Bandara Adi Soemarmo Siap Layani 29 Ribu Jemaah Haji

4 hours ago 4

BANDAR Udara atau Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Jawa Tengah, memastikan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji musim 2026. Sebanyak 81 kelompok terbang (kloter) dengan total 29.121 calon jemaah dijadwalkan berangkat melalui bandara tersebut mulai 22 April hingga 21 Mei 2026.

Seluruh penerbangan akan dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia menggunakan pesawat Airbus A330-300. “Kami optimistis seluruh proses keberangkatan dapat berjalan lancar dengan dukungan fasilitas dan personel yang telah disiapkan,” ujar General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Adi Soemarmo, Hery Purwanto kepada wartawan, Jumat, 17 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Ia menjelaskan bahwa pada musim haji tahun ini, pihaknya kembali menghadirkan layanan fast track melalui program Makkah Route. Layanan tersebut memungkinkan proses pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan di Indonesia sebelum keberangkatan. Dengan skema ini, jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan dokumen setibanya di Jeddah atau Madinah.

“Pelayanan Makkah Route ini memberikan kemudahan dan mempercepat proses kedatangan jemaah di Arab Saudi,” kata Hery.

Kesiapan fasilitas pendukung juga telah dipastikan, baik di terminal keberangkatan internasional maupun di Asrama Haji Donohudan. Infrastruktur yang tersedia mencakup fasilitas ramah jemaah seperti eskalator dan lift untuk pengguna kursi roda. Selain itu, area pemeriksaan di asrama haji telah dilengkapi perangkat pendukung operasional.  “Seluruh fasilitas di Terminal Internasional sebagai area Makkah Route telah siap digunakan,” ujarnya.

Dari sisi operasional penerbangan, bandara menyiapkan lima parking stand untuk pesawat haji, yaitu di posisi 6, 8, 10, 11A, dan 13A. Selama musim haji berlangsung, jam operasional bandara akan diberlakukan selama 24 jam dengan dukungan penerbitan NOTAM khusus.

Pengaturan ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya frekuensi penerbangan haji. "Kami menyesuaikan jam operasional penuh guna mendukung kelancaran seluruh penerbangan haji,” kata dia.

Adapun untuk aspek keamanan, berbagai peralatan telah disiapkan di Asrama Haji Donohudan, termasuk X-ray kabin dan bagasi, walk-through metal detector, serta hand-held metal detector. Sementara itu, pergerakan bus jemaah dari asrama menuju terminal akan dipandu kendaraan khusus hingga area drop off. “Seluruh proses kami jalankan dengan prinsip safety, security, services, dan compliance,” ujar Hery.

Dengan berbagai kesiapan tersebut, Bandara Adi Soemarmo diharapkan mampu memberikan pelayanan optimal bagi para calon jemaah haji Indonesia. Penyelenggaraan keberangkatan haji 2026 pun ditargetkan berjalan tertib, aman, dan efisien sepanjang periode operasional.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |