Liputan6.com, Jakarta - Salat Idul Adha yang dilaksanakan pada 10 Dzulhijjah merupakan salah satu momen ibadah paling sakral bagi umat Islam. Maka itu, umat Islam perlu mengetahui amalan dzikir setelah salat Idul Adha agar hati lebih tenang.
Kata ‘Ied sendiri, diambil dari akar kata al-‘aud yang bermakna sesuatu yang kembali, sebuah momentum kebahagiaan yang berulang setiap tahun. Esensi dari hari raya bukan hanya pada rakaat salat dan khutbah, namun juga pada upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta agar hati lebih tenang menjalani hiruk pikuk kehidupan.
Allah SWT berfirman ".. Ingatlah, bahwa hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Rad: 28). Ayat ini menjadi landasan bahwa ketenangan hati sejati hanya dapat diraih melalui dzikir.
Merujuk buku Panduan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha, Firanda Adiraja, ebook Tuntutan Shalat Tawathu', Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah dan sumber relevan lainnya, berikut ini adalah dzikir yang bisa diamalkan setelah sholat Idul Adha.
1. Memperbanyak Takbir
Dzikir paling utama setelah salat Idul Adha adalah terus mengumandangkan takbir, tahmid, tahlil, dan tasbih. Hal ini sesuai dengan firman Allah: "Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu." (QS. Al-Baqarah: 185)
Dzikir ini termasuk dalam kategori takbir mutlak (dilakukan kapan saja) yang berlangsung dari malam Idul Adha hingga akhir hari Tasyrik (tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah).
Berikut bacaan lengkapnya:
Arab: اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar, Allāhu akbar, wa lillāhil hamd.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."
2. 4 Dzikir: Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir
Terdapat empat kalimat utama (Dzikir Arba’ah) yang sangat dianjurkan untuk diamalkan, karena keutamaannya yang luar biasa dalam meraih ketenangan hati dan pengampunan dosa.
Berikut adalah bacaan lengkap beserta artinya:
1. Bacaan Tasbih
Arab: سُبْحَانَ اللهِ
Latin: Subhaanallaah
Artinya: "Maha Suci Allah".
2. Bacaan Tahmid
Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ
Latin: Alhamdulillaah
Artinya: "Segala puji bagi Allah".
3. Bacaan Tahlil
Arab: لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Latin: Laa ilaaha illallaah
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah".
4. Bacaan Takbir
Arab: اللهُ أَكْبَرُ
Latin: Allaahu Akbar
Artinya: "Allah Maha Besar".
Tata Cara dan Keutamaan Membacanya:
Dianjurkan untuk membaca keempat kalimat dzikir ini sebanyak 33 kali masing-masing. Hal ini berdasarkan hadits riwayat Abu Hurairah RA, di mana Rasulullah SAW mengajarkan kepada orang-orang fakir yang merasa tertinggal oleh orang kaya dalam hal pahala, untuk bertasbih, bertahmid, dan bertakbir di setiap akhir salat.
Beliau bersabda, “Ucapkanlah Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar, sampai tiga puluh tiga kali.” (HR Bukhari, no 843).
3. Membaca Istighfar dan Doa Keselamatan
Selain dzikir dan doa penerimaan amal, dianjurkan pula membaca istighfar (permohonan ampunan) serta doa keselamatan. Bacaan istighfar yang lengkap adalah:
Arab: أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullāhal ‘azhīm alladzī lā ilāha illā huwal hayyul qayyūmu wa atūbu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."
Sementara itu, doa keselamatan yang dapat dipanjatkan adalah:
Arab: اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ وَمِنْكَ السَّلَامُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Allāhumma antas salām wa minkas salām, tabārakta yā dzal jalāli wal ikrām.
Artinya: "Ya Allah, Engkaulah keselamatan dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau wahai Dzat Yang Maha Agung dan Mulia."
4. Dzikir Hauqalah
Dzikir ini merupakan kalimat yang sangat agung dan mengandung makna penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah. Bacaan lengkapnya:
Arab: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ
Latin: Lā haula wa lā quwwata illā billāh.
Artinya: "Tiada daya dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."
Kalimat ini mengajarkan bahwa segala kemampuan manusia berasal dari Allah semata, sehingga melatih hati untuk senantiasa tawakal dan tidak mudah gelisah. Dzikir ini sangat baik diamalkan seusai salat Idul Adha sebagai pengokoh rasa ketergantungan kepada-Nya.
5. Membaca Doa Penerimaan Amal
Selesai salat Idul Adha, sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa agar seluruh rangkaian ibadah—baik salat maupun kurban—diterima di sisi Allah. Bacaan yang umum diamalkan adalah:
Arab: اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صَلَاتَنَا وَنُسُكَنَا وَقُرْبَانَنَا وَأَعْمَالَنَا
Latin: Allāhumma taqabbal minnā shalātanā wa nusukanā wa qurbānanā wa a‘mālanā.
Artinya: "Ya Allah, terimalah dari kami salat kami, ibadah kami, kurban kami, dan amal-amal kami."
Doa ini singkat, mudah dihafal, dan mencakup permohonan agar semua amal kebaikan diterima Allah SWT. Membaca doa ini merupakan wujud syukur atas nikmat Allah sekaligus bentuk ketaatan, sebagaimana disebutkan dalam QS. Al-Kautsar: 2.
6. Doa Memohon Ketenangan Jiwa
Bacaan doa memohon ketenangan jiwa, memohon perasaan cukup atas segala yang dimiliki saat ini.
Bacaan doa agar hati tenang dan ikhlas ini dijelaskan dalam buku Doa Dzikir Muslimah oleh Abu Ayyub El-Faruqi.
Arab: أَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ نَفْسًا بِكَ مُطْمَئِنَّةً، تُؤْمِنُ بِلِقَائِكَ، وَتَرْضَى بِقَضَائِكَ، وَتَقْنَعُ بِعَطَائِكَ
Latin: “Allahumma inni as aluka nafsaan bika muthma innah tu,minu biliqooika watardho biqodoika wataqna'u bi'athoika.”
Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu jiwa yang merasa tenang kepadaMu, yang yakin akan bertemu denganMu, yang ridha dengan ketetapanMu, dan yang merasa cukup dengan pemberianMu."
Hikmah Dzikir setelah Salat Idul Adha
Dzikir setelah salat Idul Adha mengandung berbagai hikmah yang dapat dirasakan langsung oleh seorang muslim:
1. Ketenangan dan Kedamaian Hati
Sebagaimana firman Allah dalam QS. Ar-Ra’d: 28, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. Dzikir yang dilantunkan dengan lisan dan penghayatan hati memunculkan rasa syukur, khusyuk, ketenteraman, hingga kepuasan spiritual.
2. Mengokohkan Kehadiran Allah dalam Keseharian
Dzikir mengingatkan bahwa Allah senantiasa hadir dalam setiap aspek kehidupan. Ia menjadi benteng spiritual yang menjaga seorang muslim dari kelalaian dan godaan duniawi.Melipatgandakan Pahala Hari-hari tasyrik merupakan waktu istimewa di mana setiap amal kebaikan—termasuk dzikir—mendapatkan pahala berlipat ganda. Memperbanyak dzikir di hari-hari ini berarti mengumpulkan bekal berharga untuk akhirat.
3. Memperkuat Rasa Tawakal dan Kepatuhan
Dzikir seperti “Lā haula wa lā quwwata illā billāh” mengajarkan bahwa segala daya dan kekuatan berasal dari Allah, sehingga memupuk sikap tawakal dan kepasrahan total kepada-Nya.
4. Menghidupkan Hati dari Kematian Spiritual
Imam Asy-Syafi’i dan Ibnu Majah meriwayatkan bahwa siapa pun yang menghidupkan malam Idul Adha (dengan ibadah dan dzikir), hatinya tidak akan mati pada hari di mana hati manusia menjadi mati. Dalam penjelasan ulama, “hati tidak akan mati” berarti hatinya akan tetap tenang, tidak bingung saat menghadapi berbagai persoalan hidup.
5. Menyempurnakan Ibadah Kurban dan Salat
Dzikir dan doa setelah salat merupakan penyempurna dari rangkaian ibadah Idul Adha, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "Barang siapa yang menyembelih hewan kurbannya sebelum salat Id, maka itu hanyalah daging yang ia berikan kepada keluarganya, bukan kurban." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadits ini menunjukkan pentingnya melengkapi ibadah kurban dengan tata cara yang benar, termasuk doa dan dzikir setelahnya.
Pertanyaan Seputar Dzikir Setelah Sholat Idul Adha
Zikir apa yang bisa menenangkan hati dan pikiran?
Zikir adalah sarana spiritual yang sangat efektif untuk meredakan stres, menjernihkan pikiran, dan melapangkan dada. Praktikkan bacaan berikut secara rutin, diresapi artinya dalam kondisi duduk tenang:
Apa yang dilakukan setelah salat Idul Adha?
Setelah melaksanakan salat Idul Adha, kaum muslimin disunnahkan untuk mendengarkan khutbah Id, menyembelih hewan kurban, dan pulang melewati rute jalan yang berbeda dari saat berangkat.
Zikir apa yang paling dahsyat?
Berikut bacaan zikir yang sering diucapkan nabi Muhammad SAW. Bacaan zikir paling dahsyat iini dapat dilatunkan setelah salat wajib dan sunah sehari-hari: Tasbih (سُبْحَانَ ٱللَّٰهِ), ucapan "Subhanallah" yang memiliki arti Maha Suci Allah.
Apa yang harus diucapkan setelah shalat Idul Adha?
Untuk saling mengucapkan selamat Idul Adha yang penuh berkah, " Eid Mubarak " adalah ucapan umum. Ucapan ini juga digunakan pada Idul Fitri. Lebih spesifiknya, Anda bisa mengatakan "Eid ul-Fitr Mubarak" atau "Eid ul-Adha Mubarak", tetapi karena kedua hari raya tersebut jatuh pada waktu yang berbeda dalam setahun, "Eid Mubarak" sudah cukup tepat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5597928/original/080198400_1778159546-kartun-nabi-telanjang-diunggah-ke-facebook.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5456521/original/033087800_1766898100-Gemini_Generated_Image_xyevcgxyevcgxyev_2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4478171/original/051039000_1687492216-hari_tasyrik.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3430346/original/057356100_1618535827-coffee-cup-with-different-dried-fruits-nuts.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4482816/original/057401700_1687846159-Kekhusyukan_jemaah_haji_panjatkan_doa_di_Jabal_Rahmah-AP__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380783/original/022608800_1760432989-Ilustrasi_Qunut.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4081826/original/095015200_1657181935-eid-al-adha-g4b5ad3a7d_1920.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6457492/original/012970200_1779321170-20150924164137-melihat-penyembelihan-hewan-kurban-di-masjid-sunda-kelapa-012-nfi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6491381/original/093362700_1779349295-jaga-stok-daging-di-jakarta-ahok-teken-mou-dengan-mentan-amran.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5404281/original/095677800_1762401262-Doa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1680190/original/062439000_1502795576-SAPI-Muhamad_Ridlo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770582/original/005521900_1710298713-masjid-pogung-dalangan-quTgb4lMbKo-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6456556/original/038063900_1779320454-20150923100343-jemaah-muhammadiyah-salat-idul-adha-di-ciputat-001-dru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6457586/original/002401200_1779321223-20150925102647-kumandang-takbir-idul-adha-1436-h-dari-berbagai-penjuru-dunia-011-nfi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6457494/original/087985400_1779321171-20150924164140-melihat-penyembelihan-hewan-kurban-di-masjid-sunda-kelapa-014-nfi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6599944/original/075243900_1779436774-Aturan_Pemberian_Pakan_Hewan_Kurban.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6928390/original/095302700_1779698423-11824465049152326948.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1336023/original/016338800_1472887334-20160903-Idul-Adha-Jakarta-Qurban-YR2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6211301/original/095777700_1779089408-wadah_daging_kurban_selain_plastik_3.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4174191/original/099991100_1664358430-bacaan-doa-setelah-adzan-beserta-arti-dan-keutamaannya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5385863/original/035777200_1760946460-KIP_Kuliah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)
















