepada-Nya. Setiap tetesnya adalah penghapus dosa dan peninggi derajat di surga kelak.

30. Jangan biarkan keluh kesah menghapus pahala lelahmu. Terimalah keletihan ini sebagai cara Allah membersihkan jiwamu dari noda dosa.

31. Lelahmu tidak akan pernah sia-sia di hadapan Sang Maha Melihat. Ia adalah kafarat atas kesalahan-kesalahan kecil yang sering tak disadari.

32. Kelelahan dalam ketaatan mencari rezeki halal jauh lebih mulia daripada istirahat dalam kemaksiatan. Allah mengampunimu melalui lelah tersebut.

33. Pegal dan letih sepulang kerja adalah nikmat yang menyamar. Di balik rasa sakit itu ada tumpukan dosa yang berguguran atas izin Allah.

34. Barang siapa lelah mencari nafkah untuk keluarganya, maka ia seperti mujahid di jalan Allah yang diampuni segala dosanya.

35. Syukuri lelahmu hari ini karena ia membawa berkah ampunan. Keluarga yang menyambutmu di pintu rumah adalah pelipur lara dari Allah.

36. Ketika fisikmu tak lagi sanggup berdiri karena penat bekerja, ingatlah bahwa ampunan kasih sayang Allah sedang turun menyelimutimu.

37. Lelah ini sungguh sepadan dengan janji ampunan dari Rabb Semesta Alam. Teruslah berjuang dengan senyuman demi masa depan keluarga.

38. Keringat dan keletihanmu adalah mahar agung untuk membeli surga dan meraih ampunan Allah bagi dirimu beserta seluruh keluargamu.

39. Hadapi rasa capai ini dengan zikir dan kesabaran. Allah jadikan setiap rasa lelah sebagai pelebur dosa yang meringankan hisabmu.

40. Senyuman istri dan anakmu adalah penawar lelah yang sangat mujarab. Yakinlah keletihanmu telah dicatat malaikat sebagai penggugur dosa.

Tema 3: Tawakal dan Keyakinan pada Rezeki Allah

41. Berusahalah sekuat tenaga dalam mencari nafkah hari ini. Selebihnya serahkan hasil akhirnya pada ketetapan dan keadilan Allah.

42. Tugas kita hanyalah berikhtiar dengan jalan yang lurus. Masalah besaran rezeki yang didapat, biarlah Allah yang mengaturnya untuk keluarga kita.

43. Rezeki tidak akan pernah tertukar karena Allah Maha Mengetahui kebutuhan hamba-Nya. Bertawakallah penuh setelah lelah engkau bekerja.

44. Jangan cemas jika penghasilanmu hari ini terasa sedikit. Allah telah menjamin rezeki setiap jiwa jauh sebelum mereka dilahirkan ke bumi.

45. Kepakan sayapmu selayaknya burung yang terbang di pagi hari. Yakinlah Allah akan mengembalikanmu dengan perut kenyang untuk keluargamu.

46. Ikhtiar keras tanpa diiringi doa adalah sebuah kesombongan. Pasrahkan hasil kerjamu pada Allah Sang Maha Pemberi Rezeki.

47. Sekuat apapun engkau mengejar dunia, yang didapat hanyalah rezeki yang telah tertakar. Maka bertawakallah selalu kepada Allah yang Maha Kaya.

48. Rezeki keluarga tidak semata-mata berasal dari kecerdasan belaka. Ia turun berlimpah karena rahmat Allah bagi hamba yang bertawakal.

49. Tawakal bukan berarti berdiam diri menunggu keajaiban datang. Ia adalah kepasrahan batin setelah engkau peras keringat mencari rezeki halal.

50. Yakinlah bahwa rezeki yang ditakdirkan untuk keluargamu tak akan pernah diambil orang lain sehingga engkau bisa tenang bekerja keras.

51. Bekerjalah dengan jujur dan penuh amanah di tempat kerjamu. Allah yang akan turun tangan menjamin kecukupan istri dan anak-anakmu di rumah.

52. Jangan pernah takut miskin karena memiliki keluarga yang harus dihidupi. Allah adalah sebaik-baik penjamin rezeki bagi hamba yang mau berusaha.

53. Langkahkan kakimu dari pintu rumah dengan doa dan keyakinan penuh. Tawakal kepada Allah adalah kunci utama kelancaran rezeki keluargamu.

54. Kegagalan usahamu hari ini bukanlah akhir dari segalanya. Allah sedang menguji tawakalku sebelum memberikan rezeki yang jauh lebih besar esok hari.

55. Sandarkan segala harapan nafkahmu hanya kepada Sang Pencipta. Rezeki yang tak disangka-sangka seringkali datang saat hati berserah diri penuh.

56. Tidak perlu terlalu risau memikirkan rezeki esok hari yang masih gaib. Lakukan saja kewajibanmu hari ini dengan sabar dan percayakan sisanya pada-Nya.

57. Pekerjaan hanyalah asbab turunnya karunia Allah. Tawakal sejati adalah meyakini bahwa hanya Allah yang sanggup memberikan nafkah hidup seutuhnya.

58. Jika engkau bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal, niscaya Ia akan memuluskan rezeki untuk membahagiakan seluruh anggota keluargamu.

59. Jangan jadikan tumpukan harta sebagai tuhan baru dalam hidupmu. Tetaplah gantungkan harapan pada Allah di setiap detik usahamu mencari nafkah.

60. Ketika logika manusia mengatakan tidak mungkin, tawakal kepada Allah justru akan membuka lebar pintu rezeki keluargamu dari arah yang tak terduga.

Tema 4: Tanggung Jawab dan Kasih Sayang

61. Mencari nafkah adalah bentuk cinta paling nyata seorang ayah. Ia adalah benteng pelindung keluarga dari kerasnya jurang kemiskinan.

62. Setiap sen rupiah yang engkau belanjakan untuk menafkahi keluargamu bernilai sedekah paling utama di sisi Allah kelak.

63. Tanggung jawab ini bukanlah sebuah beban yang menyiksa ragamu. Ia adalah bukti kasih sayang sejati yang kelak kau pertanggungjawabkan di akhirat.

64. Bekerja keras mencukupi anak istri adalah lambang kehormatan seorang mukmin. Allah sangat memuliakan pria yang memikul kuat tanggung jawab ini.

65. Cinta kepada keluarga tidak pernah cukup hanya dengan kata-kata manis. Ia harus diwujudkan dalam peluh kesah membanting tulang mencari rezeki.

66. Kewajiban memberi nafkah adalah amanah yang sangat besar dari Tuhan. Tunaikan tugas suci ini dengan penuh cinta tanpa mengenal kata menyerah.

67. Pengorbananmu di tempat kerja adalah jembatan kebahagiaan anak-anakmu. Jadilah tulang punggung yang kokoh bersandarkan iman dan taqwa.

68. Harta terbaik di muka bumi adalah yang kau nafkahkan untuk keperluan rumah tangga. Jangan pelit kepada keluarga karena di sanalah rida-Nya berada.

69. Bekerja untuk menjaga senyum anak dan istri adalah bentuk jihad kekinian. Tunaikanlah amanah keluarga ini dengan penuh kelembutan dan kesabaran.

70. Memenuhi kebutuhan dasar hidup keluarga adalah cara terindah menjemput rida ilahi melalui rasa tanggung jawab yang teguh tak tergoyahkan.

71. Jadilah pahlawan bagi pangeran dan putrimu dengan menyediakan makanan halal. Kasih sayang ayah terlukis jelas dari keringat di medan kerja.

72. Tidak ada lelah yang lebih membanggakan selain lelahnya seorang tulang punggung keluarga merawat dan menafkahi keluarganya di jalan kebaikan.

73. Tanggung jawab nafkah bukan sekadar menunaikan urusan materi. Ia merupakan tali pengikat batin kasih sayang antara pemimpin rumah dan anggotanya.

74. Jangan biarkan anak istrimu menangis kelaparan karena kemalasanmu hari ini. Bergeraklah menjemput rezeki sebagai wujud cinta di hadapan Tuhan.

75. Cintai seluruh keluargamu dengan selalu membawakan rezeki yang baik ke rumah. Buktikan rasa tanggung jawabmu sebagai imam yang setia menjaga amanah.

76. Nafkah tulus yang kau berikan dengan penuh cinta akan melahirkan generasi saleh. Ini adalah investasi bekal akhirat terbesar yang bisa kau rawat.

77. Anggota keluarga adalah titipan suci dari Dzat Yang Maha Kuasa. Menafkahi mereka dengan tulus adalah bentuk perawatan atas amanah yang luar biasa ini.

78. Seorang mukmin yang paling sempurna imannya adalah yang paling mulia akhlaknya dan paling murah hati dalam menafkahi keluarganya sendiri.

79. Berjuang mencari serpihan nafkah adalah bahasa cinta paling puitis dari sang ayah. Di setiap langkahnya terkandung kasih sayang dan tangung jawab surgawi.

80. Rawatlah kebahagiaan istri dan anakmu melalui kerja keras tanpa pamrih. Tanggung jawabmu di dunia hari ini akan berbuah mahkota kemuliaan esok di surga.

Tema 5: Keberkahan dalam Jalan yang Halal

81. Penghasilan sedikit tapi halal jauh lebih menenangkan jiwa daripada harta benda melimpah yang berasal dari jalan yang diharamkan Allah.

82. Pastikan setiap suap nasi yang dikunyah keluargamu murni berasal dari keringat yang halal. Keberkahan hanya mau bersemayam pada rezeki yang suci.

83. Jangan pernah gadaikan surga keluargamu demi mengejar harta duniawi. Bertahanlah sekuat tenaga dalam jalan halal meski terasa sangat melelahkan.

84. Rezeki halal akan senantiasa menjauhkan keluargamu dari berbagai penyakit hati. Ia adalah cahaya pelita yang menerangi jalan kebahagiaan di rumahmu.

85. Carilah rezeki siang malam dengan cara yang murni diridhai Sang Maha Kaya. Harta yang berkah akan membuat hasil sedikit terasa sangat cukup.

86. Keberkahan sebuah harta tidak diukur dari seberapa fantastis nominal gajimu. Ia dilihat secara langsung dari sejauh mana kehalalan proses mencarinya.

87. Lebih baik letih bekerja memeras keringat secara halal daripada duduk berdasi namun memakan hak orang lain. Allah amat mencintai hamba yang menjaga martabatnya.

88. Suapan makanan dari hasil curang hanya akan menjadi bahan bakar neraka kelak. Lindungi darah dagingmu dengan konsisten mencari rezeki yang berkah.

89. Pilihlah alur pencarian nafkah yang disetujui agama meski hasilnya sangat pas-pasan. Keberkahan di dalamnya kelak mendatangkan ketenangan batin tiada tara.

90. Harta suci yang kau nafkahkan akan menumbuhkan daging yang sehat pada tubuh mungil anak-anakmu sekaligus menyelamatkan mereka dari jilatan api neraka.

91. Hindarilah semua unsur riba dan kecurangan kotor dalam membidik nafkah keluarga. Jalan yang bersih akan mendatangkan keselamatan di dunia hingga akhirat.

92. Walau hanya bernilai koin receh, rezeki yang halal akan membuahkan nikmat besar. Keluargamu pun akan terjaga rapi dari murka dan azab Allah Yang Maha Suci.

93. Biarkan hasil berproses lambat asalkan jiwamu selamat dari jebakan harta syubhat. Kesabaranmu berburu kehalalan adalah penegasan iman sejati di dada.

94. Kekayaan yang diraih dari rentetan kebohongan selamanya tidak akan membawa kedamaian. Carilah yang murni halal agar rumah tanggamu dipenuhi ketenteraman sejati.

95. Nafkah seratus persen halal merupakan fondasi paling tangguh untuk membangun mahligai keluarga yang penuh sakinah, mawaddah, dan rahmah di bawah naungan Allah.

96. Jangan mudah tergoda godaan kekayaan instan yang terang-terangan melanggar syariat agama. Harta penuh berkah justru mengundang ribuan malaikat turun mendoakan rumahmu.

97. Perjuangan keras yang disandingkan kejujuran adalah kunci pembuka pintu rezeki. Kombinasi keduanya pasti melahirkan keberkahan turun-temurun bagi darah dagingmu.

98. Uang recehan hasil kerja halal nilainya ribuan kali lipat dibanding segunung tumpukan uang haram. Ajarkan keluargamu mencintai kehalalan walau harus memakan lauk seadanya.

99. Tingkat kebaikan budi pekerti anak kandungmu sangat dipengaruhi kebersihan rezeki yang kau berikan. Pastikan laju nafkahmu selamanya berada tegak di atas rel halal.

100. Taburan keberkahan rezeki murni akan pelan-pelan menuntun seluruh anggota keluargamu menuju derajat ketaatan ibadah yang jauh lebih khusyuk kepada Allah SWT.

Tema 6: Syukur Atas Hasil Usaha

101. Syukurilah setiap lembar rupiah yang berhasil engkau genggam untuk dibawa pulang hari ini. Ucapan alhamdulillah tulus akan merayu Allah menambah nikmat-Nya padamu.

102. Tolaklah niat mengeluhkan jumlah rezeki yang Allah tetapkan padamu detik ini. Rasa bersyukur senantiasa berfungsi efektif sebagai kunci pembuka gerbang rezeki baru esok pagi.

103. Sekecil apapun hasil jerih payahmu dalam bekerja, mohon terimalah dengan jiwa yang sangat rida. Kebiasaan bersyukur sukses membuat hidup keluargamu bernapas lapang selamanya.

104. Kumpulan harta yang sedikit di tangan akan menjelma berkah melimpah jika disambut hangat dengan senandung syukur dari bibir lelah seorang kepala keluarga di rumah.

105. Ajarkan istri dan anak kesayanganmu untuk sigap mensyukuri sekecil apapun hasil perasan keringatmu. Keluarga yang cerdas bersyukur tak akan mengeluhkan garis nasibnya.

106. Tutup lembaran lelah kerjamu dengan hembusan napas dan sujud syukur mendalam di malam hari. Allah benar-benar mencintai sosok hamba yang rajin berterima kasih atas anugerah-Nya.

107. Karunia memiliki sebuah keluarga dan pekerjaan halal merupakan dua hal fantastis yang patut dirayakan syukurannya. Hindari merusak keindahan nikmat itu dengan keluhan pesimis yang panjang.

108. Saat lidahmu lemas mengucap syukur atas rezeki berapapun hari ini, saat itu juga Allah langsung mengirimkan ketenangan batin paripurna untuk mengusir resah gelisah seluruh anggota keluargamu.

109. Syukur terbukti ajaib mampu merubah pahitnya kelelahan menjadi kebahagiaan luar biasa jernih. Peluklah setiap rupiah hasil kerjamu dengan senyuman terbaik di wajahmu.

110. Perasaan cukup dan kaya hati terbukti mutlak hanya dimiliki eksklusif oleh mereka yang gemar mempraktikkan rasa syukur. Itulah rahasia senyum damai dalam balutan hidup serba pas-pasan.

111. Jangan terlalu silau memandang ke atas menatap gelimang rezeki orang lain hingga lupa mensyukuri nasibmu. Syukuri kucuran keringat sucimu karena inilah takdir terindah pemberian Rabbmu.

112. Kumandangkan lafaz alhamdulillah nyaring saat membongkar amplop kecil penghasilanmu sore ini. Aliran aura syukur itu cepat lambat pasti menarik ribuan berkah baru menyelimuti ruang keluargamu.

113. Individu yang gemar mengucap syukur terjamin anti merasa miskin papa meski nominal gajinya paling rendah. Batinnya sudah telanjur terisi penuh oleh rasa rida terhadap jaminan utuh Allah.

114. Jikalau hasil kerasmu belum mencapai standar impian duniawi, mohon tarik napas bersabar sekaligus perbanyak porsi syukurmu. Bisa jadi Allah memang sengaja menunda tumpahan rezeki untuk menguji keimanan hamba.

115. Aktivitas mensyukuri porsi nafkah harian termasuk wujud pengakuan polos bahwa dirimu manusia sangat lemah yang butuh seratus persen asupan belas kasih Pencipta.

116. Tularkan senyum bahagia dan aura syukurmu kepada seisi rumah saat menyantap hidangan hangat yang sangat sederhana. Puncak kebahagiaan berkeluarga hanya mekar dari hati yang tulus menerima ikhlas pemberian.

117. Tolong cegah ambisi pribadi yang buta agar ia tidak sampai merampas kewajiban bersyukurmu hari demi hari. Kepingan harta yang didasari rasa syukur pasti gampang tumbuh mekar menjadi pohon pahala sedekah jariyah.

118. Dekap erat bahu mungil keluargamu di rumah dan bimbing perlahan mereka berdoa melangitkan syukur malam ini. Syukur adalah perisai paling sakti guna mencegah tercabutnya berbagai nikmat dari rumahmu.

119. Puncak keberhasilanmu menembus padatnya persaingan mencari nafkah wajib direspons cepat dengan sikap ekstra tawaduk dan syukur tak bertepi. Ingat baik-baik, kekuatan kakimu berdiri murni sebatas properti pinjaman Allah semata.

120. Gunakan kemerduan untaian kalimat tahmid sebagai teman tidur menghapus penat fisik di akhir harimu agar Sang Khalik sudi menitipkan jatah rezeki melimpah buat bekal keluargamu esok mentari menyingsing.

Pertanyaan Seputar Kata-Kata Islami tentang Ikhlas Bekerja Mencari Nafkah untuk Keluarga

Kata motivasi mencari nafkah untuk keluarga?

Mencari nafkah adalah bentuk cinta dan ibadah tertinggi. Lelah yang Anda rasakan hari ini adalah jembatan menuju masa depan keluarga yang lebih baik. Jadikan setiap tetes keringat sebagai ladang pahala dan bukti tanggung jawab Anda.

Dalil pahala mencari nafkah untuk keluarga?

Dalam Islam, mencari nafkah untuk keluarga adalah amalan yang sangat mulia, bahkan bernilai lebih utama daripada sedekah sunah biasa dan disamakan dengan jihad di jalan Allah.

Bekerja keras mencari nafkah yang halal bagi keluarga dinilai sebagai?

Setiap usaha yang dilakukan dengan niat yang ikhlas untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan dicatat sebagai ibadah. Rasulullah ﷺ bersabda: "Tidaklah seseorang menafkahkan hartanya kepada keluarganya dengan niat mengharap ridha Allah, melainkan itu akan dihitung sebagai sedekah baginya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Anggota keluarga yang bekerja mencari nafkah adalah?

Orang yang bekerja menafkahi keluarga disebut sebagai pencari nafkah. Umumnya, ini juga disebut sebagai kepala keluarga, tulang punggung keluarga, atau pencari rezeki.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |