Bandara Husein Akan Layani Penerbangan Internasional

9 hours ago 4

MENTERI Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan dukungannya menanggapi permintaan agar Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung juga akan melayani penerbangan internasional regional. “Kita akan memberikan izin untuk penerbangan internasional regional,” kata dia pada acara peresmian proyek BRT Bandung Raya di Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu, 22 Juli 2026.

Dudy mengatakan, pembicaraan dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sebelum kegiatan tersebut sempat membahas rencana reaktivasi kembali Bandara Husein Sastranegara. “Tadi kami sempat ngobrol sebentar dan cukup produktif, membahas masalah pengaktifan kembali Bandara Husein,” kata dia.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Dudy mengatakan, Kementerian Perhubungan saat ini sedang menyiapkan perizinan untuk penerbangan domestik di Bandara Husein Sastranegara untuk 24 rute layanan penerbangan. “Tadi Pak Gubernur menyampaikan bahwa akan segera mengirimkan surat untuk meminta Bandara Husein juga melayani penerbangan internasional yang bersifat regional,” kata dia.

Dudy mengatakan, pengoperasian Bandara Husein Sastranegara yang sedianya akan dibuka kembali September 2026, dipercepat menjadi Agustus 2026. “Kami ingin memastikan bahwa sebelum pengoperasian, rencananya Agustus kalau saya tidak salah maju dari bulan September, bahwa Bandara Husein sudah betul-betul siap infrastrukturnya dalam melayani penerbangan domestik maupun regional internasional. Jadi kami harus memastikan betul, karena demi keselamatan dan keamanan pengguna bandara,” kata dia.

Di kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, usul agar Bandara Husen Sastranegara melayani penerbangan internasional datang dari pemerintah Kota Bandung. Ia mengaku setuju dengan usul itu dan akan mengirimkan surat usulan pembukaan rute penerbangan internasional di Bandara Husein Sastranegara pada Kementerian Perhubungan.

“Saya tadi sudah bicara penerbangan ke luar negeri di Kertajati juga sedikit lama dan tidak terkoneksi malah nanti menjadi berat. Saya lebih setuju penerbangan luar negeri juga di Husein. Enggak ada masalah dan suratnya lagi saya buat hari ini. Karena itu multiplayer penerbangannya nyambung,” kata dia, Rabu, 22 Juli 2026.

Dedi Mulyadi berharap, dengan dibukanya penerbangan internasional reguler di Bandara Husein Sastranegara akan membawa dampak pada sektor pariwisata dengan peningkatan jumlah kunjungan. “Saya wanti-wanti ke wali kota, layanan publik Kota Bandung ditingkatkan. Kebersihannya, trotoarnya harus bersih, PJU-nya harus nyala, jalannya harus halus, karena ini adalah kota modern. Karena kota modern maka layanan publik harus modern,” kata dia.

Untuk nasib Bandara Kertajati di Majalengka, Dedi mengaku sudah mengusulkan pada Presiden Prabowo Subianto saat kunjungannya di Karawang beberapa waktu lalu. Ia berharap Bandara Kertajati bisa menjadi pusat industri pertahanan dalam negeri.

"Jadi digunakan untuk pesawat-pesawat militer dan kemudian kita berharap juga seluruh industri pertahanan dalam negeri termasuk IPTN, sekarang PTDI, dan Pindad nanti semuanya berpusat di Kertajati. Dan nanti Husein fokus menjadi bandara komersial,” kata dia.

Kendati demikian, kata Dedi Mulyadi meminta agar Bandara Kertajati masih tetap menjadi bandara yang melayani penerbangan haji dan umrah. “Biar tidak menjadi salah persepsi, untuk kegiatan haji dan umrah tetap menggunakan Kertajati,” kata dia.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |