Niat Puasa Rajab 2025 Hari ke 1, 2, 3 hingga 10, Simak Panduan Lengkap, Jadwal, dan Keutamaannya

1 month ago 68

Liputan6.com, Jakarta - Bulan Rajab, salah satu dari empat bulan haram (Asyhurul Hurum) dalam kalender Islam, memiliki kedudukan istimewa dan dimuliakan oleh Allah SWT. Bulan ini sering diibaratkan sebagai gerbang pembuka menuju bulan Syaban dan akhirnya bulan suci Ramadan, menjadikannya waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan mempersiapkan diri secara spiritual. Para ulama mengibaratkan Rajab sebagai bulan menanam benih, Syaban sebagai bulan menyiram, dan Ramadan sebagai bulan memanen pahala.

Memasuki penghujung tahun 2025, umat Muslim di Indonesia akan segera menyambut bulan Rajab 1447 Hijriah. Berdasarkan kalender yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada hari Minggu, 21 Desember 2025. Ini berarti, malam 1 Rajab, yang dikenal sebagai waktu mustajab untuk berdoa, dimulai sejak Sabtu malam, 20 Desember 2025, setelah Maghrib.

Artikel ini hadir sebagai panduan komprehensif bagi Anda untuk memahami dan mengamalkan puasa Rajab 2025. Anda akan menemukan jadwal lengkap, bacaan niat puasa Rajab 2025 hari ke 1,2,3 dan seterusnya, serta berbagai keutamaan dan amalan pendukung yang dapat Anda lakukan untuk meraih berkah di bulan mulia ini. Simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (20/12/2025).

Mengapa Puasa Rajab Sangat Dianjurkan?

Bulan Rajab memiliki keutamaan besar karena termasuk dalam bulan-bulan haram, di mana setiap amal saleh akan dilipatgandakan pahalanya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat At-Taubah ayat 36 bahwa jumlah bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan, di antaranya ada empat bulan haram. Bulan Rajab adalah salah satu dari empat bulan haram tersebut, bersama dengan Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram.

Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak puasa di bulan-bulan haram. Beliau bersabda kepada seorang sahabat dari suku Al-Bahilah: 

صُمْ مِنَ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ، صُمْ مِنَ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ، صُمْ مِنَ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ

Artinya: "Berpuasalah pada bulan-bulan haram dan berbukalah (jangan puasa sebulan penuh), berpuasalah pada bulan-bulan haram dan berbukalah, berpuasalah pada bulan-bulan haram dan berbukalah". 

Imam An-Nawawi dalam Syarah Shahih Muslim menjelaskan bahwa hadits ini menunjukkan kesunnahan berpuasa di bulan-bulan haram. Meskipun beberapa hadits spesifik tentang keutamaan puasa Rajab dianggap dhaif (lemah), dalil umum tentang kemuliaan bulan haram sudah cukup menjadi landasan untuk memperbanyak puasa.

Rahasia fadhilah besar puasa Rajab meliputi beberapa aspek penting yang dapat memotivasi umat Muslim untuk beribadah. Di antaranya adalah janji sungai Rajab di surga bagi yang berpuasa satu hari, pahala yang berlipat ganda, serta penutupan pintu neraka dan pembukaan pintu surga.

  • Sungai Rajab di Surga: Rasulullah SAW bersabda bahwa di dalam surga terdapat sungai bernama "Rajab" yang airnya lebih putih dari susu dan lebih manis dari madu. Barang siapa berpuasa satu hari di bulan Rajab, maka Allah akan memberinya minum dari sungai tersebut.
  • Pahala Lipat Ganda: Berpuasa satu hari di bulan haram (termasuk Rajab) pahalanya sebanding dengan berpuasa 30 hari di bulan lainnya. Beberapa riwayat bahkan menyebutkan pahala setara puasa 900 tahun untuk puasa tiga hari di bulan haram yang bertepatan dengan Jumat dan Sabtu.
  • Penutupan Pintu Neraka dan Pembukaan Pintu Surga: Berpuasa tujuh hari di bulan Rajab akan menutup tujuh pintu neraka Jahanam bagi pelakunya. Sementara itu, berpuasa delapan hari akan membukakan delapan pintu surga untuknya.

Jadwal Lengkap Puasa Rajab 1447 H/2025

Bulan Rajab 1447 H akan dimulai pada penghujung tahun Masehi 2025 dan berlanjut hingga awal tahun 2026. Penetapan tanggal ini berdasarkan kalender yang diterbitkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia.

Berikut adalah kalender penting yang perlu Anda catat untuk pelaksanaan ibadah di bulan Rajab:

  • Awal Bulan (1 Rajab 1447 H): Minggu, 21 Desember 2025. Malam 1 Rajab dimulai sejak Sabtu malam, 20 Desember 2025, setelah Maghrib.
  • Ayyamul Bidh (13, 14, 15 Rajab 1447 H): Jatuh pada Jumat, 2 Januari 2026; Sabtu, 3 Januari 2026; dan Minggu, 4 Januari 2026.
  • Isra Mikraj (27 Rajab 1447 H): Diperkirakan jatuh pada Sabtu, 17 Januari 2026.

Banyak ulama menganjurkan berpuasa di hari-hari awal bulan haram (tanggal 1-10 Rajab) sebagai bentuk pemuliaan bulan ini. Berikut adalah perkiraan jadwal puasa Rajab 2025 untuk 10 hari pertama:

  • Hari ke-1 Rajab: Minggu, 21 Desember 2025
  • Hari ke-2 Rajab: Senin, 22 Desember 2025
  • Hari ke-3 Rajab: Selasa, 23 Desember 2025
  • Hari ke-4 Rajab: Rabu, 24 Desember 2025
  • Hari ke-5 Rajab: Kamis, 25 Desember 2025
  • Hari ke-6 Rajab: Jumat, 26 Desember 2025
  • Hari ke-7 Rajab: Sabtu, 27 Desember 2025
  • Hari ke-8 Rajab: Minggu, 28 Desember 2025
  • Hari ke-9 Rajab: Senin, 29 Desember 2025
  • Hari ke-10 Rajab: Selasa, 30 Desember 2025

Kumpulan Bacaan Niat Puasa Rajab 2025 Hari ke 1 sampai 10

Niat adalah rukun utama puasa. Untuk puasa sunah, niat boleh dilakukan di malam hari atau pagi hari (sebelum masuk waktu Dzuhur) asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Niat yang paling utama adalah yang dilakukan pada malam hari, yaitu sejak terbenam matahari hingga terbit fajar.

Berikut adalah bacaan niat puasa Rajab yang dapat Anda amalkan untuk setiap hari puasa Anda, baik di malam hari maupun di siang hari jika terlupa berniat sebelumnya:

Niat Puasa Rajab di Malam Hari:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma ghadin ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab esok hari karena Allah Ta’ala."

Niat Puasa Rajab di Siang Hari (Jika Lupa Niat Malamnya):

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Nawaitu shauma hādzal yaumi ‘an adā’i sunnati Rajaba lillāhi ta‘ālā

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Rajab hari ini karena Allah Ta’ala."

Penerapan niat puasa Rajab 2025 hari ke 1 sampai 10 dapat disesuaikan dengan jadwal dan kondisi Anda. Misalnya, pada hari ke-1 (Minggu, 21 Desember 2025), niatkan puasa Rajab dengan lafal di atas pada malam sebelumnya atau pagi hari sebelum Dzuhur. Ini adalah awal yang baik untuk "menanam benih" kebaikan di bulan mulia ini. Jika Anda berpuasa pada hari Senin atau Kamis, Anda bisa menggabungkan niat puasa Rajab dengan niat puasa Senin atau Kamis untuk mendapatkan pahala ganda.

Jika Anda memiliki utang puasa Ramadan (qadha), Anda diperbolehkan untuk menggabungkan niat puasa qadha dengan puasa sunah Rajab. Mayoritas ulama berpendapat hal ini sah, dengan syarat niat utama ditujukan untuk qadha puasa Ramadan. Namun, niat qadha (wajib) harus didahulukan dan harus dilakukan di malam hari.

Amalan Pendamping Puasa Rajab

Selain berpuasa, ada beberapa amalan lain yang sangat dianjurkan untuk dilakukan di bulan Rajab guna memaksimalkan pahala dan keberkahan. Amalan-amalan ini membantu membersihkan diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

1. Doa Khusus Bulan Rajab 

Rasulullah SAW menganjurkan untuk membaca doa ini saat memasuki bulan Rajab: 

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Latin: Allâhumma bârik lanâ fî Rajaba wa Sya‘bâna wa ballighnâ Ramadhânâ. 

Artinya: "Ya Allah, berkahilah kami pada bulan Rajab dan bulan Sya’ban dan pertemukanlah kami dengan bulan Ramadan."

2. Dzikir Pagi dan Petang

Memperbanyak dzikir di bulan Rajab sangat dianjurkan. Salah satu dzikir yang bisa diamalkan adalah "Allahummaghfirli warhamni watub alayya" yang berarti "Ya Allah, ampunilah aku, kasihilah aku dan terimalah tobatku".

3. Istighfar Spesifik

Memperbanyak istighfar adalah amalan penting untuk membersihkan diri dari dosa. Salah satu bacaan istighfar yang dianjurkan adalah Sayyidul Istighfar: "Allahumma Anta Robbi, laa ilaha illa Anta khalaqtani wa ana abduka, wa ana ala ahdika wawa'dika mastatho'tu, audzubika min syarri ma shona'tu, abu'u laka bini'matika alayya wa abu'u laka bi dzanbi, faghfirli, fa innahu la yaghfirudz-dzunuuba illa Anta." 

Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang berhak diibadahi selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi perjanjian-Mu dan janji-Mu sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku, aku mengakui dosaku kepada-Mu dan aku akui nikmat-Mu kepadaku, maka ampunilah aku. Sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain-Mu".

4. Sedekah di Bulan Haram

Bulan Rajab adalah momen istimewa untuk bersedekah, karena pahala amal saleh dilipatgandakan oleh Allah SWT. Menyucikan harta dengan zakat, infak, dan sedekah dapat menjadi pembuka pintu rezeki yang lebih luas.

FAQ

Q: Apakah ada niat khusus puasa Rajab 2025 hari ke 1?

A: Niat puasa Rajab secara umum berlaku untuk setiap hari di bulan Rajab. Niat yang paling utama adalah yang dilakukan pada malam hari, yaitu sejak terbenam matahari hingga terbit fajar.

Q: Bolehkah menggabungkan niat puasa Rajab dengan puasa Senin/Kamis?

A: Ya, diperbolehkan untuk menggabungkan niat puasa Rajab dengan puasa Senin atau Kamis. Anda cukup berniat puasa sunah secara umum, atau bisa juga menyebutkan kedua niat tersebut.

Q: Apa beda niat puasa Rajab malam hari dan siang hari?

A: Perbedaannya terletak pada penggunaan kata. Untuk niat malam hari, digunakan kata "ghadin" (غَدٍ) yang berarti "esok hari". Sedangkan untuk niat siang hari, digunakan kata "hādzal yaumi" (هَذَا اليَوْمِ) yang berarti "hari ini". Niat siang hari dapat dilakukan sebelum waktu Dzuhur, asalkan belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Q: Jika lupa baca niat puasa Rajab 2025 hari ke 3 malamnya, apa yang harus dilakukan?

A: Jika Anda lupa berniat pada malam hari, Anda masih boleh berniat di siang hari sebelum waktu Dzuhur, selama Anda belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak terbit fajar.

Q: Apakah puasa Rajab 10 hari harus berturut-turut?

A: Tidak ada ketentuan yang mengharuskan puasa Rajab dilakukan secara berturut-turut. Anda dapat memilih waktu sesuai kemampuan, seperti di awal bulan, pertengahan, akhir bulan, atau bertepatan dengan puasa Senin-Kamis dan Ayyamul Bidh.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |